Rakyat Papua Tolak Otsus, Negara Tambah Uang dan Pemekaran

Papua,RN Rakyat Papua di berbagai   wilayah di Bumi Cenderawasih terus menggelorakan sikap menolak kebijakan otonomi khusus. Namun Pemerinta...


Papua,RN

Rakyat Papua di berbagai   wilayah di Bumi Cenderawasih terus menggelorakan sikap menolak kebijakan otonomi khusus. Namun Pemerintah Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD justru mengumumkan penambahan dana penerimaan khusus yang besarnya setara dengan 2 persen dari plafon Dana Alokasi Umum (DAU) Nasional menjadi 2,5 persen.  

Sehingga itu akan menjadi salah satu perubahan (revisi) terbatas dari isi pasal 34 ayat (3) huruf c, angka 2 dari UU RI Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua. 

Sebagaimana dirubah dalam UU RI Nomor 35 Tahun 2008 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 1 Tahun 2008 Tentang Perubahan Atas UU RI No.21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua Menjadi Undang Undang. 

Langkah Pemerintah Indonesia ini menurut pemahaman hukum saya sangat bertolak belakang dengan jiwa dan semangat dari UU Otsus Papua itu sendiri. 

Mengapa demikian? Karena pemerintah Indonesia tidak mampu merespon secara positif keinginan rakyat Papua yang menolak pemberlakukan kebijakan otonomi khusus dan justru mendesak dilakukannya referendum. 

Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi gagal membangun sebuah dialog damai dengan rakyat Papua. 

Padahal dialog damai sesungguhnya merupakan sarana yang efektif untuk mempertemukan rakyat Papua dan Pemerintah Indonesia dalam membahas perbedaan pendapat, pandangan dan pemahaman di dalam konteks mencari solusi damai di dalam sebuah negara demokrasi. 

Penambahan prosentase Penerimaan khusus dalam rangka Otsus di Tanah Papua dari 2 persen menjadi 2,5 persen setara DAU Nasional menurut saya bakal membawa dampak signifikan bagi kehidupan sosial, ekonomi, politik dan keamanan domestik di Tanah Papua dalam masa mendatang. 

Ini berkaca dari pengalaman yang lalu, karena setelah adanya kucuran dana Otsus setara 2 persen DAU Nasional di awal tahun 2002, maka pertumbuhan penduduk kian meningkat, karena migrasi spontan dari luar Papua ke Bumi Cenderawasih kian meningkat signifikan. 

Sayang sekali karena kendatipun ada pertumbuhan ekonomi, tapi tidak terjadi keberpihakan dan pemberdayaan bagi rakyat Papua. 

Ini disebabkan karena mayoritas migrasi yang datang dari luar Papua bukan merupakan kelompok pemodal (kapital) yang mampu melakukan kegiatan penanaman modal dan pembukaan lapangan kerja baru. 

Malahan modal yang sesungguhnya ada untuk peningkatan kesejahteraan rakyat Papua menjadi terserap oleh kehadiran para migran tersebut. Akibatnya pertambahan angka kemiskinan di Tanah Papua kian terus meningkat. 

Kebanyakan pemerintah daerah Kabupatan/Kota dan kedua provinsi yang ada belum mampu mengembangkan sumber-sumber pendapatan asli daerah, karena lebih dari 40 persen sumber penambahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) nya masih berasal dari pemerintah pusat di Jakarta. 

Saya melihat Prof.Mahfud MD justru membohongi rakyat Indonesia umumnya dan rakyat Papua khususnya bahwa rencana pemekaran Tanah Papua ke depan menjadi 5 (lima) provinsi dengan penambahan 3 (tiga) provinsi baru adalah amanat UU Otsus? Ini bohong besar, karena di dalam amanat pasal 76 bukan mengamanatkan seperti maksud Menko Polhukam RI tersebut. 

Justru pasal 76 menyebutkan tentang prosedur dan mekanisme pelaksanaan pemekaran provinsi Papua dan Papua Barat yang mesti dilakukan atas persetujuan MRP dan MRPB serta DPRP dsn DPR PB.

Pertanyaannya sekarang, apakah rencana pemekaran 3 (tiga) provinsi baru yang dikatakan oleh Mahfud MD tersebut sudah memperoleh persetujuan dari MRP, MRPB, DPRP dsn DPRPB ? Sebab persetujuan lembaga-lembaga terhormat tersebut hanya dapat dilakukan setelah memperhatikan dengan sungguh-sungguh kesatuan sosial-budaya, kesiapan sumber daya manusia dan kemampuan ekonomi dan perkembangan di masa mendatang. 

Dengan demikian maka saya ingin mengingatkan para pimpinan dan anggota MRP, MRPB, DPRP dan DPR PB untuk secara jujur dan terbuka melakukan tatap muka.

Tuti

COMMENTS

Nama

.,2,.berita terkini,11104,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),3,Aceh,30,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,112,ACEH TENGGARA,1,ACEH TIMUR,1,Aekkanopan,9,agam,10,ALAI.,5,ambon,2,Anyer,1,AS,1,Asahan,1,babel,1,Bagansiapiapi,1,bakan,1,BALAESANG,1,bali,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,8,BANDAR LAMPUNG,2,Bandung,85,Bandung Barat,15,banggai,2,Bangka Belitung,4,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,2,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,19,Banjarnegara,7,bantaeng,41,Banten,50,Banyuasin,6,Banyumas,10,Banyuwangi,130,Barru,1,Batam,88,batang,3,BATANG HARI,2,BATU,6,batu bara,2,baturaja,3,Bekasi,812,bekasi terkini,2,Bekasi Utara,1,belawan,1,Belitung,150,Beltim,116,Bener Meriah,250,BENGKALIS,35,Bengkayang,64,BENGKULU,4,BENGKULU SELATAN,17,BENGKULU UTARA,1,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berita,1,Berita terkini,2310,berita terkini.,1,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita tetkini,1,berta terkini,1,Bintan,9,Blitar,11,BNN,1,Bogor,244,BOGOR TIMUR,52,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,214,Bolmong raya,2,bolmong utara,1,bolmongsiar,1,bolmut,1,BOLNONG,1,bolsel,5,boltim,11,BOYOLALI,1,Brebes,49,Bukit Tinggi,45,bukittinggi,5,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,80,BUTENG,1,Catatan Radar Nusantara,1,Ciamis,16,Cianjur,4,Cibinong,3,cikampek,1,Cikarang,43,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,16,cilengsi,1,Cileungsi,41,Cimahi,214,Cirebon,303,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,266,daer,2,Daerah,6791,Daik Lingga,2,Dairi,230,Deli Serdang,12,Deli tua,1,demak,26,Depok,273,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,16,Donggala,42,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,22,Dumai,4,Dumoga,92,Dumoga Utara,2,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,2,fakta,1,Garut,38,gorontalo,33,Gowa,73,Gresik,1,GROBOGAN,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,HUMAS BELTIM,6,humbahas,3,INDRA,1,Indragiri hulu,2,indralaya,44,Indramayu,14,info,1,INHIL,1,inhilriau,1,INHU,3,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,475,jakarta selatan,4,jakarta timur,1,Jambi,144,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,11,Jember,2,Jeneponto,13,Jepara,105,Jombang,3,kab,6,kab .Bandung,33,Kab 50 Kota,4,kab Bandung,19,kab. Agam,1,Kab. Bandung,2979,kab. bekasi,10,Kab. Bogor,18,Kab. Brebes,3,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,Kab. Kapuas Hulu,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,9,kab. langkat,1,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,24,kab.agam,1,Kab.Bandung,388,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.garut,1,kab.langkat,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,7,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,2,Kab.Sumedang,11,Kab.Tangerang,2,kab.Tasikmalaya,3,Kab.Way kanan,7,KABANJAHE,1,kabBandung,2,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,kaimana,1,Kajen,2,Kalbar,575,kalideres,1,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,8,Kalteng,119,Kaltim,22,Kampar,70,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,94,Kapuas Hulu,236,Karawang,118,KARIMUN,4,KARIMUN - RN,1,KARO,26,katapang,1,KATINGAN,4,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,11,KEEROM,13,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,10,Kerinci,22,KETAPANG,1,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,3,KOTA MANNA,2,KOTA METRO,23,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,3,Kotamobagu,41,KOTAWARINGIN TIMUR,2,KOTIM,6,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,8,kuansing,1,kuantan,1,KUDUS,77,Kuningan,287,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,6,Labuhan Batu,4,Labura,333,Lahat,27,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,46,Lampung Barat,30,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,22,Lampung Tengah,8,Lampung Timur,460,Lampung Utara,258,LAMPUNGUTARA,1,lampura,1,langkat,4,LANTAMAL V,85,LANTAMAL X JAYAPURA,20,lebak,67,LEMBATA,7,LIMAPULUHKOTA,2,Lingga,800,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,2,Lombok,4,lombok timur,37,LOTIM,12,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,15,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,14,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwu,2,Luwuk,7,m,1,Magelang,1,mahakam hulu,1,majaleMajalengka,1,Majalengka,201,majalengMajalengka,1,majalenMajalengka,1,majalMajalengka,1,majaMajalengka,1,makasar,1,makassar,79,Malang,178,Maluku,4,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,1,MAMAJU.RN,3,MAMASA,108,MAMUJU,96,MAMUJU TENGAH,4,Manado,18,mancanegara,1,Manokwari,64,MATENG,2,Mauk,2,medan,117,Mekar Baru,1,MEMPAWAH,1,merangin,92,MERANTI,691,MERAUKE,1,Merbau,2,Mesuji,72,metro,201,metro lampung,8,meulaboh,1,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,miranti,1,Mojokerto,364,monokwari,1,morowali,25,MOROWALI UTARA,1,MORUT,2,moskow,1,Muara Belida,1,muara bungo,3,Muara Enim,190,muara Tami,1,Muaro Jambi,2,Mukomuko,81,muratara,55,Musi Banyuasin,10,MUSI RAWAS,31,musirawas,7,Naibenu,1,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,NTB,29,NTT,5,nunukan,23,Ogan Ilir,7,Oku Selatan,444,Oku Timur,39,Opini,6,P. Bharat,1,P.SIANTAR,2,PACITAN,2,Padang,5,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,1,Pagaralam,31,Pagimana,1,Pakpak Bharat,17,Pakuhaji,2,Palangka raya,212,Palas,23,palelawan,9,Palembang,80,pali,2,Palu,135,Paluta,65,pancur batu,1,pande,1,pandegelang,1,Pandeglang,935,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,18,Papandayan,1,Papua,49,PAPUA BARAT,79,parapat,1,PARIAMAN,1,Parigi,6,Parigi Moutong,15,PARIMO,30,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,2,PATI,85,Patia,1,patrol,3,PAYAKUMBUH,3,PEBAYURAN,1,Pekalongan,24,pekan baru,1,Pekanbaru,207,Pekanbaru Riau,238,pelalawan,24,Pematangsiantar,36,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,80,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),43,perimo,1,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,Pontianak,1056,Poso,3,primo,3,Pringsewu,24,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,PT Bukit Asam,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,6,pulpis,1,purbalingga,4,Purwakarta,1017,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,4,Radar Selebrity,2,raja ampat,1,RANGSANG,7,rangsang pesisir,3,REMBANG,1,rengat,1,Riau,151,Rohil,1,rokan,1,Rokan Hilir,14,rokan hulu,2,Rongurnihuta,1,Sabang,57,Samarinda,53,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,549,Sangatta kutim,1,Sanggau,1,sar,1,Sarolangun,390,SELAT PANJANG,4,SELATPANJANG,1,Selayar,17,selong,2,Semarang,6,semende,1,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,104,Serdang Bedagai,34,Sergai,29,Seruyan,18,SIAK,9,Sibolga,7,SIDOARJO,2,SIDRAP,15,Sigi,95,Simalungun,95,simpang apek,1,Singaparna,7,SINGKAWANG,1,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,6,solo,1,SOLOK,5,Solok Selatan,8,Sorong,61,Sorong selatan,1,Subang,494,SUKABUM,1,Sukabumi,231,Sukoharjo,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,49,Sulbar,51,Sulsel,19,Sulteng,255,Sulut,258,Sumatera Selatan,5,SUMATERA UTARA,5,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,48,Sumedang,21,sumsel,38,Sumut,72,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,SURABAYA,51,tajabbarat,1,Takalar,111,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,TANAH JAWA,3,Tanah Karo,73,Tangerang,373,Tangerang Selatan,7,Tanjab Barat,706,Tanjab Timur,99,tanjabbar,1,tanjung balai,3,Tanjung Enim,1,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,TANJUNG PINANG,7,tanjung samak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,16,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarutung,1,Tasikmalaya,117,Tebing Tinggi,66,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,7,Tegal,12,teluk bintani,1,teluk buntal,1,Teminabuan,5,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,TERJUN GAJAH,1,Terki,1,Terkin,2,Terkini,13587,TERKINIO,1,TERKINIP,1,terkiri,9,TERKNI,1,Timika,1,Toabo,1,tolitol,3,Tolitoli,1003,tolotoli,2,TOMOHON,4,Touna,3,Trenggalek,20,Tulang Bawang,12,Tulang Bawang Barat,7,Tulung agung,2,Tulungagung,299,Waisai,5,warseno,1,WAY KANAN,1,Yogyakarta,3,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Rakyat Papua Tolak Otsus, Negara Tambah Uang dan Pemekaran
Rakyat Papua Tolak Otsus, Negara Tambah Uang dan Pemekaran
https://1.bp.blogspot.com/-bTz26JkMLFk/X17NGOecypI/AAAAAAAC0IQ/r7GRI154tDQrOJWPeU2TBYkZkD_hLKMWACLcBGAsYHQ/s320/IMG-20200908-WA0227.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-bTz26JkMLFk/X17NGOecypI/AAAAAAAC0IQ/r7GRI154tDQrOJWPeU2TBYkZkD_hLKMWACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200908-WA0227.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2020/09/rakyat-papua-tolak-otsus-negara-tambah.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2020/09/rakyat-papua-tolak-otsus-negara-tambah.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy