Akhlanudin : Ilmu Patah Leher.

Beltim,RN. Ketika seseorang sudah terdesak karena kasus hukum yang menjerat nya, timbulah satu kalimat, mereka menyebut diri nya di krimanli...


Beltim,RN.

Ketika seseorang sudah terdesak karena kasus hukum yang menjerat nya, timbulah satu kalimat, mereka menyebut diri nya di krimanlisasikan, saya sendiri lebih cenderung menyebut nya sebagai  ILMU PATAH LEHER mari kita simak pengertian kriminalisasi ini, Kriminalisasi (criminalization) merupakan objek studi hukum pidana materiil (substantive criminal law) yang membahas penentuan suatu perbuatan sebagai tindak pidana (perbuatan pidana atau kejahatan) yang diancam dengan sanksi pidana tertentu.

Menurut Soerjono Soekanto, kriminalisasi merupakan tindakan atau penetapan penguasa mengenai perbuatan-perbuatan tertentu yang oleh masyarakat atau golongan-golongan masyarakat dianggap sebagai perbuatan yang dapat dipidana menjadi perbuatan pidana  atau membuat suatu perbuatan menjadi perbuatan kriminal dan karena itu dapat dipidana oleh pemerintah dengan cara kerja atas namanya (Soerjono Soekanto, Kriminologi: Suatu Pengantar, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1981).

Kriminalisasi merupakan masalah yang kompleks dan terpisah-pisah  Kompleksitas kriminalisasi terletak pada begitu banyak faktor yang terkait, dan perlu dipertimbangkan dalam proses kriminalisasi, dan di antara faktor-faktor tersebut adakalanya terdapat perbedaan yang sangat tajam. Kompleksitas itu berkaitan dengan jenis perbuatan yang dapat dikriminalisasi, dimana jenis perbutan yang dapat dikriminalisasi tersebut bukan hanya meliputi perbuatan yang secara esensial mengandung sifat jahat, tapi juga mencakup perbuatan neteral yang secara hakiki tidak mengandung unsur jahat.

Kompleksitas kriminalisasi juga tampak dalam beragamnya pilihan instrumen pengaturan kehidupan masyarakat di mana hukum pidana hanya salah satu instrumen pengaturan kehidupan sosial yang tersedia. Instrumen pengaturan kehidupan sosial lainnya adalah hukum perdata, hukum administrasi, moral, agama, disiplin, dan kebiasaan. Hukum pidana tidak boleh ditempatkan sebagai instrumen pertama (primum remedium) untuk mengatur kehidupan masyarakat, melainkan sebagai instrumen terakhir (ultimum remedium) untuk mengontrol tingkah laku individu dalam kehidupan bersama. Oleh karena itu, penggunaan hukum pidana untuk mengatur masyarakat mengenai aktivitas tertentu bukan suatu keharusan, melainkan hanya salah satu alternatif dari instrumeninstrumen pengaturan yang tersedia.

Menurut Akhlanudin Sekjen LBH Peta DKI Jakarta,Dari paparan di atas dapat ditarik benang merah, yakni  : 

Pertama, kriminalisasi terbatas pada penetapan suatu perbuatan sebagai tindak pidana yang diancam dengan sanksi pidana. Pengertian kriminalisasi tidak terbatas pada penetapan suatu perbuatan sebagai tindak pidana dan dapat dipidana, tetapi juga penambahan (peningkatan) sanksi pidana terhadap tindak pidana yang sudah ada. 

Kedua, kriminalisasi merupakan masalah yang kompleks karena adanya perbedaan jenis perbuatan yang dapat dikriminalisasi, perbedaan nilai dan norma dalam masyarakat, beragamnya pilihan instrumen pengaturan kehidupan masyarakat, dan perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat. Ketiga, asas penting yang perlu diperhatikan dalam kriminalisasi adalah asas legalitas, asas subsidiaritas, dan asas persamaan di muka hukum. 

Akhirnya, kriteria yang perlu dipertimbangkan dalam kriminalisasi meliputi: perbuatan yang dikriminalisasi adalah perbuatan yang tidak dikehendaki menurut rasa keadilan masyarakat, kemampuan hukum pidana mengatasi masalah yang dikriminalisasi, keseimbangan antara sarana dan hasil atau manfaat yang diperoleh melalui kriminalisasi, keseimbangan antara biaya dan hasil, dampak negatif dari kriminalisasi, dan kemampuan badan peradilan dan aparatur penegak hukum menegakkan perbuatan yang dikriminalisasi.

Jadi kasus Patah leher dengan kata “kriminalisasi” adalah tidak ada dalam rujukan kasus yang menimpa Tim Ses Pasalon tertentu di Belitung Timur, Jadi, apa sesungguhnya pengertian kriminalisasi? Apa bedanya dengan over kriminalisasi dan dekriminalisasi? Kriminalisasi berasal dari kata kriminal, artinya jahat. Kriminalisasi membuat suatu proses yang tadinya tidak jahat menjadi jahat dan bisa dihukum pidana. Kriminalisasi ini hanya bisa dilakukan oleh pemerintah dan DPR melalui produk undang-undang maupun peraturan daerah.


“Jadi, kalau ada yang bilang saya dikriminalisasi sebenarnya adalah tidak tepat karena proses kriminalisasi ada di level undang-undang dan legislasi,”kata Akhlanudin alias kik Dudung.(Jphp)



COMMENTS

Nama

.,3,.berita terkini,11107,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),4,Aceh,31,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,114,ACEH TENGGARA,1,ACEH TIMUR,1,advertorial,2,Aekkanopan,9,agam,10,ALAI.,5,ambon,2,Anyer,1,AS,1,Asahan,1,babel,1,Bagansiapiapi,1,bakan,1,BALAESANG,1,bali,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,8,BANDAR LAMPUNG,6,Bandung,89,Bandung Barat,15,banggai,2,Bangka Belitung,5,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,2,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,19,Banjarnegara,7,bantaeng,43,Banten,56,Banyuasin,6,Banyumas,10,Banyuwangi,140,Barru,1,Batam,91,batang,50,BATANG HARI,2,BATU,6,batu bara,2,baturaja,3,Bekasi,893,bekasi terkini,2,Bekasi Utara,1,belawan,1,Belitung,159,Beltim,167,bener,1,Bener Meriah,334,BENGKALIS,39,Bengkayang,68,BENGKULU,4,BENGKULU SELATAN,17,BENGKULU UTARA,1,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berita,1,Berita terkini,2407,berita terkini.,1,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita tetkini,1,beritaterkini,4,berta terkini,1,Bima,2,Bintan,9,Bintuni,1,Bitung,3,Blitar,11,Blora,1,BNN,1,Bogor,257,BOGOR TIMUR,60,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,236,Bolmong raya,3,Bolmong selatan,2,bolmong utara,1,bolmongsiar,1,bolmut,2,BOLNONG,1,bolsel,5,boltim,12,BOYOLALI,1,Brebes,50,Bukit Tinggi,45,bukittinggi,5,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,80,BUTENG,1,Catatan Radar Nusantara,1,Ciamis,20,Cianjur,5,Cibinong,5,cikampek,4,Cikande,1,Cikarang,46,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,22,cilengsi,2,Cileungsi,41,Cimahi,242,Cirebon,308,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,266,daer,2,Daerah,6889,Daik Lingga,3,Dairi,230,Deli Serdang,13,Deli tua,1,demak,27,Depok,308,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,16,Dompu,2,Donggala,43,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,27,Dumai,4,Dumoga,94,Dumoga Utara,2,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,14,Fakfak,2,fakta,1,Garut,43,gorontalo,55,Gowa,83,Gresik,1,GROBOGAN,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,HUMAS BELTIM,6,humbahas,3,Indonesia,1,INDRA,1,Indragiri hulu,2,indralaya,44,Indramayu,14,info,1,INHIL,1,inhilriau,1,INHU,4,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,521,jakarta selatan,4,jakarta timur,1,Jambi,145,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,4,Jawa Timur,7,Jayapura,13,Jember,2,Jeneponto,15,Jepara,105,Jombang,3,kab,6,kab .Bandung,202,Kab 50 Kota,4,kab Bandung,29,kab. Agam,1,Kab. Bandung,3617,kab. bekasi,12,Kab. Bogor,19,Kab. Brebes,3,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,kab. Garut,1,Kab. Kapuas Hulu,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,9,kab. langkat,1,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,34,kab.agam,1,Kab.Bandung,465,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.garut,2,kab.langkat,1,Kab.Malang,3,kab.pekalongan,21,Kab.Samosir,7,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,2,Kab.Sumedang,14,Kab.Tangerang,2,kab.Tasikmalaya,4,Kab.Way kanan,7,KABANJAHE,1,kabBandung,2,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,kaimana,4,Kajen,4,Kalbar,575,kalideres,1,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,8,Kalteng,119,Kaltim,22,Kampar,84,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,95,Kapuas Hulu,236,Karawang,151,karawang Berita terkini,1,KARIMUN,5,KARIMUN - RN,1,KARO,27,katapang,1,KATINGAN,4,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,11,KEEROM,19,Kendari,2,kepahiang,4,KEPRI,1,Kepulauan Riau,10,Kerinci,22,KETAPANG,1,KOBAR,1,Kolaka Utara,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,4,KOTA MANNA,2,KOTA METRO,24,kota pekalongan,7,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,3,Kotamobagu,46,KOTAWARINGIN TIMUR,2,KOTIM,6,kriminal,5,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,9,kuansing,1,kuantan,1,KUDUS,95,Kuningan,320,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,6,Labuhan Batu,5,Labura,360,Lahat,29,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,47,Lampung Barat,30,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,36,Lampung Tengah,10,Lampung Timur,460,Lampung Utara,339,LAMPUNGUTARA,1,lampura,6,langkat,4,LANTAMAL V,85,LANTAMAL X JAYAPURA,20,lebak,86,LEMBATA,7,LIMAPULUHKOTA,2,Lingga,830,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,2,Lombok,5,Lombok barat,4,Lombok tengah,7,lombok timur,85,Lombok Utara,1,LOTIM,12,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,15,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,15,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwu,2,Luwuk,7,m,1,Mabar,1,Magelang,1,mahakam hulu,1,majaleMajalengka,1,Majalengka,224,majalengMajalengka,1,majalenMajalengka,1,majalMajalengka,1,majaMajalengka,1,makasar,1,makassar,96,Malang,178,Maluku,4,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,1,MAMAJU.RN,3,MAMASA,121,MAMUJU,103,MAMUJU TENGAH,4,Manado,35,mancanegara,1,Manggar,12,Manokwari,106,mansel,1,mataram,12,MATENG,2,Mauk,2,medan,141,Mekar Baru,1,MEMPAWAH,1,merak,1,merangin,92,MERANTI,861,MERAUKE,1,Merbau,3,Mesuji,72,metro,203,metro lampung,8,meulaboh,1,Minahasa,7,Minahasa Selatan,4,Minahasa Tenggara,2,Minahasa Utara,1,Minut,1,miranti,1,Mojokerto,399,monokwari,2,morowali,29,MOROWALI UTARA,1,MORUT,2,moskow,1,Muara Belida,1,Muara Bulian,1,muara bungo,3,Muara Enim,229,muara Tami,1,Muaro Jambi,2,Mukomuko,81,muratara,115,Musi Banyuasin,10,MUSI RAWAS,34,musirawas,7,Naibenu,1,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,negara,1,Nias barat,9,NTB,59,NTT,5,nunukan,23,Ogan Ilir,7,Oku Selatan,464,Oku Timur,39,Opini,7,P. Bharat,1,P.SIANTAR,3,PACITAN,2,Padang,9,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,1,Pagaralam,31,Pagimana,1,Pakpak Bharat,18,Pakuhaji,2,Palangka raya,212,Palas,23,palelawan,15,Palembang,83,pali,2,Palu,144,Paluta,65,pancur batu,1,pande,1,pandegelang,2,Pandeglang,1022,Pangandaran,1,Pangkalan Kerinci,1,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,18,Papandayan,1,Papua,52,PAPUA BARAT,150,parapat,1,PARIAMAN,1,Parigi,6,Parigi Moutong,15,PARIMO,107,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,2,PATI,96,Patia,1,patrol,3,PAYAKUMBUH,3,PEBAYURAN,1,Pekalongan,47,pekan baru,6,Pekanbaru,236,Pekanbaru Riau,270,pelalawan,25,Pematangsiantar,37,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,80,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),56,perimo,1,peristiwa,16,Pesisir Barat,1,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,polres Pekalongan,1,Pontianak,1117,Poso,3,primo,9,Pringsewu,24,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,PT Bukit Asam,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,7,pulpis,1,purbalingga,4,Purwakarta,1123,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,6,Radar Selebrity,2,ragam,58,raja ampat,2,RANGSANG,10,rangsang pesisir,3,REMBANG,1,rengat,1,Riau,158,Rohil,1,rokan,1,Rokan Hilir,14,rokan hulu,3,Rongurnihuta,1,Sabang,57,Samarinda,58,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,565,Sangatta kutim,1,Sanggau,1,Sangihe,2,sar,1,Sarolangun,413,SELAT PANJANG,8,SELATPANJANG,1,Selayar,17,selong,3,Semarang,10,semende,1,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,150,Serdang Bedagai,34,Sergai,30,Seruyan,18,SIAK,9,Sibolga,7,SIDOARJO,2,SIDRAP,15,Sigi,98,Simalungun,101,simpang apek,1,Singaparna,7,SINGKAWANG,1,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,6,solo,1,SOLOK,6,Solok Selatan,8,Soppeng,3,Sorong,62,Sorong selatan,2,Subang,595,SUKABUM,1,Sukabumi,258,Sukoharjo,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,49,Sulbar,51,Sulsel,20,Sulteng,282,Sulut,263,Sumatera Selatan,5,SUMATERA UTARA,5,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,48,Sumbawa,5,Sumbawa Barat(NTB),5,Sumedang,23,sumsel,39,Sumut,75,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,Sunggal,1,SURABAYA,51,tajabbarat,1,Takalar,128,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,TANAH JAWA,3,Tanah Karo,88,Tangerang,375,Tangerang Selatan,8,Tanjab Barat,734,Tanjab Timur,133,tanjabbar,1,Tanjabtim,1,tanjung balai,3,Tanjung Enim,1,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,TANJUNG PINANG,7,tanjung samak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,16,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarutung,1,Tasikmalaya,134,Tebing Tinggi,66,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,11,Teekini,2,Tegal,13,teluk bintani,1,teluk buntal,1,Teminabuan,5,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,TERJUN GAJAH,1,Terk,1,Terki,1,Terki i,1,Terkin,2,Terkini,17021,TERKINIO,1,TERKINIP,1,terkiri,9,TERKNI,2,Timika,1,Toabo,1,tolitol,3,Tolitoli,1038,tolotoli,2,TOMOHON,4,Touna,20,Trenggalek,20,tuba barat,1,Tuerkini,1,Tulang Bawang,12,Tulang Bawang Barat,9,Tulung agung,2,Tulungagung,299,Waisai,5,warseno,1,WAY KANAN,2,Yogyakarta,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Akhlanudin : Ilmu Patah Leher.
Akhlanudin : Ilmu Patah Leher.
https://1.bp.blogspot.com/-4bA_aJv58BM/X7fFlSKbTzI/AAAAAAAC_D0/rcLINdKlO-oshM-7fuedi4sq-EvraLurACLcBGAsYHQ/s320/IMG_20201120_191856.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-4bA_aJv58BM/X7fFlSKbTzI/AAAAAAAC_D0/rcLINdKlO-oshM-7fuedi4sq-EvraLurACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_20201120_191856.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2020/11/akhlanudin-ilmu-patah-leher.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2020/11/akhlanudin-ilmu-patah-leher.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy