Pro Kontra Undang-undang OMNIBUS LAW Cipta Kerja

Oleh :Simson Heskia Nababan. Penulis adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi. Jambi,RN Beberapa Minggu yang lalu bahkan sampai sek...


Oleh :Simson Heskia Nababan.

Penulis adalah mahasiswa Fakultas Hukum

Universitas Jambi.

Jambi,RN

Beberapa Minggu yang lalu bahkan sampai sekarang mungkin sudah tidak asing lagi kita bagi kita mendengar kata-kata Omnibus Law RUU Cipta Kerja, yang mana Undang-undang tersebut menjadi perdebatan di berbagai kelompok warga di Indonesia dan mungkin banyak juga di antara kita belum mengerti sebenarnya apasih arti Omnibus Law ini?,

dalam” Black Law Dictionary Ninth Edition”,Bryan A Garner menyebutkan bahwa Omnibus“relating to or dealing with numerous objects or items at once, including many things or having various purposes” yang artinya Omnibus Law berkaitan atau berurusan dengan berbagai objek atau hal sekaligus dan memiliki bebagai tujuan. 


Dari segi hukum, kata Omnibus memang sering disandingkan dengan kata law atau bill, artinya adalah sebuah peraturan yang dibuat berdasarkan hasil kompilasi atau hasil penggabungan beberapa aturan dengan substansi dan tingkatan yang berbeda.


DPR-RI mengesahkan Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi Undang-undang melalui rapat Paripurna,Senin 05 Oktober 2020, Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin mengetuk palu tanda pengesahan setelah mendapatkan persetujuan dari semua peserta rapat.


Dari banyak Pasal yang dinilai bermasalah,terdapat beberapa pasal yang mengecam kehidupan para pekerja jika aturan itu diberlakukan.


Pemerintah menilai bahwa Omnibus Law diperlukan dalam rangka percepatan terhadap harmonisasi,sinkronisasi dan koreksi atas Undang- undang yang berlaku.


Disisi lain tidak sedikit kalangan, baik itu aktivis, akademisi,analis maupun profesional melihat Omnibus Law sangat sarat dengan persoalan,baik dari sisi substans maupun proses yang minim dengan partisipasi, ada kekhawatiran publik bahwa Omnibus Law justru hanya menguntungkan kelompok tertentu,menindas kelompok lain, sertaa jauh dari rasa keadilan.


Selain itu juga isi Omnibus Law Cipta Kerja dianggap merugikan, karena Pertama adalah tidak adanya batas waktu dan jenis pekerjaan dalam sistem kontrak yang menyebabkan para pekerja dapat dikontrak seumur hidup tanpa adanya kewajiban mengangkat sebagai pegawai tetap.


Kedua, status kontrak itu akan berimplikasikan pada hilangnya jaminan sosial dan kesejahteraan, seperti tunjangan Hari Raya,Pensiun dan Kesehatan.


Ketiga, dihapusnya Upah Minimum sektoral (Provinsi dan Kabupaten) dan adanya persyratan dalam penerapan upah minimum Kabupaten/Kota, serta diwajibkannya penerapan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang nilainya jauh lebih rendah.


Akibat dari ketidak nyamanan terkait pengesahan undang- undang yang memicu kontroversi ini pada 8 Oktober 2020 para Mahasiswa serta buruh dibeberapa Daerah di Indonesia turun ke Jalan melancarkan aksi penolakan terhadap Undang-undang tersebut.


Aksi demo ini bertujuan untuk menyuarakan aspirasi serta memberikan solusi kepada para wakil rakyat terkait pengambilan keputusan mengenai Undang-undang Cipta Kerja yang dirasa tergesa- gesa dan tanpa melibatkan aspirasi buruh.


Beberapa Daerah ada yang menyetujui aspirasi terkait penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja dan ada pula beberapa daerah yang bungkam atas aksi protes para demonstran.


Tidak sedikit dari para peserta aksi demonstrasi tolak RUU Omnibus Law yang justru meresahkan Masyarakat.


Aksi anarkis seperti perusakan fasilitas umum dan aksi bakar- bakaran ditengah jalan sangat tidak mencerminkan aturan demontrasi seperti yang diatur dalam pasal 28 UUD 1945, sebaiknya jika para peserta aksi demostrasi ini ingin didengar suaranya oleh pihak Pemerintah mereka berbagi tugas, ada yang turun kejalan dengan aksi damai dan ada yang melakukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Penulis adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi

COMMENTS

Nama

.,3,.berita terkini,11107,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),4,Aceh,31,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,114,ACEH TENGGARA,1,ACEH TIMUR,1,advertorial,2,Aekkanopan,9,agam,10,ALAI.,5,ambon,2,Anyer,1,AS,1,Asahan,1,babel,1,Bagansiapiapi,1,bakan,1,BALAESANG,1,bali,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,8,BANDAR LAMPUNG,7,Bandung,89,Bandung Barat,15,banggai,2,Bangka Belitung,5,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,2,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,19,Banjarnegara,7,bantaeng,43,Banten,58,Banyuasin,6,Banyumas,10,Banyuwangi,141,Barru,1,Batam,91,batang,50,BATANG HARI,2,BATU,6,batu bara,2,baturaja,3,Bekasi,897,bekasi terkini,2,Bekasi Utara,1,belawan,1,Belitung,159,Beltim,168,bener,1,Bener Meriah,336,BENGKALIS,40,Bengkayang,68,BENGKULU,4,BENGKULU SELATAN,17,BENGKULU UTARA,1,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berita,1,Berita terkini,2407,berita terkini.,1,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita tetkini,1,beritaterkini,4,berta terkini,1,Bima,2,Bintan,9,Bintuni,1,Bitung,3,Blitar,11,Blora,1,BNN,1,Bogor,257,BOGOR TIMUR,60,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,236,Bolmong raya,3,Bolmong selatan,2,bolmong utara,1,bolmongsiar,1,bolmut,2,BOLNONG,1,bolsel,5,boltim,12,BOYOLALI,1,Brebes,50,Bukit Tinggi,45,bukittinggi,5,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,80,BUTENG,1,Catatan Radar Nusantara,1,Ciamis,20,Cianjur,5,Cibinong,5,cikampek,4,Cikande,1,Cikarang,46,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,22,cilengsi,2,Cileungsi,41,Cimahi,242,Cirebon,309,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,266,daer,2,Daerah,6889,Daik Lingga,3,Dairi,230,Deli Serdang,13,Deli tua,1,demak,27,Depok,309,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,16,Dompu,2,Donggala,43,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,27,Dumai,4,Dumoga,94,Dumoga Utara,2,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,14,Fakfak,2,fakta,1,Garut,43,gorontalo,55,Gowa,83,Gresik,1,GROBOGAN,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,HUMAS BELTIM,6,humbahas,3,Indonesia,1,INDRA,1,Indragiri hulu,2,indralaya,44,Indramayu,14,info,1,INHIL,1,inhilriau,1,INHU,4,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,523,jakarta selatan,4,jakarta timur,1,Jambi,146,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,4,Jawa Timur,7,Jayapura,14,Jember,2,Jeneponto,15,Jepara,105,Jombang,3,kab,6,kab .Bandung,202,Kab 50 Kota,4,kab Bandung,29,kab. Agam,1,Kab. Bandung,3617,kab. bekasi,12,Kab. Bogor,19,Kab. Brebes,3,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,kab. Garut,1,Kab. Kapuas Hulu,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,9,kab. langkat,1,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,37,kab.agam,1,Kab.Bandung,465,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.garut,2,kab.langkat,1,Kab.Malang,3,kab.pekalongan,22,Kab.Samosir,7,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,2,Kab.Sumedang,14,Kab.Tangerang,2,kab.Tasikmalaya,4,Kab.Way kanan,7,KABANJAHE,1,kabBandung,2,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,kaimana,4,Kajen,4,Kalbar,575,kalideres,1,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,8,Kalteng,119,Kaltim,22,Kampar,84,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,96,Kapuas Hulu,236,Karawang,151,karawang Berita terkini,1,KARIMUN,5,KARIMUN - RN,1,KARO,27,katapang,1,KATINGAN,4,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,11,KEEROM,19,Kendari,2,kepahiang,4,KEPRI,1,Kepulauan Riau,10,Kerinci,22,KETAPANG,1,KOBAR,1,Kolaka Utara,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,4,KOTA MANNA,2,KOTA METRO,24,kota pekalongan,7,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,3,Kotamobagu,46,KOTAWARINGIN TIMUR,2,KOTIM,6,kriminal,5,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,9,kuansing,1,kuantan,1,KUDUS,95,Kuningan,320,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,6,Labuhan Batu,5,Labura,360,Lahat,29,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,47,Lampung Barat,30,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,36,Lampung Tengah,10,Lampung Timur,460,Lampung Utara,341,LAMPUNGUTARA,1,lampura,6,langkat,4,LANTAMAL V,85,LANTAMAL X JAYAPURA,20,lebak,86,LEMBATA,7,LIMAPULUHKOTA,2,Lingga,830,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,2,Lombok,5,Lombok barat,4,Lombok tengah,7,lombok timur,85,Lombok Utara,1,LOTIM,12,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,15,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,15,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwu,2,Luwuk,7,m,1,Mabar,1,Magelang,1,mahakam hulu,1,majaleMajalengka,1,Majalengka,224,majalengMajalengka,1,majalenMajalengka,1,majalMajalengka,1,majaMajalengka,1,makasar,1,makassar,96,Malang,178,Maluku,4,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,1,MAMAJU.RN,3,MAMASA,121,MAMUJU,104,MAMUJU TENGAH,4,Manado,35,mancanegara,1,Manggar,12,Manokwari,106,mansel,1,mataram,12,MATENG,2,Mauk,2,medan,142,Mekar Baru,1,MEMPAWAH,1,merak,1,merangin,92,MERANTI,866,MERAUKE,1,Merbau,3,Mesuji,72,metro,203,metro lampung,8,meulaboh,1,Minahasa,7,Minahasa Selatan,4,Minahasa Tenggara,2,Minahasa Utara,1,Minut,1,miranti,1,Mojokerto,399,monokwari,2,morowali,29,MOROWALI UTARA,1,MORUT,2,moskow,1,Muara Belida,1,Muara Bulian,1,muara bungo,3,Muara Enim,229,muara Tami,1,Muaro Jambi,2,Mukomuko,81,muratara,116,Musi Banyuasin,10,MUSI RAWAS,34,musirawas,7,Naibenu,1,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,negara,1,Nias barat,9,NTB,59,NTT,5,nunukan,23,Ogan Ilir,7,Oku Selatan,464,Oku Timur,39,Opini,7,P. Bharat,1,P.SIANTAR,3,PACITAN,2,Padang,9,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,1,Pagaralam,31,Pagimana,1,Pakpak Bharat,18,Pakuhaji,2,Palangka raya,212,Palas,23,palelawan,15,Palembang,83,pali,2,Palu,145,Paluta,65,pancur batu,1,pande,1,pandegelang,2,Pandeglang,1025,Pangandaran,1,Pangkalan Kerinci,1,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,18,Papandayan,1,Papua,52,PAPUA BARAT,150,parapat,1,PARIAMAN,1,Parigi,6,Parigi Moutong,15,PARIMO,108,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,2,PATI,96,Patia,1,patrol,3,PAYAKUMBUH,3,PEBAYURAN,1,Pekalongan,47,pekan baru,6,Pekanbaru,236,Pekanbaru Riau,270,pelalawan,25,Pematangsiantar,37,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,80,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),56,perimo,1,peristiwa,16,Pesisir Barat,1,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,polres Pekalongan,1,Pontianak,1118,Poso,3,primo,9,Pringsewu,24,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,PT Bukit Asam,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,7,pulpis,1,purbalingga,4,Purwakarta,1124,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,6,Radar Selebrity,2,ragam,58,raja ampat,2,RANGSANG,10,rangsang pesisir,3,REMBANG,1,rengat,1,Riau,158,Rohil,1,rokan,1,Rokan Hilir,14,rokan hulu,3,Rongurnihuta,1,Sabang,57,Samarinda,58,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,565,Sangatta kutim,1,Sanggau,1,Sangihe,2,sar,1,Sarolangun,414,SELAT PANJANG,8,SELATPANJANG,1,Selayar,17,selong,3,Semarang,10,semende,1,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,150,Serdang Bedagai,34,Sergai,30,Seruyan,18,SIAK,9,Sibolga,7,SIDOARJO,2,SIDRAP,15,Sigi,98,Simalungun,101,simpang apek,1,Singaparna,7,SINGKAWANG,1,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,6,solo,1,SOLOK,6,Solok Selatan,8,Soppeng,3,Sorong,62,Sorong selatan,2,Subang,597,SUKABUM,1,Sukabumi,259,Sukoharjo,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,49,Sulbar,51,Sulsel,20,Sulteng,282,Sulut,265,Sumatera Selatan,5,SUMATERA UTARA,5,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,48,Sumbawa,5,Sumbawa Barat(NTB),5,Sumedang,25,sumsel,39,Sumut,75,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,Sunggal,1,SURABAYA,51,tajabbarat,1,Takalar,128,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,TANAH JAWA,3,Tanah Karo,88,Tangerang,375,Tangerang Selatan,8,Tanjab Barat,734,Tanjab Timur,133,tanjabbar,1,Tanjabtim,1,tanjung balai,3,Tanjung Enim,1,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,TANJUNG PINANG,7,tanjung samak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,16,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarutung,1,Tasikmalaya,134,Tebing Tinggi,66,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,11,Teekini,2,Tegal,13,teluk bintani,1,teluk buntal,1,Teminabuan,5,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,TERJUN GAJAH,1,Terk,1,Terki,1,Terki i,1,Terkin,2,Terkini,17069,TERKINIO,1,TERKINIP,1,terkiri,9,TERKNI,2,Termini,1,Timika,1,Toabo,1,tolitol,3,Tolitoli,1038,tolotoli,2,TOMOHON,4,Touna,21,Trenggalek,20,tuba barat,1,Tuerkini,1,Tulang Bawang,12,Tulang Bawang Barat,9,Tulung agung,2,Tulungagung,299,Waisai,5,warseno,1,WAY KANAN,2,Yogyakarta,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Pro Kontra Undang-undang OMNIBUS LAW Cipta Kerja
Pro Kontra Undang-undang OMNIBUS LAW Cipta Kerja
https://1.bp.blogspot.com/-ekgrB2MAFR4/X60PaNKEBeI/AAAAAAAC-EA/bnWuTIR2CDQtq0e0mCUD4BLqj3TiAF8cQCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20201112-WA0192.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ekgrB2MAFR4/X60PaNKEBeI/AAAAAAAC-EA/bnWuTIR2CDQtq0e0mCUD4BLqj3TiAF8cQCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20201112-WA0192.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2020/11/pro-kontra-undang-undang-omnibus-law.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2020/11/pro-kontra-undang-undang-omnibus-law.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy