Santri Tani NU : APH Harus Kawal UUCK, Tidak Ada Lagi Pidana

JAKARTA,RN Ada yang menarik pada acara “Sosialisasi UUCK (Undang-Undang Cipta Kerja) beserta turunannya & Pencegahan Karhutla” yang dita...



JAKARTA,RN

Ada yang menarik pada acara “Sosialisasi UUCK (Undang-Undang Cipta Kerja) beserta turunannya & Pencegahan Karhutla” yang ditaja oleh Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPW-Apkasindo) Riau dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Riau, 12 Juli 2021 lalu. Saat acara sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Kiai Tengku Rusli Ahmad, SE, Ketua Umum Santritani NU, para peserta Sosialiasi yang disiarkan secara Virtual Zoom, Youtube dan Facebook, pada bingung, karena dikira Kiai T Rusli Ahmad akan membawakan doa Pembukaan. 


Bagi kebanyakan orang, mengenal Kiai T Rusli Ahmad adalah tokoh Keberagaman Umat Beragama dan Suku. Kok bisa membuka acara yang sangat dinanti-nanti stakeholder sawit yang bukan hanya di Riau namun 26 Provinsi penghasil sawit seluruh Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari peserta yang hadir, dari Sabang sampai Merauke antusias mengikuti acara ini.


Pada pembukaan acara tersebut, Kyai T Rusli Ahmad menyampai sebagai Bangsa Indonesia kita patut berbangga, Amerika saja 200 tahun baru bisa menghasilkan Undang-Undang Omnibus Law, tapi Indonesia hanya dengan 75 tahun berhasil menerbitkan UU Omnibus Law, tentu ini bukan pekerjaan mudah, "ujar Kyai RA, biasa T Rusli Ahmad dipanggil.


Diakhir arahannya Kyai RA kembali menekankan kepada semua pihak Tanpa Kecuali, supaya sama-sama menghormati dan melaksanakan keputusan politik ini yang sudah syah di undangkan dalam negara NKRI. Jelas tertulis di dalam UU Cipta Kerja (Omnibus Law) tidak ada Pidana untuk sawit dalam Kawasan hutan yang penanamannya sebelum Nopember 2020. 


Saya menghimbau kepada semua APH (Aparat Penegakan Hukum) supaya sama-sama mengawal keputusan politik dalam bentuk UU Cipta Kerja ini, "ujar Kyai Rusli Ahmad, mewakili Ketua Dewan Pembinan DPP APKASINDO, Jend TNI (Purn) Dr Moeldoko, S.IP. 

Kyai T Rusli Ahmad merupakan Dewan Pembina/Penasehat DPP APKASINDO," ujar Pembawa Acara menjawab pertanyaan dalam hati peserta sosialisasi.

 

Saat sosialisasi UU Cipta kerja ini sangat urgen dan informatif, karena semua Narasumber sama-sama menyodorkan pemahaman yang sama bahwa pola penyelesaian kebun kelapa sawit dalam klaim kawasan hutan yang sudah tumbuh sebelum November 2020, diselesaikan dengan cara pengenaan sanksi administratif (ultimum remedium), bukan pidana. Tak terkecuali di Riau.


Adalah Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Riau, Dr Mamud Murod, MH, Kepala Balai Pemanfaatan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah XIX, Sofyan, S.Hut.,M.Sc yang terang-terangan mengatakan seperti itu. Kebetulan aturan main soal sanksi administratif itu sudah ada dan tegas di Pasal 110A dan 110B UUCK. Kita sedang menunggu perhitungan denda yang dimaksud dalam UU Cipta Kerja tersebut.


Waktu didapuk memberi Pengantar Sosialisasi, Murod menguraikan “Solusi sawit dalam kawasan hutan ini sudah rinci diatur dalam turunan UUCK, sanksinya juga Ultimum Remedium,” alias tidak ada Pidana, "katanya. 


Saat sesi Narasumber BPKH, Sofyan, dengan rinci menyampaikan “Teknis penyelesaiannya ada di PP 24 tahun 2021 dan Permen LHK tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif dan Tata Cara Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berasal dari Denda Administratif di Bidang Kehutanan,” ujar Sofyan lebih rinci. 


Intinya kata Sofyan, kalau kebun sawit yang ada di dalam klaim kawasan hutan produksi, baik itu di HPT, HP maupun HPK yang sudah punya izin IUP, atau Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB), sesuai Pasal 110A, pekebun dikasi waktu tiga tahun sejak UUCK terbit (Nov 2020) untuk memenuhi persyaratan yang ditentukan. Jika belum punya izin atau STDB, silahkan melalui Pasal 110B, semuanya sudah bersolusi, tidak perlu dipolemikkan, malah kita semua harus mensyukuri lahirnya UU Cipta Kerja ini, untuk kepastian hukum dan keberlanjutan usaha, "ujarnya.


Kalau persyaratan sudah terpenuhi dan lolos verifikasi, maka pekebun akan dapat persetujuan pelepasan kawasan hutan atau tipologi satu daur, tergantung tipologinya. Tapi kalau di Hutan Lindung atau Hutan Konservasi, pekebun cuma bisa melanjutkan usahanya itu selama 15 tahun. 


Lantas, bagi pekebun yang sudah menjalankan usahanya sebelum tahun 2018, pola penyelesaiannya tetap memakai pasal 110A. Soalnya aturan teknis STDB baru terbit pada 2018 oleh Dirjen Perkebunan. 


Satu lagi yang juga sangat penting adalah soal tumpang tindih kebun sawit dengan izin perusahaan. Kalau izin lebih dulu dari pekebun, maka perusahaan akan merangkul pekebun untuk menjadi mitra. Namun jika sebaliknya, maka luas izin perusahaan dikurangi, jadi semuanya sudah bersolusi dan semua harus memahaminya, tanpa kecuali, "ujar Sofyan.


“Bagi masyarakat yang bertempat tinggal di dalam atau di sekitar kawasan hutan paling singkat 5 tahun secara terus menerus dan mengelola kebun sawit paling banyak 5 hektar, mereka dibebaskan dari sanksi administratif,dan langsung diputihkan” ini juga harus kita pahami, "katanya. 


Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si, yang diwakili oleh Kabidkum Polda Riau, Kombes Pol Dr Endang Usman, MH yang juga menjadi narasumber mengatakan bahwa Polda Riau akan segera melakukan sosialisasi ultimum remidium kepada semua jajarannya, hingga ke Polres. 

“Biar tercipta satu pemahaman yang selaras dan berdasarkan regulasi yang sudah di undangkan” katanya. 


Dzakiyul Fikri, SH., MH, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara yang menjadi pembicara mewakili Kajati Riau, Dr Jaja Subagja, SH.,MH, sepakat untuk mengedepankan pendekatan persuasif, non ligitasi dalam penyelesaian persoalan kawasan hutan itu.


Dr. Sadino, SH.,MH, Praktisi Hukum dan Akademisi, saat memberikan Materi nya, menyampaikan bahwa UUCK memang belum sempurna, belum mewakili semua permasalahan yang ada perihal sawit yang masih terjebak dalam Kawasan hutan, tapi paling tidak UUCK ini sudah membuka jalan atas kebuntuan total selama ini, sehingga gugatan-gugatan sawit dalam Kawasan hutan dan permasalahan hukum lainnya sudah clear, tak perlu lagi dipolemikkan, ya ini amanah UU Cipta Kerja dan tanpa kecuali dan Presiden Jokowi sudah tegas mengatannya, "ujar Sadino.


Bagi anggota Dewan Pakar Bidang Hukum dan Advokasi DPP Apkasindo, Samuel Hutasoit, SH.,MH, C.L.A, semua pernyataan para narasumber itu sangat realistis dan mengayomi, petani sawit sangat mengapresiasi, karena para pekebun yang tidak punya STDB tetap dikasi kesempatan menyelesaikan persoalan klaim kawasan hutan lewat mekanisme Pasal 110A, itu clear.


Samuel kemudian meminta supaya semua petani sawit yang ada di 22 DPW Provinsi perwakilan DPP Apkasindo untuk segera mengambil kesempatan ini. “Ukur dan petakan kebun sawit yang ada di klaim kawasan hutan itu, lalu hubungi tim percepatan paduserasi implementasi UUCK DPP Apkasindo, waktu kita sangat sempit, hanya 3 tahun” pintanya.


Sekjend DPP APKASINDO, Rino Afrino, ST.,MM, ketika dihubungi (25/07) kembali menghimbau semua petani sawit dari Sabang sampai Merauke, 22 Provinsi Perwakilan DPP APKASINDO, supaya melaporkan permasalahan kebun sawitnya yang masih terjebak dalam kawasan hutan kepada Tim Percepatan dan Paduserasi UUCK DPP APKASINDO, terkhusus yang mau ikut Program Presiden Jokowi yaitu PSR (Peremajaan Sawit Rakyat), waktu kita tidak banyak, tinggal 2,5 tahun lagi, ujar Rino.

 

Kami berharap rekan-rekan media untuk membantu kami APKASINDO, menginformasikan kepada masyarakat luas tentang UU Cipta Kerja dan turunannya terkhusus terkait penyelesaian keterlanjuran sawit yang diklaim dalam kawasan hutan. Semua ingin ada kepastian hukum, baik itu Pekebun maupun Korporasi, dan ini adalah solusinya, "ujar Rino.(rls/kumbang)

COMMENTS

































































Nama

.,3,.berita terkini,11107,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),5,Aceh,33,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,118,ACEH TENGGARA,1,ACEH TIMUR,2,advertorial,3,Aekkanopan,9,agam,13,ALAI.,5,ambon,4,amlapura,17,Anyer,1,AS,1,Asahan,1,babel,1,badung,53,Bagansiapiapi,1,bakan,1,BALAESANG,1,bali,38,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,15,BANDAR LAMPUNG,22,Bandung,107,Bandung Barat,18,banggai,3,Bangka Belitung,5,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,2,bangli,112,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,21,Banjarnegara,7,bantaeng,46,Banten,94,Banyuasin,6,Banyumas,12,Banyuwangi,147,barito utara,1,Barru,1,Batam,99,batang,65,BATANG HARI,3,batang kuis,3,BATU,7,batu bara,22,baturaja,3,Bekasi,1459,bekasi terkini,3,Bekasi Utara,1,belawan,1,Belitung,188,Beltim,216,benakat,1,bener,1,Bener Meriah,479,BENGKALIS,58,Bengkayang,75,BENGKULU,4,BENGKULU SELATAN,17,BENGKULU UTARA,1,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berita,1,Berita terkini,2630,berita terkini daerah,1,berita terkini.,1,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita terkinu,2,berita tetkini,1,beritaterkini,4,beritq terkini,1,berta terkini,1,Bima,2,binjai,3,Bintan,9,Bintuni,1,Bitung,3,Blitar,13,Blora,2,BMKG,1,BNN,1,Bogor,310,BOGOR TIMUR,71,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,332,Bolmong raya,3,Bolmong selatan,7,bolmong utara,1,bolmongsiar,1,bolmut,2,BOLNONG,1,bolong mopusi,1,bolsel,7,boltim,17,bone,1,BOYOLALI,2,Brebes,60,Bukit Tinggi,48,bukittinggi,10,buleleng,38,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,84,BUTENG,1,Catatan Radar Nusantara,3,Ciamis,34,Cianjur,5,Cibinong,5,Cibitung,1,cikampek,23,Cikampek barat,1,Cikande,1,Cikarang,61,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,1,Cilacap,7,Cilegon,31,cilengsi,3,Cileungsi,41,Cimahi,312,Cimanggung,1,Cirebon,331,Cirebon Kota,1,Cisarua,1,Dabo Singkep,266,daer,2,Daerah,7089,daerah Terkini,2,Daik Lingga,3,Dairi,244,Deli Serdang,20,Deli tua,1,demak,29,denpasar,137,Depok,372,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,16,Dompu,2,Donggala,43,donri donri,1,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,45,Dumai,13,Dumoga,133,Dumoga Utara,2,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,14,Fakfak,2,fakta,1,Garut,60,gianyar,215,gorontalo,60,Gowa,105,Gresik,1,GROBOGAN,1,gunung mas,2,Gunung Putri,2,Hukum,11,HUMAS BELTIM,6,humbahas,3,Indonesia,5,INDRA,1,Indragiri hulu,2,indralaya,44,Indramayu,28,Indrapura,4,info,1,INHIL,2,inhilriau,1,INHU,5,Jabar,15,jaka,1,Jakarta,1028,jakarta selatan,5,jakarta timur,2,jakarta utara,1,Jambi,151,jateng,2,jatijajar,1,JATIM,3,Jawa Barat,18,Jawa Tengah,5,Jawa Timur,7,Jayapura,25,Jember,3,jembrana,6,Jeneponto,18,Jepara,106,Jombang,3,kab,6,kab .Bandung,203,Kab 50 Kota,4,kab Bandung,30,kab. Agam,1,Kab. Bandung,3822,kab. bekasi,194,Kab. Bogor,19,Kab. Brebes,4,kab. buru,1,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,kab. Garut,1,Kab. Gumas,1,kab. Kajen,1,Kab. Kapuas Hulu,1,kab. Karawang,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,17,kab. langkat,2,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,4,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,12,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,47,kab.agam,1,Kab.Bandung,721,Kab.Bekasi,237,kab.bogor,3,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.garut,2,kab.langkat,1,Kab.Malang,3,Kab.Nganjuk,6,kab.pekalongan,26,Kab.Samosir,8,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,2,Kab.Sumedang,16,Kab.Tangerang,2,kab.Tasikmalaya,7,Kab.Way kanan,7,KABANJAHE,1,kabBandung,2,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,kaimana,4,Kajen,4,Kalbar,579,kalideres,1,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,kalipuro,1,Kalsel,8,Kalteng,264,Kaltim,24,Kampar,108,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,127,kapuas,3,Kapuas Hulu,240,kara,1,karangasem,91,Karawang,295,karawang Berita terkini,1,KARIMUN,6,KARIMUN - RN,1,KARO,27,katapang,1,KATINGAN,6,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,43,KEEROM,25,Kendari,4,kepahiang,4,KEPRI,1,Kepulauan Riau,10,Kerinci,22,KETAPANG,3,klungkung,123,KOBAR,1,Kolaka Utara,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,4,KOTA MANNA,2,KOTA METRO,27,kota pekalongan,8,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,3,Kotamobagu,72,kotawaringin barat,3,KOTAWARINGIN TIMUR,2,KOTIM,7,kriminal,5,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,9,kuansing,5,kuantan,1,kuantan Sengingi,1,kubu raya,5,KUDUS,112,Kuningan,487,KUTAI KERTANEGARA,9,Kutai Timur,12,Kutim,6,l,1,Labuhan Batu,8,Labura,394,Lahat,29,LAMBATA,1,Lamongan,2,Lampung,68,Lampung Barat,114,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,61,Lampung Tengah,16,Lampung Timur,464,Lampung Utara,650,LAMPUNGUTARA,1,lampura,10,landak,3,langkat,4,langsa,1,LANTAMAL V,86,LANTAMAL X JAYAPURA,20,lawang kidul,25,lebak,173,LEMBATA,7,LIMAPULUHKOTA,4,Lingga,913,liwa,9,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,2,Lombok,5,Lombok barat,4,Lombok tengah,9,lombok timur,122,Lombok Utara,1,LOTIM,12,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,17,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,16,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,3,Lumanjang,1,Luwu,2,Luwuk,7,m,1,Mabar,1,Magelang,2,mahakam hulu,1,majaleMajalengka,1,Majalengka,445,majalengMajalengka,1,majalenMajalengka,1,majalMajalengka,1,majaMajalengka,1,majene,3,makasar,2,makassar,177,Malang,185,Maluku,5,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,1,MAMAJU.RN,3,MAMASA,143,MAMUJU,166,MAMUJU TENGAH,6,Manado,45,mancanegara,1,mangapura,1,Manggar,78,Manokwari,159,mansel,1,maros,1,mataram,12,MATENG,5,Mauk,2,Maybrat,1,medan,217,Mekar Baru,1,MEMPAWAH,1,merak,3,merangin,92,MERANTI,964,MERAUKE,2,Merbau,3,Mesuji,75,metro,212,metro lampung,8,meulaboh,1,Minahasa,7,Minahasa Selatan,5,Minahasa Tenggara,2,Minahasa Utara,1,Minut,1,miranti,1,Mojokerto,558,monokwari,2,morowali,29,MOROWALI UTARA,1,MORUT,2,moskow,1,Muara Belida,1,Muara Bulian,1,muara bungo,3,Muara Enim,370,muara Tami,1,Muaro Jambi,4,Mukomuko,81,muratara,422,murung raya,2,Musi Banyuasin,11,MUSI RAWAS,35,musirawas,7,Naibenu,1,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,negara,1,ngawi,1,Nias barat,21,NTB,69,NTT,6,nunukan,23,Ogan Ilir,7,OKI,3,Oku Selatan,504,Oku Timur,45,Opini,10,P. Bharat,1,P.SIANTAR,6,PACITAN,2,Padang,13,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,1,Pagaralam,31,Pagimana,1,Pahuwato,1,Pakpak Bharat,21,Pakuhaji,2,Palangka raya,347,Palas,23,palelawan,32,Palembang,97,pali,2,Palu,168,Paluta,65,Panang Enim,1,pancur batu,1,pande,1,pandegelang,2,Pandeglang,1309,Pangandaran,4,Pangkalan Kerinci,1,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,20,Papandayan,1,Papua,88,PAPUA BARAT,219,parapat,2,PARIAMAN,1,Parigi,6,Parigi Moutong,16,PARIMO,521,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,2,PATI,132,Patia,1,patrol,8,PAYAKUMBUH,3,PEBAYURAN,1,Pekalongan,84,pekan baru,6,Pekanbaru,278,Pekanbaru Riau,584,pelalawan,25,pemalang,3,Pematangsiantar,37,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,penanaman,1,penang Enim,2,Pendidikan,80,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),87,perbaungan,1,perimo,1,peristiwa,16,Permohonan,1,pesawaran,21,Pesisir Barat,1,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,polres Pekalongan,2,Pontianak,1288,Poso,3,prabumulih,1,primo,9,Pringsewu,24,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,PT Bukit Asam,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,7,pulau tidung,1,pulpis,1,purbalingga,5,Purwakarta,1524,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,14,Radar Selebrity,3,ragam,58,raja ampat,6,rambang dangku,1,RANGSANG,11,RANGSANG BARAT,1,rangsang pesisir,3,rantauprapat,1,rejang lebong,1,REMBANG,1,Renah mendalu,1,rengasdengklok,1,rengat,1,Riau,164,Rohil,3,rokan,1,Rokan Hilir,17,rokan hulu,6,Rongurnihuta,1,Sabang,57,Samarinda,59,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,624,Sangatta kutim,1,Sanggau,5,Sangihe,2,sar,1,Sarolangun,457,sekadau,1,SELAT PANJANG,8,SELATPANJANG,2,Selayar,18,selong,3,Semarang,33,Semarapura,15,semende,1,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,SENTANI,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,340,Serdang Bedagai,34,Sergai,31,Seruyan,19,SIAK,14,Sibolga,10,sidikalang,1,SIDOARJO,5,SIDRAP,15,Sigi,102,silaen,1,Simalungun,113,simpang apek,1,Singaparna,7,singaraja,11,SINGKAWANG,3,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,6,sintang,2,situbondo,4,solo,5,SOLOK,7,Solok Selatan,9,Soppeng,37,Sorong,67,Sorong selatan,3,Subang,1041,SUKABUM,1,Sukabumi,464,Sukoharjo,1,Sukra,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,52,Sulbar,71,Sulsel,25,Sulteng,303,Sulut,286,Sumatera Selatan,5,SUMATERA UTARA,5,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,48,Sumbawa,5,Sumbawa Barat(NTB),5,Sumedang,86,sumenep,1,sumsel,41,Sumut,80,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,Sunggal,2,SURABAYA,96,tabanan,93,tajabbarat,1,Takalar,182,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah,1,tanah datar,1,TANAH JAWA,5,Tanah Karo,122,Tangerang,388,Tangerang Selatan,17,Tanjab Barat,932,Tanjab Timur,140,tanjabbar,1,Tanjabtim,1,tanjung agung,3,tanjung balai,4,Tanjung Enim,42,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,TANJUNG PINANG,12,tanjung samak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,3,Tapanuli Tengah,18,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarakan,1,tarutung,1,Tasikmalaya,256,Tebing Tinggi,68,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,11,Teekini,7,Teelini,1,Tegal,21,tekini,4,Telawang,1,teluk bintani,1,teluk buntal,1,telukuantan,1,Teminabuan,5,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,Terjini,2,TERJUN GAJAH,1,Terk,1,Terki,1,Terki i,3,Terkii,1,Terkin,5,Terkini,27590,TERKINIO,1,TERKINIP,2,Terkino,11,terkiri,9,TERKNI,2,Terkuni,1,Terlini,1,Termini,3,ternate,1,Tetkini,1,Timika,1,Toabo,1,toba,21,tolikara,2,tolitol,3,Tolitoli,1163,tolotoli,2,TOMOHON,4,Touna,25,Trenggalek,20,Trkini,1,Tterkini,1,tuba,1,tuba barat,11,Tuerkini,1,Tulang Bawang,14,Tulang Bawang Barat,9,Tulung agung,2,Tulungagung,301,Waisai,23,warseno,1,WAY KANAN,2,wonosari,1,Yogyakarta,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Santri Tani NU : APH Harus Kawal UUCK, Tidak Ada Lagi Pidana
Santri Tani NU : APH Harus Kawal UUCK, Tidak Ada Lagi Pidana
https://1.bp.blogspot.com/-4PCXk2YzjKU/YP5RYMbuWhI/AAAAAAADdVM/V7OJHHeJ6_YSeFEKORcpBswxQXC-JVd0gCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20210726-WA0109.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-4PCXk2YzjKU/YP5RYMbuWhI/AAAAAAADdVM/V7OJHHeJ6_YSeFEKORcpBswxQXC-JVd0gCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20210726-WA0109.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2021/07/santri-tani-nu-aph-harus-kawal-uuck.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2021/07/santri-tani-nu-aph-harus-kawal-uuck.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy