Yayasan Cappa Keadilan Ekologi, Audiens Bersama Bupati Parimo Terkait Progres Program Perhutanan Sosial Di Parimo

PARIGI MOUTONG,RN  Yayasan Cappa Keadilan Ekologi yang berpusat di Kota Jambi melakukan Audiensi bersama Bupati Parigi Moutong H Samsurizal ...


PARIGI MOUTONG,RN 

Yayasan Cappa Keadilan Ekologi yang berpusat di Kota Jambi melakukan Audiensi bersama Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu bertempat di Lolaro Tinombo, Rabu (22/9/21).

Koordinator yayasan Cappa Keadilan Ekologi untuk Parigi Moutong Onna Samada dalam pengantar proloknya mengatakan, peran dan akses masyarakat dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) merupakan suatu hal yang pokok untuk dilakukan, karena masyarakat masih menghadapi kendala untuk memperoleh keadilan dalam pemanfaatan sumberdaya alam. 

Kata Onna Samada, masyarakat sering kali dipinggirkan dari hak hak yang seharusnya mereka terima serta keterbatasan dalam mengakses keadilan sehingga dapat menjerumuskan masyarakat kedalam kemiskinan.

Lanjut ia, problem akses hukum dan keadilan bagi kelompok masyarakat miskin bersifat sosial politis yakni mencakup dua hal yaitu faktor kebijakan dan ketimpangan serta lemahnya pengetahuan dan keseimbangan posisi tawar kelompok miskin ketika berhadapan dengan investasi dan kekuasaan di tingkat lokal.

Kata ia, dalam persepektif lingkungan hidup dan kehutanan sedikitnya di Indonesia terdapat kurang 25.383 Desa dengan jumlah penduduk kurang lebih 48,8 juta jiwa berada di dalam dan disekitar kawasan hutan, serta masyarakat yang bermukim di kawasan hutan tersebut diantaranya hidup miskin dan perlu mendapatkan perlindungan hukum dari kerentanan akibat eksploitasi sumber daya alam lainnya apalagi masyarakat di daerah konflik dimaksud belum memiliki kemampuan dan kesadaran hukum yang memadai, sehingga perlu dukungan memperoleh keadilan dalam menyelesaikan konflik dan sengketa melalui prosedur yang tepat dan cepat. 

"Saat ini pemerintahan Jokowi sedang konsen dalam menyelasaikan konflik tenurial dan pengelolaan sumberdaya alam khususnya konflik yang berkenaan dengan kawasan hutan dan sumberdaya alam. Salah satu strategi Pemerintahan Jokowi dalam penyelesaian konflik adalah melalui skema reforma agraria yakni Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), Perhutanan Sosial dan Hutan adat. 

Di Provinsi Sulawesi Tengah memiliki kawasan hutan seluas 3.934.568 hektar (SK Menhut Nomor 869 Tahun 2014), ini menjadikan Sulawesi Tengah sebagai provinsi di pulau Sulawesi yang memiliki luas daratan yang sangat besar mencapai 6.552.672 Ha dimana lebih dari 3 juta hektar merupakan kawasan hutan. Dari luasan tersebut sebagian besar telah dikuasai oleh industri ekstraktif melalui berbagai izin industri. Saat ini terdapat ± 412 Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan 3 unit Kontrak. 

Kata ia Karya (KK) pertambangan yang menguasai total lahan lebih dari 2 juta Ha, sementara perkebunan sawit menguasai lahan seluas 693.699,60 Ha, dan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) menguasai lahan seluas 610.125 hektar. 

Jika diakumulasi secara keseluruhan kata ia, lahan yang telah dibebani perizinan itu melebihi 3 juta hektar, atau separuh dari luas daratan Sulawesi Tengah sudah dibebani izin pengelolaan di sektor tambang, perkebunan dan kehutanan. Akumulasi penguasaan lahan tersebut secara legal formal mendapat pengakuan dari pemerintah.

Lanjut Onna, ketimpangan dan persaingan dalam penguasaan lahan dan sumber penghidupan,ditambah klaim hutan negara terhadap wilayah kelola rakyat telah melahirkan dan memicu konflik tenurial khususnya yang berkenaan dengan kawasan hutan.

Permasalahan ini kata ia, perlu dikoreksi dengan kebijakan negara yang melindungi dan mengakui wilayah kelola dan sumber penghidupan rakyat. Kebijakan TORA, perhutanan sosial dan hutan adat merupakan skema kebijakan negara yang memberikan peluang untuk hal tersebut. Disisi yang lain pendekatan resolusi konflik dalam konflik sumberdaya alam perlu terus didorong agar menghindarkan koflik terbuka masyarakat dengan pihak lain.

"Kondisi objektif inilah yang kemudian mendorong Yayasan Cappa Keadilan EKologi untuk mendampingi 7 Desa yang berada di Kabupaten Parigi Moutong dalam program Perhutanan Sosial dengan Skema Hutan Desa. Selama pendampingan ada beberapa capaian yang telah didapat yaitu 5 desa telah mendapatkan SK HPHD dan 2 Desa dalam proses Pengusulan.

"Tujuan kegiatan untuk memberikan informasi terkait pendampingan yang dilakukan. Menjelaskan kerja kerja yang sudah laksanakan oleh desa dalam hal perhutanan sosil, merumuskan agenda bersama hasil yang ingin dicapai, adanya kerja sama yang terbangun antara Yayasan Cappa Keadilan Ekologi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong dalam meningkatkan perkonomian masyarakat sekitar kawasan hutan melalui program Perhutanan Sosial, serta pendekatan resolusi konflik menjadi pendekatan utama dalam penyelesaian,"Jelasnya. 

Ikut dalam audiensi yaitu Pemerintah Kecamatan Sidoan dan Pemerintah Kecamatan Tinombo. Pemerintah Desa, dan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD).

Untuk Kepala Desa yang hadir adalah kepala Desa Sipayo, Kepala Desa Bondoyong, kepala Desa Sidoan, Kepala Desa Sidoan Selatan, Kepala Desa Sidoan Barat, Kepala Desa Baina’a Barat, Kepala Desa Dongkas dan Kepala Desa Ogoalas.

Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu saat menerima Cappa mengatakan, organisasi atau lembaga apapun yang masuk ke Parigi Moutong semuanya diterima, dengan ketentuan harus melapor atau terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa (Kesbangpol) Parigi Moutong dengan tujuan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. 

"Organisasi apa saja masuk ke Parigi Moutong kami terima, dengan ketentuan harus melapor atau terdaftar di Kesbangpol Parigi Moutong. Karena saat ini banyak organisasi atau lembaga yang tidak mempunyai badan hukum sehingga ketika melakukan suatu kegiatan awalnya berjalan baik tetapi pada akhirnya hanya merugikan masyarakat kita atau masyarakat Desa itu sendiri,"Ujarnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong Ir Irfan Maraila MSi menyambut baik dengan hadirnya Cappa, karena Cappa kata Irfan merupakan lembaga yang bergerak membantu masyarakat Desa dalam hal pengelolaan kawasan hutan bahkan pertambagan. 

"Kami sambut baik atas hadirnya Cappa, tetapi tolong tetap melapor ke Kesbangpol. Perlu juga saya himbau kepada para Kades untuk tidak membuka akses Pertambagan emas dengan menggunakan alat berat. Yang disebut pertambangan rakyat yaitu mendulang bukan menggunakan alat berat karena itu dapat merugikan masyarakat,"Tandasnya. 

SUMBER: DISKOMINFO PARIMO

COMMENTS

































Nama

.,3,.berita terkini,11107,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),5,Aceh,33,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,120,ACEH TENGGARA,1,ACEH TIMUR,2,advertorial,3,Aekkanopan,9,agam,14,ALAI.,5,ambon,4,amlapura,23,Anyer,1,AS,1,Asahan,1,babel,1,badung,56,Bagansiapiapi,1,bakan,1,BALAESANG,1,bali,59,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,15,BANDAR LAMPUNG,23,Bandung,110,Bandung Barat,19,banggai,3,Bangka Belitung,5,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,2,bangli,210,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,21,Banjarnegara,7,bantaeng,46,Banten,95,Banyuasin,6,Banyumas,12,Banyuwangi,148,barito utara,1,Barru,1,Batam,99,batang,65,BATANG HARI,3,batang kuis,3,BATU,7,batu bara,22,baturaja,3,Bekasi,1487,bekasi terkini,3,Bekasi Utara,1,belawan,1,Belitung,189,Beltim,216,benakat,1,bener,1,Bener Meriah,481,BENGKALIS,60,Bengkayang,75,BENGKULU,4,BENGKULU SELATAN,17,BENGKULU UTARA,1,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berita,1,Berita terkini,2659,berita terkini daerah,1,berita terkini.,1,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita terkinu,2,berita tetkini,1,beritaterkini,4,beritq terkini,1,berta terkini,1,Bima,2,binjai,3,Bintan,9,Bintuni,1,Bitung,3,Blitar,14,Blora,2,BMKG,1,BNN,1,Bogor,316,BOGOR TIMUR,71,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,350,Bolmong raya,3,Bolmong selatan,7,bolmong utara,1,bolmongsiar,1,bolmut,2,BOLNONG,1,bolong mopusi,1,bolsel,7,boltim,17,bone,1,BOYOLALI,2,Brebes,71,Bukit Tinggi,48,bukittinggi,10,buleleng,47,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,85,BUTENG,1,Catatan Radar Nusantara,7,Ciamis,39,Cianjur,5,Cibinong,5,Cibitung,1,cikampek,25,Cikampek barat,1,Cikande,1,Cikarang,62,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,1,Cilacap,7,Cilegon,33,cilengsi,3,Cileungsi,41,Cimahi,317,Cimanggung,1,Cirebon,338,Cirebon Kota,1,Cisarua,1,Dabo Singkep,266,daer,2,Daerah,7110,daerah Terkini,2,Daik Lingga,3,Dairi,244,Deli Serdang,20,Deli tua,1,demak,29,denpasar,177,Depok,385,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,16,Dompu,2,Donggala,43,donri donri,1,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,56,Dumai,15,Dumoga,137,Dumoga Utara,2,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,14,Fakfak,2,fakta,1,Garut,61,gianyar,265,gorontalo,60,Gowa,105,Gresik,1,GROBOGAN,1,gunung mas,2,Gunung Putri,2,HL,1,Hukum,11,HUMAS BELTIM,6,humbahas,3,Indonesia,5,INDRA,1,Indragiri hulu,2,indralaya,44,Indramayu,29,Indrapura,5,info,1,INHIL,2,inhilriau,1,INHU,5,Jabar,15,jaka,1,Jakarta,1063,jakarta selatan,5,jakarta timur,2,jakarta utara,1,Jambi,151,jateng,2,jatijajar,1,JATIM,4,Jawa Barat,20,Jawa Tengah,5,Jawa Timur,7,Jayapura,25,Jember,4,jembrana,9,Jeneponto,20,Jepara,106,Jombang,3,kab,6,kab .Bandung,203,Kab 50 Kota,4,kab Bandung,30,kab. Agam,1,Kab. Bandung,3823,kab. bekasi,194,Kab. Bogor,19,Kab. Brebes,10,kab. buru,1,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,kab. Garut,1,Kab. Gumas,1,kab. Kajen,1,Kab. Kapuas Hulu,1,kab. Karawang,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,17,kab. langkat,2,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,4,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,12,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,47,kab.agam,1,Kab.Bandung,811,Kab.Bekasi,261,kab.bogor,4,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.garut,2,kab.langkat,1,Kab.Malang,3,Kab.Nganjuk,6,kab.pekalongan,26,Kab.Samosir,8,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,2,Kab.Sumedang,17,Kab.Tangerang,2,kab.Tasikmalaya,7,Kab.Way kanan,7,KABANJAHE,1,kabBandung,2,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,kaimana,4,Kajen,4,Kalbar,579,kalideres,1,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,kalipuro,1,Kalsel,8,Kalteng,264,Kaltim,24,Kampar,108,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,143,kapuas,3,Kapuas Hulu,240,kara,1,karangasem,131,Karawang,307,karawang Berita terkini,1,KARIMUN,6,KARIMUN - RN,1,KARO,27,katapang,1,KATINGAN,6,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,46,KEEROM,25,Kendari,4,kepahiang,4,KEPRI,1,Kepulauan Riau,10,Kerinci,22,KETAPANG,3,klungkung,147,KOBAR,1,Kolaka Utara,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,4,KOTA MANNA,2,KOTA METRO,27,kota pekalongan,8,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,3,Kotamobagu,78,kotawaringin barat,3,KOTAWARINGIN TIMUR,3,KOTIM,8,kriminal,5,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,9,kuansing,5,kuantan,1,kuantan Sengingi,2,kubu raya,5,KUDUS,113,Kuningan,508,KUTAI KERTANEGARA,9,Kutai Timur,12,Kutim,6,l,1,Labuhan Batu,8,Labura,394,Lahat,29,LAMBATA,1,Lamongan,2,Lampung,71,Lampung Barat,119,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,61,Lampung Tengah,17,Lampung Timur,464,Lampung Utara,690,LAMPUNGUTARA,1,lampura,10,landak,3,langkat,4,langsa,2,LANTAMAL V,86,LANTAMAL X JAYAPURA,20,lawang kidul,31,lebak,173,LEMBATA,7,LIMAPULUHKOTA,4,Lingga,919,liwa,9,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,3,Lombok,5,Lombok barat,4,Lombok tengah,9,lombok timur,128,Lombok Utara,1,LOTIM,12,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,17,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,16,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,3,Lumanjang,1,Luwu,2,Luwuk,7,m,1,Mabar,1,Magelang,2,mahakam hulu,1,majaleMajalengka,1,Majalengka,499,majalengMajalengka,1,majalenMajalengka,1,majalMajalengka,1,majaMajalengka,1,majene,3,makasar,2,makassar,180,Malang,185,Maluku,5,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,1,MAMAJU.RN,3,MAMASA,143,MAMUJU,169,MAMUJU TENGAH,7,Manado,45,mancanegara,1,mangapura,1,Manggar,78,Manokwari,159,mansel,1,maros,1,mataram,12,MATENG,5,Mauk,2,Maybrat,1,medan,218,Mekar Baru,1,MEMPAWAH,1,merak,3,merangin,92,MERANTI,964,MERAUKE,2,Merbau,3,Mesuji,75,metro,212,metro lampung,8,meulaboh,1,Minahasa,7,Minahasa Selatan,5,Minahasa Tenggara,2,Minahasa Utara,1,Minut,1,miranti,1,Mojokerto,559,monokwari,2,morowali,29,MOROWALI UTARA,1,MORUT,2,moskow,1,Muara Belida,1,Muara Bulian,1,muara bungo,3,Muara Enim,385,muara Tami,1,Muaro Jambi,4,Mukomuko,81,muratara,458,murung raya,2,Musi Banyuasin,12,MUSI RAWAS,35,musirawas,7,Naibenu,1,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,negara,1,ngawi,1,Nias barat,21,NTB,69,NTT,6,nunukan,23,Ogan Ilir,7,OKI,3,Oku Selatan,511,Oku Timur,47,Opini,11,P. Bharat,1,P.SIANTAR,6,PACITAN,2,Padang,13,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,1,Pagaralam,31,Pagimana,1,Pahuwato,1,Pakpak Bharat,21,Pakuhaji,2,Palangka raya,347,Palas,23,palelawan,33,Palembang,98,pali,2,Palu,170,Paluta,65,Panang Enim,1,pancur batu,1,pande,1,pandegelang,3,Pandeglang,1356,Pangandaran,5,Pangkalan Kerinci,1,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,20,Papandayan,1,Papua,90,PAPUA BARAT,224,parapat,2,PARIAMAN,1,Parigi,6,Parigi Moutong,17,PARIMO,586,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,2,PATI,137,Patia,1,patrol,8,PAYAKUMBUH,4,PEBAYURAN,1,Pekalongan,84,pekan baru,6,Pekanbaru,278,Pekanbaru Riau,627,pelalawan,25,pemalang,3,Pematangsiantar,37,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,penanaman,1,penang Enim,2,Pendidikan,80,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),88,perbaungan,1,perimo,2,peristiwa,16,Permohonan,1,pesawaran,22,Pesisir Barat,1,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,polres Pekalongan,2,Pontianak,1304,Poso,3,prabumulih,1,primo,9,Pringsewu,24,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,PT Bukit Asam,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,7,pulau tidung,1,pulpis,1,purbalingga,5,Purwakarta,1561,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,15,Radar Selebrity,3,ragam,58,raja ampat,6,rambang dangku,1,RANGSANG,11,RANGSANG BARAT,1,rangsang pesisir,3,rantauprapat,1,rejang lebong,1,REMBANG,1,Renah mendalu,1,rengasdengklok,1,rengat,1,Riau,165,Rohil,3,rokan,1,Rokan Hilir,20,rokan hulu,8,Rongurnihuta,1,Sabang,57,Samarinda,59,sambilan,1,SAMPI,1,Sampit,633,Sangatta kutim,1,Sanggau,5,Sangihe,2,sar,1,Sarolangun,457,sekadau,1,SELAT PANJANG,10,SELATPANJANG,2,Selayar,18,selong,3,Semarang,33,Semarapura,17,semende,1,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,SENTANI,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,349,Serdang Bedagai,34,Sergai,31,Seruyan,19,SIAK,14,Sibolga,10,sidikalang,1,SIDOARJO,5,SIDRAP,15,Sigi,102,silaen,1,Simalungun,115,simpang apek,1,Singaparna,7,singaraja,12,SINGKAWANG,3,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,6,sintang,2,situbondo,4,solo,5,SOLOK,8,Solok Selatan,9,Soppeng,37,Sorong,67,Sorong selatan,3,Subang,1068,SUKABUM,1,Sukabumi,504,Sukoharjo,1,Sukra,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,54,sulawesi tenggara,1,Sulbar,96,Sulsel,25,Sulteng,305,Sulut,290,Sumatera Selatan,5,SUMATERA UTARA,5,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,48,Sumbawa,5,Sumbawa Barat(NTB),5,Sumedang,92,sumenep,1,sumsel,41,Sumut,80,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,Sunggal,2,SURABAYA,98,tabanan,119,tajabbarat,1,Takalar,184,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah,1,tanah datar,1,TANAH JAWA,5,Tanah Karo,122,Tangerang,389,Tangerang Selatan,17,Tanjab Barat,955,Tanjab Timur,140,tanjabbar,1,Tanjabtim,1,tanjung agung,5,tanjung balai,4,Tanjung Enim,51,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,TANJUNG PINANG,12,tanjung samak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,4,Tapanuli Tengah,18,Tapanuli Utara,10,tapung,3,tarakan,1,tarutung,1,Tasikmalaya,265,Tebing Tinggi,68,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,11,Teekini,7,Teelini,1,Tegal,21,tekini,5,Telawang,1,teluk bintani,1,teluk buntal,1,telukuantan,1,tembilahan,1,tembuku,1,Teminabuan,5,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,Terjini,2,TERJUN GAJAH,1,Terk,1,Terki,1,Terki i,3,Terkii,1,Terkin,5,Terkini,28862,TERKINIO,1,TERKINIP,2,Terkino,11,terkiri,9,TERKNI,2,Terkuni,1,Terlini,1,Termini,3,ternate,1,Tetkini,1,Timika,1,Toabo,1,toba,22,tolikara,2,tolitol,3,Tolitoli,1176,tolotoli,2,TOMOHON,4,Touna,25,Trenggalek,20,Trkini,1,Tterkini,1,tuba,1,tuba barat,11,Tuerkini,1,Tulang Bawang,14,Tulang Bawang Barat,9,Tulung agung,2,Tulungagung,301,Waisai,23,warseno,1,WAY KANAN,2,wonosari,1,Yogyakarta,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Yayasan Cappa Keadilan Ekologi, Audiens Bersama Bupati Parimo Terkait Progres Program Perhutanan Sosial Di Parimo
Yayasan Cappa Keadilan Ekologi, Audiens Bersama Bupati Parimo Terkait Progres Program Perhutanan Sosial Di Parimo
https://1.bp.blogspot.com/-eoFX2WOiwx8/YUrYVqH3LDI/AAAAAAADmK0/LiXJTqFvH6ctlnqDqe1w9jjJiU15O3RIACLcBGAsYHQ/s320/inCollage_20210922_141328706.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-eoFX2WOiwx8/YUrYVqH3LDI/AAAAAAADmK0/LiXJTqFvH6ctlnqDqe1w9jjJiU15O3RIACLcBGAsYHQ/s72-c/inCollage_20210922_141328706.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2021/09/yayasan-cappa-keadilan-ekologi-audiens.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2021/09/yayasan-cappa-keadilan-ekologi-audiens.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy