BALONPRES 2024:USUL AGAR BRIN DAN KOMPAS KAJI DAN TAWARKAN PEMIMPIN BERKUALITAS-BERINTEGRITAS

Jakarta,RN Sebagai seorang komunikolog, saya mengikuti betul wacana di ruang publik.Saat ini sedang bermunculan, sekalipun nama yang disebut...


Jakarta,RN

Sebagai seorang komunikolog, saya mengikuti betul wacana di ruang publik.Saat ini sedang bermunculan, sekalipun nama yang disebut belum secara eksplisit menyatakan dirinya bersedia menjadi kandidat bakal calon presiden (Balonpres) 2024,berbagai pesan komunikasi politik tentang usung-mengusung dan dukung mendukung dari para aktor politik (bisa individu dan atau kelompok sosial),yang disebut oleh beberapa kalangan sebagai relawan, sekalipun menurut saya, sebutan relawan kepada mereka kurang tepat. 


Saya cenderung menyebutnya sebagai politisi lapangan prakmatis (polatis). Sebab, sejatinya relawan itu harus taat aturan. UU menyebutkan pasangan calon presiden 2024 (Paslon 2024) hanya diusung oleh partai politik, bukan kekuatan politik lainnya. Jadi,setelah partai politik mengusung Paslon Capres-Cawapres 2024, mereka yang sungguh-sungguh relawan baru bisa bergerak/bekerja mendukung kandidat tersebut. Bukan seolah-olah “mendikte” patai politik sebagai salah satu pilar utama dalam tatanan sebuah negara demokrasi, Indonesia misalnya.Jika para Polatis ingin mengusung Paslon Pilpres ke depan, mereka bentuk saja partai politik, atau berjuang agar  UU membolehkan Paslon Pilpres tidak hanya dari partai politik.


Jika kita lihat wacana mereka, para Polatis tersebut seolah “penentu” menyodorkan dan mengusung kandidat tertentu sebagai sosok yang paling tepat menjadi Balonpres 2024 dengan berbagai alasan, antara lain bahwa kandiat yang disodorkan tersebut, berdasarkan beberapa hasil survey berada pada popularitas-elektabilitas tertentu dari responden dan kuesioner yang mereka tetapkan dan susun dengan pola tertentu pula.Sayangnya, survey tersebut tidak pernah dibongkar sebagai bagian dari  strategi komunikasi politik panggung belakang yang dikonstruksi oleh kekuatan kepentingan politik tertentu untuk membangun dan mendongkrak popularitas-elektabilitas sosok yang didukung.  


Padahal,strategi komunikasi politik panggung belakang inilah antara lain merancang,memproduksi berbagai kemasan dan kreatif pesan,lalu mewacanakannya secara masif di ruang pubik dengan mengomptimalkan berbagai sumberdaya proses komunikasi,seperti memanfaatkan sejumlah dari berbagai macam sosial media,termasuk group-group WA.Strategi semacam ini dipastkan mampu memanipulasi dan membius peta kognisi individu maupun kolektivitas di tengah masyarakat.Saya sebut sebagai the power of social media.Kemudian,bisa saja dilanjutkan  survey dengan menyebarkan kuesioner disusun dengan pola tertentu yang hampir dapat diduga, sosok yang bersangkutan berada pada popularitas-elektabilitas tertentu, yang membuat “happy” kandidat yang disurvey.


Jika presiden kita ke depan atas dasar popularitas-elektabilitas, maka akan cenderung membuat kebijakan, program dan tindakan populer asalkan masyarakat “nyaman”.Janji kampanye sebagian  berpotensi tidak direalisasikan optimal. Ia pun tidak mempunyai strategi penyelesaian persoalan secara substansi dan holistik, sehingga memunculkan kembali persoalan-persoalan yang relatif sama pada berbagai bidang kehidupan sosial.Tidak pernah menuntaskan akar masalah.


Misalnya, membangun atas dasar pinjaman dari berbagai negara dan atau perusahaan swasta dari luar negeri.Gaya kepemimpinan semacam ini akan membuat bangsa kita tidak mampu bersaing dengan negara tetangga sekalipun. Dengan demikian, bangsa ini akan terus bergantung bahkan dikendalikan, langsung atau tidak langsung, oleh pemberi pinjaman.Ini masalah yang terus menerus berulang di negeri ini. Pola kepemimpinan semacam ini dilahirkan dari sistem komunikasi politik yang berorientasi pada popularitas-elektabilitas.Untuk itu, menurut hemat saya, negeri ini harus terhindar dari berbagai permainan komunikasi politik seperti itu. 


Bahkan ruang publik kita terjebak dan tercemar oleh ide yang memunculkan sosok popularitas-eleketabilitas semata. Sampai saat ini,sebagai seorang komunikolog, saya melihat ruang publik kita masih jauh dari wacana Balonpres 2024 dari perspektif kualitas-integritas yang dimiliki oleh seorang kandidat.Tidak heran korupsi ada dimana-mana,dari dulu hingga sekarang. Padahal, sungguh banyak tokoh-tokoh di republik ini yang memiliki kualitas-integritas luar biasa dari berbagai aspek, kepemimpinan dan integritas misalnya, sehingga mampu memimpin bangsa ini lebih baik per-lima tahun ke depan, apalagi dua periode, tetapi tidak menunda pemilu dan tidak perlu jabatan presiden tiga periode.Pemimpin atas dasar popularitas-elektabilitas sangat terbuka kemungkinan membuat kebijakan, program, dan tindakan sekedar“menyenangkan” saja dalam jangka pendek,sehingga tetap di bawah kendali kekuatan pemodal dari dalam mapun luar negeri. 


Untuk itu, negeri ini harus bergeser dari mencari pemimpin atas dasar popularitas-eketabilitas ke wacana pemimpin Balonpres 2024 dari perpektif kualitas.-integritas.Lembaga-lembaga penelitian,Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dari pemerintah dan Lembaga Penelitian dan Pemgembangan (Litbang) Kompas dari swasta,misalnya,lebih aktif menawarkan hasil riset tentang sosok pemimpin yang berkualitas-betintegritas. Sebab,lembaga survey yang melakukan penelitian popularitas-elektabiltas sulit diharapkan, karena salah satu di antaranya, kemungkinan mereka kelak bisa jadi berperan langsung atau tidak langsung sebagai konsultan kemenangan dari kandidat atas dasar popularitas-elektabiltas sosok yang bersangkutan. 


Jika BRIN dan Litbang Kompas melakukan banyak penelitian sosok Balonpres 2024 atas dasar kualitas-integritas dan semua hasilnya terus diwacanakan/sosialisasikan secara masif di ruang publik, maka masyarakat akan rindu tokoh Balonpres 2024 yang berkualtas-berintegritas. 


Dengan demikian, keinginan proklamator kita, Presiden Soekarno,yaitu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) dipastikan dapat terwujud tahap demi tahap per lima tahunan, karena Presiden dan Wakil Presiden berkualitas-berintegritas kukuh, tidak  prakmatis dan transaksional sebagai konsekuensi pemimpin popularitas-elektabilitas.


Sebagai tawaran untuk dikaji lebih jauh oleh BRIN dan Kompas, sosok pemimpin berkualitas-berintegritas dari partai politik seperti Surya Paloh,Puan Maharani dan Airlangga Hartarto.Sedangkan dari luar partai politik yaitu Rizal Ramli,Nasaruddin Umar dan Franz Magnis Suseno.(kumbang)

COMMENTS

































Nama

.,3,.berita terkini,11108,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),5,Aceh,34,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,120,ACEH TENGGARA,1,ACEH TIMUR,2,advertorial,10,aek kanopan,1,Aekkanopan,9,agam,18,ALAI.,5,ambon,4,amlapura,43,anjatan,2,Anyer,1,AS,1,Asahan,6,babel,1,badung,179,Bagansiapiapi,4,bakan,1,BALAESANG,1,bali,175,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,16,BANDAR LAMPUNG,31,bandara,6,Bandung,126,Bandung Barat,21,banggai,3,bangka,1,Bangka Belitung,5,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,4,bangli,598,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,22,Banjarnegara,7,bantaeng,46,Banten,108,Banyuasin,6,Banyumas,13,Banyuwangi,148,barito utara,1,Barru,1,Batam,101,batang,67,BATANG HARI,3,batang kuis,3,BATU,7,batu bara,63,baturaja,4,Bekasi,1764,bekasi terkini,3,Bekasi Utara,1,belawan,1,Belitung,198,Belitung Timur,8,Beltim,225,belu,1,benakat,1,bener,1,Bener Meriah,481,BENGKALIS,69,Bengkayang,75,BENGKULU,5,BENGKULU SELATAN,17,BENGKULU UTARA,1,benoa,1,BER,3,BERI,1,beriita terkini,3,berit terkini,2,berita,1,Berita terkini,2846,berita terkini daerah,1,berita terkini.,1,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita terkinu,2,berita tetkini,1,beritaterkini,4,beritq terkini,1,berta terkini,1,Bima,2,binjai,3,Bintan,9,Bintuni,1,Bitung,4,blahbatuh,8,Blitar,15,Blora,2,BMKG,1,BNN,1,Bogor,403,BOGOR TIMUR,71,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,2,bolmong,421,Bolmong raya,3,Bolmong selatan,8,bolmong timur,2,bolmong utara,1,bolmongsiar,1,bolmut,2,BOLNONG,1,bolong mopusi,1,bolsel,7,boltim,18,bone,1,BOYOLALI,2,Brebes,141,bualu,1,Bukit Tinggi,50,bukittinggi,16,buleleng,118,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,Buol,87,BUTENG,1,Catatan Radar Nusantara,8,Ciamis,59,Cianjur,6,Cibinong,6,Cibitung,1,cikampek,36,Cikampek barat,1,Cikande,1,Cikarang,69,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,1,Cilacap,8,Cilegon,35,cilengsi,3,Cileungsi,41,Cimahi,373,Cimanggung,1,Cirebon,415,Cirebon Kota,1,Cisarua,1,Dabo Singkep,266,daer,2,Daerah,7280,daerah Terkini,2,Daik Lingga,3,Dairi,244,Deli Serdang,21,Deli tua,1,demak,29,denpasar,500,Depok,459,derah,5,DIY,3,Dolok,4,Doloksanggul,16,Dompu,2,Donggala,93,donri donri,1,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,82,DPRD LamSel,8,Dumai,19,Dumoga,172,Dumoga Utara,2,duri,1,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,14,ende,2,eretan,1,Erkini,1,Fakfak,2,fakta,1,Garut,75,gianyar,618,gorontalo,61,Gowa,106,Gresik,1,GROBOGAN,1,gunung mas,2,Gunung Putri,2,gunungsitoli,1,HL,8,HSU,1,Hukum,11,HUMAS BELTIM,6,humbahas,3,Indonesia,5,INDRA,1,Indragiri hulu,3,indralaya,44,Indramayu,33,Indrapura,15,info,1,INHIL,2,inhilriau,1,INHU,7,Jabar,19,jaka,2,Jakarta,1393,Jakarta barat,1,jakarta selatan,5,jakarta timur,2,jakarta utara,2,Jambi,152,jateng,3,jatijajar,1,JATIM,4,Jawa Barat,34,Jawa Tengah,7,Jawa Timur,10,Jayapura,27,Jember,8,jembrana,162,Jeneponto,20,Jepara,106,Jombang,4,kab,6,kab .Bandung,203,Kab 50 Kota,4,kab Bandung,30,kab. Agam,1,Kab. Bandung,3827,kab. bekasi,195,Kab. Bogor,19,Kab. Brebes,52,kab. buru,1,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,kab. Garut,1,Kab. Gumas,1,kab. Kajen,1,Kab. Kapuas Hulu,1,kab. Karawang,1,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,54,kab. langkat,2,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,6,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,12,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,53,kab.agam,1,Kab.Bandung,1715,Kab.Bekasi,319,kab.bogor,8,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.garut,2,kab.langkat,1,Kab.Malang,3,Kab.Nganjuk,6,kab.pekalongan,26,Kab.Samosir,8,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,2,Kab.Sumedang,23,Kab.Tangerang,6,kab.Tasikmalaya,13,Kab.Way kanan,7,KABANJAHE,1,kabBandung,2,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,kaimana,4,Kajen,4,Kalbar,580,kalideres,1,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,kalipuro,1,Kalsel,10,Kalteng,264,Kaltim,24,Kampar,118,Kampar Kiri,2,Kampar Riau,198,kapuas,3,Kapuas Hulu,242,kara,1,karangasem,445,Karawang,333,karawang Berita terkini,1,KARIMUN,6,KARIMUN - RN,1,KARO,27,katapang,1,KATINGAN,6,keban agung,1,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,55,KEEROM,25,Kendari,4,kepahiang,4,KEPRI,2,Kepulauan Riau,10,Kerinci,22,KETAPANG,10,klungkung,404,KOBAR,1,Kolaka Utara,1,Kominfo Kab.Bekasi,34,Korupsi,9,kota agung,1,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,4,KOTA MANNA,2,KOTA METRO,27,kota pekalongan,8,Kota Sorong,7,kotabaru,1,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,3,Kotamobagu,90,kotawaringin barat,3,KOTAWARINGIN TIMUR,3,KOTIM,9,kriminal,5,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,9,kuansing,11,kuantan,1,kuantan Sengingi,4,kubu,1,kubu raya,8,KUDUS,123,Kuningan,934,kupang,2,kuta,1,kuta badung,1,KUTAI KERTANEGARA,9,Kutai Timur,12,Kutim,6,l,1,Labuhan Bajo,1,Labuhan Batu,10,Labura,406,Lahat,31,LAMBATA,1,Lamongan,3,Lampung,80,Lampung Barat,119,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,62,Lampung Tengah,20,Lampung Timur,465,Lampung Utara,768,LAMPUNGUTARA,1,lampura,12,landak,5,langkat,5,langsa,2,LANTAMAL V,86,LANTAMAL X JAYAPURA,20,lawang kidul,45,lebak,179,LEMBATA,7,LIMAPULUHKOTA,6,Lingga,972,liwa,9,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,3,Lombok,6,Lombok barat,4,Lombok tengah,13,lombok timur,132,Lombok Utara,1,LOTIM,12,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,17,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,16,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,7,Lumanjang,1,Luwu,2,Luwuk,7,m,1,Mabar,1,madina,1,Magelang,2,mahakam hulu,1,majaleMajalengka,1,Majalengka,598,majalengMajalengka,1,majalenMajalengka,1,majalMajalengka,1,majaMajalengka,1,majene,3,makasar,2,makassar,182,malaka,1,Malang,185,Maluku,5,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,1,MAMAJU.RN,3,MAMASA,185,MAMUJU,188,MAMUJU TENGAH,7,Manado,47,mancanegara,1,mandau,1,mangapura,1,Manggar,85,Manokwari,159,mansel,1,maros,1,mataram,12,MATENG,5,Mauk,2,Maybrat,1,medan,221,Mekar Baru,1,melawi,2,MEMPAWAH,1,merak,3,merangin,92,MERANTI,967,MERAUKE,2,Merbau,3,Mesuji,75,metro,212,metro lampung,8,meulaboh,1,Minahasa,7,Minahasa Selatan,5,Minahasa Tenggara,2,Minahasa Utara,1,Minut,1,miranti,1,Mojokerto,559,monokwari,2,morowali,29,MOROWALI UTARA,1,MORUT,3,moskow,1,Muara Belida,1,Muara Bulian,1,muara bungo,3,Muara Enim,560,muara Tami,2,Muaro Jambi,4,Mukomuko,81,muratara,534,murung raya,2,Musi Banyuasin,12,MUSI RAWAS,35,musirawas,7,Naibenu,1,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,negara,3,ngawi,1,Nias barat,21,NTB,74,NTT,9,nunukan,25,Ogan Ilir,7,OKI,3,OKU,2,Oku Selatan,532,Oku Timur,52,Opini,11,P. Bharat,1,P.SIANTAR,6,PACITAN,2,Padang,13,Padang Lawas,14,PADANG PANJANG,2,Pagaralam,34,Pagimana,1,Pahuwato,1,Pakpak Bharat,21,Pakuhaji,2,Palangka raya,347,Palas,23,palelawan,38,Palembang,101,pali,2,Palu,187,palu utara,1,Paluta,66,Panang Enim,2,pancur batu,1,pand,1,pande,1,pandegelang,3,Pandeglang,1685,Pangandaran,13,Pangkalan Kerinci,1,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,21,Papandayan,1,Papua,91,PAPUA BARAT,224,parapat,2,PARIAMAN,3,Parigi,6,Parigi Moutong,19,PARIMO,1031,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,13,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,2,PATI,171,Patia,1,patrol,13,PAYAKUMBUH,8,PEBAYURAN,1,Pekalongan,84,pekan baru,6,Pekanbaru,280,Pekanbaru Riau,1022,pelalawan,25,pemalang,3,Pematangsiantar,37,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,penanaman,1,penang Enim,2,Pendidikan,80,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),116,perbaungan,1,perimo,2,peristiwa,16,Permohonan,1,pesawaran,22,Pesisir Barat,1,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,polres Pekalongan,2,ponorogo,1,Pontianak,1346,Poso,4,prabumulih,1,primo,9,Pringsewu,25,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,PT Bukit Asam,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,7,pulau tidung,1,pulpis,1,purbalingga,5,Purwakarta,1819,Purwokerto,1,Putussibau,53,Radar Artikel,19,Radar Selebrity,3,ragam,58,raja ampat,6,rambang dangku,1,RANGSANG,11,RANGSANG BARAT,1,rangsang pesisir,3,rantauprapat,1,rejang lebong,1,REMBANG,1,Renah mendalu,1,rengasdengklok,1,rengat,1,Riau,174,Rohil,3,rokan,1,Rokan Hilir,46,rokan hulu,9,Rongurnihuta,1,Sabang,57,Samarinda,60,sambilan,1,sampang,9,SAMPI,1,Sampit,652,Sangatta kutim,1,Sanggau,6,Sangihe,2,sar,1,Sarolangun,460,sekadau,1,SELAT PANJANG,10,SELATPANJANG,2,Selayar,18,selong,3,Semarang,43,Semarapura,41,semende,1,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,SENTANI,1,sentul,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,400,Serdang Bedagai,35,Sergai,31,Seruyan,19,SIAK,16,siak hulu,3,Sibolga,131,sidikalang,1,SIDOARJO,6,SIDRAP,15,Sigi,103,silaen,1,Simalungun,121,simpang apek,1,Singaparna,8,singaraja,18,SINGKAWANG,9,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,6,sintang,4,situbondo,5,solo,5,SOLOK,14,Solok Selatan,9,Soppeng,37,Sorong,67,Sorong selatan,3,Subang,1367,SUKABUM,1,Sukabumi,566,Sukoharjo,1,Sukra,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,56,sulawesi tenggara,1,Sulbar,222,Sulsel,28,Sulteng,313,Sulut,298,Sumatera Selatan,5,SUMATERA UTARA,5,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,53,Sumbawa,5,Sumbawa Barat(NTB),5,Sumedang,118,sumenep,2,sumsel,43,Sumut,104,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,Sunggal,2,SURABAYA,102,Surakarta,1,tabanan,239,tajabbarat,1,Takalar,184,talangpadang,3,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah,1,tanah datar,2,TANAH JAWA,5,Tanah Karo,122,Tangerang,409,Tangerang Selatan,81,tanggamus,50,Tanjab Barat,970,Tanjab Timur,140,tanjabbar,1,Tanjabtim,1,tanjung agung,8,tanjung balai,4,Tanjung Enim,65,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,TANJUNG PINANG,12,tanjung samak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,5,Tapanuli Tengah,75,Tapanuli Utara,21,tapung,3,tapung hulu,1,tarakan,1,tarutung,2,Tasikmalaya,313,Tebing Tinggi,69,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,11,Teekini,10,Teelini,1,Tegal,28,tekini,5,Telawang,1,teluk bintani,1,teluk buntal,1,telukuantan,5,tembilahan,2,tembuku,2,Teminabuan,5,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,Terjini,3,TERJUN GAJAH,1,Terk,1,Terki,1,Terki i,3,Terkii,1,Terkiji,4,Terkimi,1,Terkin,6,Terkin8,1,Terkini,37526,Terkinii,1,TERKINIO,1,TERKINIP,2,Terkino,11,Terkinu,1,terkiri,9,TERKNI,2,Terkuni,2,Terlini,2,Termini,4,ternate,1,Tetkini,8,Timika,1,Toabo,1,toba,33,tolikara,2,tolitol,3,Tolitoli,1285,tolotoli,3,TOMOHON,4,Touna,27,Trenggalek,20,Trkini,1,Tterkini,1,tuba,1,tuba barat,11,Tuerkini,1,Tulang Bawang,14,Tulang Bawang Barat,9,Tulung agung,2,Tulungagung,302,Twrkini,1,ubud,16,Waibakul,1,Waisai,23,warseno,1,WAY KANAN,2,wonosari,1,Yogyakarta,7,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: BALONPRES 2024:USUL AGAR BRIN DAN KOMPAS KAJI DAN TAWARKAN PEMIMPIN BERKUALITAS-BERINTEGRITAS
BALONPRES 2024:USUL AGAR BRIN DAN KOMPAS KAJI DAN TAWARKAN PEMIMPIN BERKUALITAS-BERINTEGRITAS
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3ZjMICw8r-gI5vyKD0SkbQYFR2Pa8PI9oTdvMAkqiduLVL-Owkhxeu1zITEziSbr59ZuyEhUIjj6WQQG8bTKRq4iccBKYJpUfE_NrX8plrChTXpCu3nhHB2Bjzl_TLXbOgOUYo7W_pXvAWHRES-SLwZS3-vKqSrUSmFdIXyXmyEOl0xIc4I36jQZl/s320/IMG-20220531-WA0067.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3ZjMICw8r-gI5vyKD0SkbQYFR2Pa8PI9oTdvMAkqiduLVL-Owkhxeu1zITEziSbr59ZuyEhUIjj6WQQG8bTKRq4iccBKYJpUfE_NrX8plrChTXpCu3nhHB2Bjzl_TLXbOgOUYo7W_pXvAWHRES-SLwZS3-vKqSrUSmFdIXyXmyEOl0xIc4I36jQZl/s72-c/IMG-20220531-WA0067.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
https://www.radarnusantara.com/2022/05/balonpres-2024usul-agar-brin-dan-kompas.html
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/
https://www.radarnusantara.com/2022/05/balonpres-2024usul-agar-brin-dan-kompas.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy