Uu Kritik Wacana Sertifikasi Ulama

Tasikmalaya, RN Wacana sertifikasi bagi Ulama dalam melakukan da'wah  mendapat banyak kritikan. Karena hal tersebut di nilai sebagai pe...

Tasikmalaya, RN
Wacana sertifikasi bagi Ulama dalam melakukan da'wah  mendapat banyak kritikan. Karena hal tersebut di nilai sebagai pembatas bahkan penghalang bagi syiar agama islam yang selama ini di nilai sudah berjalan dengan baik.

Tanpa terkecuali, Uu Ruzhanul Ulum yang juga bupati Tasikmalaya, kamis (2/02/2017) menolak wacana tersebut. Sebagai seorang muslim yang besar di pesantren, dirinya menilai jika kebijakan tersebut justeru kurang pas.

Menurutnya, sebagai khotib atau penda'wah sudah ada aturan dalam fiqih, yakni taat dan patuh dalam menjalankan syariat Islam.

"saya tidak sepaham kalau pemerintah akan menerbitkan sertifikat untuk khotib atau penda'wah, karena saya nilai kurang pas," jelas Uu.

Secara hukum,  syarat dalam berda'wah, sudah jelas, untuk menjadi khotib ada syarat dan rukunnya, bahwa syarat dan rukun khotib itulah yang seharusnya menjadi pedoman dalam khutbah Jum'at.

"masa iya akan ada tambahan syarat dan rukun yang dikeluarkan pemerintah, kalo begitu pemerintah mengatur agama, bukanya agama yang menjadi pedoman menata negara dan masyarakat." terangnya.

Uu menegaskan, sebagai seorang muslim dirinya memandang jika ini terjadi maka pemerintah di nilai kaku dalam mengambil kebijakan.

"seharusnya, pemerintah benar benar mendalami, mengkaji, mempelajari lebih dalam tentang aturan, syarat dan rukun sebagai khotib. Sudah ribuan tahun syarat dan rukun khotib ini ada," ulasnya.

Uu yang juga cucu ulama besar Jawa barat tersebut meminta pemerintah  meningkatkan kembali pemahaman, pengkajian, mengenai syarat dan rukun Khutbah Jum'at.

"Penerbitan sertifikat  untuk khotib akan menimbulkan pengkerdilan bahkan pembunuhan karakter terhadap ulama, dan saya berharap agar kiranya menteri agama RI mengurungkan niat pemerintah untuk sertifikasi bagi khotib atau penda'wah,". Pungkasnya. (Dof)

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,30,Banda Aceh,2,Bandung,24,Bangka Belitung,1,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,5,Banyuasin,4,Banyuwangi,6,Batam,14,Bekasi,156,Belitung,27,Beltim,63,Bener Meriah,45,Bengkayang,20,Berita terkini,66,Bintan,2,BNN,1,Bogor,62,Bola,1,Brebes,24,Ciamis,8,Cianjur,1,Cibinong,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,19,Cirebon,82,Daerah,2827,Dairi,15,Deli Serdang,6,Depok,38,Dolok,2,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,2,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,3,Jakarta,114,Jambi,6,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jayapura,1,Jember,1,Kab. Brebes,1,Kab. Kuningan,3,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,5,Kab. Tasikmalaya,6,Kab.Bandung,93,Kab.Bekasi,23,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,5,Kalbar,11,Kalsel,6,Kalteng,28,Kaltim,12,Kapuas Hulu,73,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kediri,1,Kerinci,3,Korupsi,5,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,91,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,6,Lampung Barat,8,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,90,Lampung Utara,52,Lingga,166,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,4,Luwuk,6,Magelang,1,Majalengka,19,Malang,16,Maluku,1,Manado,1,Manokwari,3,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,83,Muara Belida,1,Muara Enim,54,Musi Banyuasin,4,Nasional,4,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,18,Oku Timur,4,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,176,Palangkaraya,23,Palas,6,Palembang,10,Palu,32,Paluta,1,Pandegelang,15,Pandeglang,44,Pangkalpinang,2,Papua,4,Parigi,4,Parlemen,29,Pasaman,4,Pasuruan,1,Patia,1,Pekanbaru,7,Pematangsiantar,3,Pendidikan,66,Polhukam,129,Pontianak,8,Pulang Pisau,2,Purwakarta,136,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,13,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,10,Sampit,140,Sarolangun,45,Selayar,10,Seram Bagian Barat,1,Serang,11,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,23,Sukabumi,28,Sulawesi,1,Sulteng,123,Sulut,96,Sumbar,2,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,48,Sungai Penuh,1,Tangerang,50,Tanjab Barat,100,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,12,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,28,Tebing Tinggi,38,Tegal,9,Terkini,3170,Tolitoli,4,Touna,1,Tulang Bawang,2,Tulungagung,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Uu Kritik Wacana Sertifikasi Ulama
Uu Kritik Wacana Sertifikasi Ulama
https://lh3.googleusercontent.com/-pUCq17SBFnQ/WJMmYMKcSuI/AAAAAAAAEh4/OZyJbwFExVA/s640/IMG-20170202-WA0001.jpg
https://lh3.googleusercontent.com/-pUCq17SBFnQ/WJMmYMKcSuI/AAAAAAAAEh4/OZyJbwFExVA/s72-c/IMG-20170202-WA0001.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/02/uu-kritik-wacana-sertifikasi-ulama.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/02/uu-kritik-wacana-sertifikasi-ulama.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy