Meningkatkan Mutu Pendidikan, SMA Negeri 1 Sumber Tarik Iuran ke Orang Tua Siswa

Cirebon, RN LSM Peduli Pendidikan dan Kesehatan (PP-Kes) Kabupaten Cirebon banyak menerima pengaduan dari masyarakat terkait dengan ma...

Cirebon, RN
LSM Peduli Pendidikan dan Kesehatan (PP-Kes) Kabupaten Cirebon banyak menerima pengaduan dari masyarakat terkait dengan masih adanya berbagai iuran ataupun penarikan dana oleh sekolah. Ada yang berupa sumbangan untuk pembuatan wc, pagar sekolah, dll. Ada juga yang berbentuk infak.

Terkait dengan pungutan dan sumbangan di sekolah SMA Negri 1 Sumber,  Herman. Mengungkapkan Peraturan Menteri Nomor 44 Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan Pada Satuan Pendidikan. Dalam peraturan ini membedakan antara pungutan dan sumbangan.

Dijelaskannya. Pungutan adalah penerimaan biaya pendidikan baik berupa uang dan atau barang atau jasa pada satuan pendidikan yang berasal dari peserta didik atau orang tua wali murid secara langsung yang bersifat wajib, mengikat, serta jumlah dan jangka waktu pemungutannya ditentukan oleh satuan pendidikan dasar.

"Sementara, Sumbangan adalah penerimaan biaya pendidikan baik berupa uang atau barang atau jasa yang diberikan oleh peserta didik, orang tua wali murid, perseorangan atau lembaga lainnya kepada satuan pendidikan yang bersifat sukarela, tidak memaksa, tidak mengikat, dan tidak ditentukan oleh satuan pendidikan baik jumlah maupun jangka waktu pemberiannya”. Jelas Herman Ketua LSM PP-Kes Kepada RN di Cirebon, Senen (14/8).

Dalam pungutan sumbangan di SMA Negri 1 Sumber yang yelah ditentukan dengan besaran sumbangan oleh pihak komite bersma pihak sekolah dengan nominal persiswa Rp 1.750.000,- dengan dicicil tiga kali angsuran pembayaran itu dinyatakan sudah menyalahi aturan yang ada. Terlebih, menurut salah satu orang tua siswa mengatakan, setelah mengikuti rapat dengan komite, masing-masing wali murid harus menandatangi surat penryataan yang dibuat oleh sekolah.

Sementara, dalam rapat orang tua siswa dengan komite dan pihak sekolah, dalam forum itu tidak pernah memaparkan penggunaan dana BOS (Biaya Oprasional Siswa) dan dana bantuan lannya pada orang tua siswa dan tidak adanya transfarmasi baik terhadap orang tua murid maupun kepublik. Sedangkan menurutnya. Dalam aturan petunjuk teknis BOS sendiri sudah dituangkan tentang transfarmasi publik.

“Setiap dana yang dipungut atau sumbangan yang diterima oleh satuan pendidikan wajib dilaporkan dan dipertanggungjawabkan kepada pemangku kepentingan, terutama orang tuan atau wali peserta didik, komite sekolah, dan penyelenggara satuan pendidikan”. Tegas Herman.

Untuk itu menurutnya. Menteri, atau pemerintah daerah dapat membatalkan pungutan atau sumbangan apabila penyelenggara atau satuan pendidikan melanggar peraturan perundang-undangan, atau meresahkan masayarakat. Jika ada satuan pendidikan yang melakukan pungutan dan bertentangan dengan peraturan ini, wajib mengembalikan sepenuhnya kepada orang tua/wali murid.

Seperti diketahui. Persoalan itu berawal adanya dugaan pungutan kelas 10 naik kekelas 11 di SMA Negri 1 Sumber Kab. Cirebon Jawa Barat. Sekolah berdalih hasil dana sumbangan kelas 11 berjumlah kurang lebih 400 siswa itu akan digunakan untuk pembangunan ruang kelas baru sementara. Untuk memenuhi itu persiswa dikenakan dana iuran sebesar Rp 1.750.000,-

Kepala sekolah H Konadi SPd MPd melalui Humas SMA Negri 1 Sumber Widodo membenarkan adanya pertemuan komite sekolah dan wali murid kelas 11 untuk membicarakan dana sumbangan pembangunan ruang kelas baru. Akan tetapi dijelaskannya. Untuk rincian anngarannya tidak begitu memahami, karena menurutnya, saat diadakan rapat itu pihaknya tidak mengikutinya.

“Maaf Mas, biasanya setiap rapat yang berkaitan dengan persoalan kegiatan sekolah slalu menghadiri, karena berketepan ada urusan lain rapat antara komite dan wali murid kelas 11 prihal dana sumbangan pada hari itu tidak mengikutinya. Artinya, pemaparan rincian alokasi dana sumbangan itu tidak tau percis mengetahuinya”. Tutur Widodo.

Ditempat sama Ketua Komite Ikhwani berkilah. Persoalan berkenaan dengan dana iuran siswa kelas 11 sudah jauh hari dibicarakan dengan kepala sekolah, hal itu untuk memenuhi dak rehab sebanyak 6 kelas yang sampai saat itu belum dapat terpenuhi dengan alasan terbentur dana.

“Atas persoalan itu, Kami sepakat dengan sekolah untuk membicarakan dengan pihak wali murid kelas 10 yang sekarang naik kelas 11 menyangkut pembiayaannya. Dan jujur, angka nominal itu tidak mengikat akan tetepi atas kesepakatan rapat waktu itu”. Ujar Ikhwani. (Hasan/Riston)

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,30,Banda Aceh,2,Bandung,21,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,4,Banyuasin,4,Banyuwangi,6,Batam,12,Bekasi,140,Belitung,25,Beltim,60,Bener Meriah,45,Bengkayang,20,Berita terkini,61,Bintan,2,BNN,1,Bogor,54,Bola,1,Brebes,16,Ciamis,8,Cianjur,1,Cibinong,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,19,Cirebon,80,Daerah,2534,Dairi,15,Deli Serdang,6,Depok,37,Dolok,2,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,2,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,1,Jakarta,104,Jambi,5,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jember,1,Kab. Brebes,1,Kab. Kuningan,2,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,2,Kab.Bandung,85,Kab.Bekasi,21,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,5,Kalbar,11,Kalsel,6,Kalteng,28,Kaltim,11,Kapuas Hulu,62,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kerinci,3,Korupsi,4,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,83,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,6,Lampung Barat,5,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,82,Lampung Utara,52,Lingga,127,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,4,Luwuk,4,Magelang,1,Majalengka,18,Malang,16,Manado,1,Manokwari,2,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,82,Muara Belida,1,Muara Enim,48,Musi Banyuasin,4,Nasional,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,15,Oku Timur,4,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,172,Palangkaraya,23,Palas,6,Palembang,10,Palu,32,Paluta,1,Pandegelang,15,Pandeglang,27,Pangkalpinang,2,Papua,4,Parigi,4,Parlemen,29,Pasuruan,1,Patia,1,Pekanbaru,4,Pematangsiantar,3,Pendidikan,57,Polhukam,127,Pontianak,7,Pulang Pisau,2,Purwakarta,99,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,6,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,10,Sampit,127,Sarolangun,40,Selayar,10,Serang,11,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,22,Sukabumi,28,Sulawesi,1,Sulteng,114,Sulut,83,Sumbar,2,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,46,Sungai Penuh,1,Tangerang,45,Tanjab Barat,69,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,9,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,27,Tebing Tinggi,20,Tegal,9,Terkini,2856,Tolitoli,4,Touna,1,Tulang Bawang,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Meningkatkan Mutu Pendidikan, SMA Negeri 1 Sumber Tarik Iuran ke Orang Tua Siswa
Meningkatkan Mutu Pendidikan, SMA Negeri 1 Sumber Tarik Iuran ke Orang Tua Siswa
https://1.bp.blogspot.com/-a5ZNkLJk2aU/WZFjvvhTWWI/AAAAAAABNT8/GjMQZLaTPhc5KM8mmTk6S3wqAlSyxkdBwCLcBGAs/s640/Untitled%2B2.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-a5ZNkLJk2aU/WZFjvvhTWWI/AAAAAAABNT8/GjMQZLaTPhc5KM8mmTk6S3wqAlSyxkdBwCLcBGAs/s72-c/Untitled%2B2.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/08/meningkatkan-mutu-pendidikan-sma-negeri.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/08/meningkatkan-mutu-pendidikan-sma-negeri.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy