Oknum TNI Diduga Menjadi Dalang Pengusiran Paksa Direksi RS. Budi Lestari

Bekasi, RN. Lagi-lagi oknum TNI bermain api belum lama ini kekisruhan Rumah Sakit Budi Lestari kian memanas dengan pengusiran paksa...

Bekasi, RN.
Lagi-lagi oknum TNI bermain api belum lama ini kekisruhan Rumah Sakit Budi Lestari kian memanas dengan pengusiran paksa direksi dengan melibatkan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dengan berpakaian lengkap ala gerakan G.30 S PKI, hingga direksi Rumah Sakit Budi  Lestari ketakutan dan gemetaran akibat ulah oknum yang mengatas namakan danramil 01 kranji kota Bekasi.

Perseteruan Rumah Sakit Budi  lestari tidak seharusnya melibatkan tentara berpakaian lengkap dengan seragamnya akan tetapi ada pihak yang lebih berwewenang yaitu polisi wilayah Bekasi barat atau kranji, dan bukan tentara ini jelas merusak tugas dan fungsi tentara jelas sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya  kepada media ini. ketika konfirmasi kepada Danramil 01 Kranji Kota Bekasi Mayor Inf. Rahmad Triyono S.Ag Rabu, 20 September 2017 di ruang kerjanya, mengatakan kalau keberadaan angotanya adalah murni untuk pengamanan di wilayah Babinsa I kayu ringan kota Bekasi.

Kekisruhan  antara  keluarga kakak beradik  pemilik RSBL yang terletak di Jl. KH Noer Ali No. 2 Bekasi Selatan Kalimalang salah satunya yang menjadi ahli waris Titi yang menjadi Direktur Utama,  dimana selama menjabat  Direktu Utama Titi berjuang keras dan membenahi manajemet yang amburadul disemua sector baik manajement keuangan,perizinan pajak dll, ungkapnya kepada media ini.

RSBL berdiri sejak tahun 1984 adalah warisan keluarga sampai saat dikelola oleh ibu Titi pada tahun 2014, sebelumnya seperti benang kusut dan rumah sakit tersebut pernah dipimpin oleh orang lain salah satunya bekas Pimpinan RSUD Pasar Rebo yang tidak bersedia disebutkan namanya dan beliau, berkerja hanya bertahan 3 bulan saja dan mengatakan RSBL kondisinya sangat parah harus dipimpin oleh orang yang super tegas sehingga ibu Titi yang 25 tahun berada di Australia pulang ke Indonesia untuk menyelamatkan asset keluarga warisan orang tua yang bergerak dibidang kesehatan yaitu RSBL yang sampai sekarang masih dalam perkara kisruh keluarga. Titi menambahkan kalau keberadaannya di rumah sakit Budi Lestari bukan untuk menguasai dan berambisi untuk menjadi direktur titi lebih mengedepankan rasa prihatin keberadaan manajement rumah sakit dengan rasa prihatin dan meneteskan air mata mengatakan permohonan maaf yang sebesar besarnya kalau ada yang melukai perasaan keluarga termasuk oknum tentara yang menganggap saya [titin red] ingin menguasai rumah sakit yang saat ini saya perjuangkan.

Dalam kekisruhan Managemen RSBL antar keluarga telah dicampuri oleh adik ipar sendiri seorang Pamen TNI berpangkat Kolonel  angkatan Darat yang berinisial (TL) suami dari adik no. 2.

Menurut ibu Titi semua itu atas prakarsa yang didalangi oleh Pamen tersebut sehingga sejak September 2016 RSBL sering didatangi tentara baju loreng dari jajaran Koramil 01 Kranji tanpa di undang pemilik rumah sakit. Senin 18 September 2017 kekisruhan hebat terjadi dilantai dasar ada 4 orang pemilik mendatangi karyawan dan juga mendatangi ibu Titi meminta data rumah sakit dengan cara paksa dan ada orang mengaku pengacara menyebutkan nama Haposan Situmorang dan 4 orang temannya tapi tidak menunjukkan surat kuasa, di saat terjadi ketegangan ditempat kejadian ada 2 oknum TNI mengaku bahwa keberadaannya disana atas laporan masyarakat karena mau ada keributan hal itu disampaikan Sertu Sutrisno Babinsa kelurahan Kayu ringin, akan tetapi menurut ibu Titi Dirut RSBL kehadiran oknum tentara tersebut harus dipertanyakan kepada komandannya karena kehadirannya tidak jelas.

“Tidak jelas tujuannya, tidak mungkin hal semacam itu terjadi secara tiba-tiba. Karena hal tersebut tidak berkaitan dengan masalah Institusi Militer walaupun sebenarnya kami masih keluarga besar tentara tapi saya yakin ini pasti ulah dari seorang oknum Militer pangkat Kolonel alias (TL) yang adalah adik ipar saya sendiri dengan tujuan supaya saya benar-benar hengkang dari tempat ini,” demikian penuturan ibu Titi.sampai berita ini diturunkan oknum TNI  ( TL)  belum dapat di konfirmasi terkait kekisruhan yang melibatkan oknum tentara berpakaian lengkap yang selalu mendatangi rumah sakit budi lestari tanpa undangan dan surat tugas resmi.  ( rt/red)

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,24,Banda Aceh,2,Bandung,20,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,3,Banyuasin,3,Banyuwangi,5,Batam,10,Bekasi,132,Belitung,17,Beltim,56,Bener Meriah,41,Bengkayang,18,Berita terkini,58,Bintan,2,BNN,1,Bogor,51,Bola,1,Brebes,13,Ciamis,7,Cianjur,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,17,Cirebon,75,Daerah,2154,Dairi,15,Deli Serdang,6,Depok,36,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,2,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,1,Jakarta,99,Jambi,5,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jember,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,2,Kab.Bandung,82,Kab.Bekasi,18,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,4,Kalbar,8,Kalsel,6,Kalteng,25,Kaltim,9,Kapuas Hulu,57,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kerinci,3,Korupsi,4,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,64,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,5,Lampung Barat,3,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,72,Lampung Utara,52,Lingga,56,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,3,Luwuk,4,Magelang,1,Majalengka,13,Malang,16,Manado,1,Manokwari,2,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,70,Muara Belida,1,Muara Enim,43,Musi Banyuasin,1,Nasional,1,Ogan Ilir,2,Oku Selatan,14,Oku Timur,3,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,156,Palangkaraya,21,Palas,6,Palembang,9,Palu,32,Paluta,1,Pandegelang,15,Pandeglang,6,Pangkalpinang,2,Papua,4,Parigi,4,Parlemen,29,Pasuruan,1,Pekanbaru,2,Pematangsiantar,3,Pendidikan,51,Polhukam,125,Pontianak,6,Pulang Pisau,2,Purwakarta,81,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,6,Sampit,111,Sarolangun,35,Selayar,10,Serang,9,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,20,Sukabumi,25,Sulawesi,1,Sulteng,96,Sulut,76,Sumbar,2,Sumedang,1,sumsel,2,Sumut,40,Sungai Penuh,1,Tangerang,38,Tanjab Barat,46,Tanjab Timur,14,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,8,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,22,Tebing Tinggi,10,Tegal,9,Terkini,2468,Tolitoli,4,Tulang Bawang,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Oknum TNI Diduga Menjadi Dalang Pengusiran Paksa Direksi RS. Budi Lestari
Oknum TNI Diduga Menjadi Dalang Pengusiran Paksa Direksi RS. Budi Lestari
https://2.bp.blogspot.com/--uEA5baCqDk/WeA6PqbLY2I/AAAAAAABQF8/vyFTWtNv1zUcggGTbMopHUCalIiiTl3PgCLcBGAs/s320/az.jpg
https://2.bp.blogspot.com/--uEA5baCqDk/WeA6PqbLY2I/AAAAAAABQF8/vyFTWtNv1zUcggGTbMopHUCalIiiTl3PgCLcBGAs/s72-c/az.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/09/oknum-tni-di-duga-menjadi-dalang.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/09/oknum-tni-di-duga-menjadi-dalang.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy