Distribusi Pupuk Bersubsidi di Patia Kab. Pandeglang Diduga Syarat Penyimpangan

Pandeglang, RN. Penyimpangan pupuk bersubsidi rentan terjadi ditingkat pengecer resmi seperti yang terjadi di kecamatan patia kabup...

Pandeglang, RN.
Penyimpangan pupuk bersubsidi rentan terjadi ditingkat pengecer resmi seperti yang terjadi di kecamatan patia kabupaten pandeglang baru baru ini.  Hal itu mengemuka berkat informasi dari masyarakat sehingga team investigasi Radar Nusantara melakukan penelusuran terhadap dugaan penyimpangan distribusi  pupuk bersubsidi itu.

Khafidz, sebagai pemilik/penanggung jawab  pengecer  pupuk bersubsidi "KIOS SRI MULYA" NO SPJB 07/CV. SMA/1/2016 yang beralamat di kampung sanggoma  desa patia kec patia kabupaten pandeglang banten kepada radarnusantara.com  (09/10) menuturkan, "Saya memang  pemilik sekaligus penanggung jawab  Kios Sri Mulya beralamat di kp sanggoma desa patia yang kini dikelola oleh Ulum  dan saya juga memiliki   kios lagi  di kampung  dungus saur desa surianeun  yang izin usahanya digabung dengan yang di kp sanggoma ( 2 kios 1 ijin) yang dikelola langsung oleh saya.
Beberapa hari ke belakang, bahwa  pengelola kios saya yang berada di kampung sanggoma desa patia  Kecamatan Patia yaitu Ulum (45thn)  tanpa sepengetahuaan dan ijin dari saya  telah menjual pupuk bersubsidi  ke wilayah kecamatan sukaresmi (beda kecamatan) dengan ditukar dengan gabah, padahal kios saya itu dalam  RDKKnya hanya untuk desa patia dan desa turus", tambahnya.

Sementara itu,  Syarif warga desa kubang kampil kecamatan sukaresmi  saat dikonfirmasi via telepon genggam  (12/10) membenarkan, "Betul saya sudah menerima kiriman pupuk bersubsidi sebanyak  kurang lebih 10 ton (sepuluh ton)  untuk warga sukaresmi yang diambil dari kios pupuk yang dikelola  saudara Ulum yang bealamat di kampung sanggoma desa patia Kecamatan Patia sekitar seminggu yang lalu dan pupuk bersubsidi tersebut sudah  dikirimkan langsung kepada  H Akid dan Habibi keduanya beralamat  di kampung bakung desa/kecamatan Sukaresmi ", ucapnya.

Pupuk tersebut diangkut  dengan menggunakan  mobil bak terbuka jenis L300  Sopirnya  bernama Jaed sebanyak 2X , tambahnya.

IPIT PRIYATNA, Aktivis dari  LSM Aliansi Banten Menggugat (LSM ABM) ketika dikonfirmasi radarnusantara.com mengatakan " bahwa praktek kotor seperti itu tidak boleh terjadi.

INI JELAS  BENTUK PELANGGARAN.....

Aturannya pengecer hanya boleh menjual kepada petani yang sesuai dengan wilayahnya masing-masing desa yang tercantum dalam RDKK.  "Pengecer nakal itu  melanggar  Peraturan Menteri Perdagangan No 15 Tahun 2013 tentang  Pengadaan dan Penyaluran Pupuk  Bersubsidi".

Saya mohon kepada  Team Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam hal ini kordinasi Sekda, Distan, disperindag dan dinas koperasi termasuk  kejaksaan dan kepolisian  agar mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran, sesuai  dengan  prinsip 6 TEPAT yaitu : JENIS, JUMLAH, HARGA, TEMPAT, WAKTU DAN MUTU, dan segala bentuk penyimpangan  harus ditindak sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku. (IWAN RN)

COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Nama

.berita terkini,36,Aceh,10,ACEH SINGKIL,46,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,1,ambon,1,BALAESANG,1,balut.berita terkini,1,Banda Aceh,3,Bandung,34,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,25,Barru,1,Batam,57,batang,2,Bekasi,264,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,3,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1629,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,146,Bola,1,bolmong,104,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,38,Bukit Tinggi,15,Buol,24,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,10,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,169,Dabo Singkep,81,Daerah,6176,Dairi,54,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,15,Ekonomi,3,Garut,13,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,209,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,28,Jombang,3,kab,1,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,8,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,220,Karawang,27,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,12,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,12,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,81,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,32,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,223,Lampung Utara,70,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,479,Loksado,1,Lombok,4,lotim.berita terkini,23,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,69,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,10,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,146,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,87,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,126,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,12,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,13,Palu,85,Paluta,6,Pandeglang,535,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,2,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,127,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,372,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,78,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,213,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,7,Sigi,20,Simalungun,24,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,31,Subang,33,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,30,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,5,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,19,Tambraw - RN,1,Tangerang,277,Tanjab Barat,293,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,42,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,Terkini,6582,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,311,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,8,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,77,Waisai,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Distribusi Pupuk Bersubsidi di Patia Kab. Pandeglang Diduga Syarat Penyimpangan
Distribusi Pupuk Bersubsidi di Patia Kab. Pandeglang Diduga Syarat Penyimpangan
https://1.bp.blogspot.com/-BgiI5YivPCQ/Wd8InxNBwDI/AAAAAAABQEY/F910b6cP1hI_eYXoBXWSLFrvxi53S8JeQCLcBGAs/s320/as.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-BgiI5YivPCQ/Wd8InxNBwDI/AAAAAAABQEY/F910b6cP1hI_eYXoBXWSLFrvxi53S8JeQCLcBGAs/s72-c/as.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/10/distribusi-pupuk-bersubsidi-di-patia.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/10/distribusi-pupuk-bersubsidi-di-patia.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy