Oknum ELM PT. Kaltim Prima Coal Berkilah Lagi

Kaltim, RN Permasalahan eks kelompok tani karet lestari dan pihak manajemen PT. Kaltim Prima Coal (KPC) tak berujung pangkal apa meman...

Kaltim, RN
Permasalahan eks kelompok tani karet lestari dan pihak manajemen PT. Kaltim Prima Coal (KPC) tak berujung pangkal apa memang perlu sentuhan tangan TUHAN karena kebenaran itu sudah menjadi barang langka di wilayah Kutai Timur.

Permasalahan eks kelompok tani karet lestari dengan perusahaan sebesar PT. KALTIM PRIMA COAL yang biasa biasa saja tapi dibuat luar biasa oleh oknum oknum yang bersarang dalam tubuh PT. KPC. Untuk penyelesaian masalah lahan masyarakat dan bukan rahasia lagi bagi masyarakat Kutim sengketa lahan masyarakat dengan PT. KPC harus diselesaikan dengan hati dan orang orang bersih bisa membedakan hak dan yang bukan hak, sehingga carut marut tidak berlarut larut. Tak seorangpun masyarakat di Kutim yang mengaku-ngaku kalau memang bukan haknya, tapi keluguan itu yang di salah artikan oleh pihak manajemen PT. KPC untuk dijadikan obyek bagi bagi rezeki  dengan kelompok merek, tentu masyarakat yang jadi tumbalnya. 

Laporan ke pihak aparat setempat sudah tak terhitung, buntut buntutnya tidak sedikit masyarakat yang jadi pesakitan seperti yang dialami Pak Abdullah contohnya. Tim RADAR NUSANTARA yang selalu aktif memantau permasalahan eks kelompok tani karet lestari dengan pihak PT. KPC selalu menemui jalan buntu untuk membuktikan kebenaran yang ABSOLUT. Apakah masyarakat atau oknum BS manajemen PT. KPC yang benar? yang pasti semua ini jadi polemik yang tidak berkesudahan.

Pernah suatu kali oknum BS cs melontarkan kata kata bahwa oknum LM dan RM dari kelompok tani <POKTAN> kelompok tani karet lestari surat menyuratnya tidak valid alias abal abal, tetapi ketika diajak cek lokasi pihak PT. KPC tidak bergeming bahkan mereka mengatakan luas dan jumlah ganti rugi  tidak sesuai NJOP atau tepatnya sesuka masyarakat saja, ini kan sebuah pengakuan kenapa tidak ada tindak lanjutnya ????????

Begitu pula obyek yang jadi sengketa area sudah dibebaskan di tahun 2009/2011 tambah oknum BS ini, pertanyaannya siapa yang menerima ganti rugi tersebut pihak PT. KPC pun complain dengan masyarakat via pengacaranya yang bernama Ujang. Bayangkan di tahun 1993 ada pemilik lahan yang usianya kisaran 11 sampai 15 tahun, nah masalah usia ini yang jadi bahan keganjilan menurut pihak PT. KPC atau layak tidaknya mereka ganti rugi bukan benar tidaknya kepemilikan lahan tersebut yang dicuatkan agar permasalahan jadi clear. Begitu pula pihak PT. KPC meragukan pendampingan kuasa hukum yang mendampingi Poktan Karet Lestari ini sudah pembunuhan karakter namanya, belum lagi tanam tumbuh lahan lahan tersebut ditanami kelapa sawit sejak tahun 2011 hingga 2017 berapa ton kerugian kami kalau hasil perhektarnya 5 ton kali 310 hektar dan berapa harga sawit dipasaran sekarang ini sementara lahan karet lestari yang pernah dibebaskan tapi tidak merata hanya milik a/n Jumul 12,3 ha di tahun 2011, di lahan I a/n Hasanuddin seluas 1,5 ha di tahun 2011 juga, sedangkan lahan II a/n Salehudin 10 ha di tahun 2017.

Adapun surat induk yang dipinjam oknum ELM dengan dalih akan diperlihatkan ke atasannya sampai sekarang tak tentu rimbanya yang belakangan ini jadi masalah sampai sekarang, adapun kejanggalan lain yang digarap sejak tahun 1993 justru menuai masalah baru, penyebabnya ketidaksesuaian usia pemilik lahan tepis PT. KPC. Kendati ada sanggahan dari M. TAHIR (36 tahun) kalau dia memang menggarap lahan bersama bapaknya sejak tahun 1993 dimana salahnya? kok masalah usia dibuat blunder, bukan keabsahan dan kepemilikan tanah yang harusnya dicuatkan untuk meredam carut marut ini. (MAWAN RN)

COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,30,Banda Aceh,2,Bandung,21,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,3,Banyuasin,4,Banyuwangi,6,Batam,12,Bekasi,140,Belitung,25,Beltim,60,Bener Meriah,45,Bengkayang,20,Berita terkini,61,Bintan,2,BNN,1,Bogor,54,Bola,1,Brebes,16,Ciamis,8,Cianjur,1,Cibinong,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,19,Cirebon,80,Daerah,2494,Dairi,15,Deli Serdang,6,Depok,37,Dolok,2,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,2,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,1,Jakarta,103,Jambi,5,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jember,1,Kab. Brebes,1,Kab. Kuningan,2,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,2,Kab.Bandung,85,Kab.Bekasi,18,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,5,Kalbar,11,Kalsel,6,Kalteng,28,Kaltim,11,Kapuas Hulu,59,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kerinci,3,Korupsi,4,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,79,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,6,Lampung Barat,5,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,81,Lampung Utara,52,Lingga,117,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,4,Luwuk,4,Magelang,1,Majalengka,18,Malang,16,Manado,1,Manokwari,2,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,82,Muara Belida,1,Muara Enim,48,Musi Banyuasin,4,Nasional,2,Ogan Ilir,2,Oku Selatan,14,Oku Timur,3,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,171,Palangkaraya,23,Palas,6,Palembang,10,Palu,32,Paluta,1,Pandegelang,15,Pandeglang,24,Pangkalpinang,2,Papua,4,Parigi,4,Parlemen,29,Pasuruan,1,Patia,1,Pekanbaru,4,Pematangsiantar,3,Pendidikan,56,Polhukam,127,Pontianak,7,Pulang Pisau,2,Purwakarta,98,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,5,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,10,Sampit,126,Sarolangun,40,Selayar,10,Serang,11,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,22,Sukabumi,28,Sulawesi,1,Sulteng,112,Sulut,83,Sumbar,2,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,46,Sungai Penuh,1,Tangerang,45,Tanjab Barat,65,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,9,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,27,Tebing Tinggi,19,Tegal,9,Terkini,2816,Tolitoli,4,Touna,1,Tulang Bawang,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Oknum ELM PT. Kaltim Prima Coal Berkilah Lagi
Oknum ELM PT. Kaltim Prima Coal Berkilah Lagi
https://1.bp.blogspot.com/-ZByp4-3b_-s/WgVHJZMdWhI/AAAAAAABRhI/R3g3bnKcyLU8jMJi4mgludHn1WBgW3cdwCLcBGAs/s640/Z1.bmp
https://1.bp.blogspot.com/-ZByp4-3b_-s/WgVHJZMdWhI/AAAAAAABRhI/R3g3bnKcyLU8jMJi4mgludHn1WBgW3cdwCLcBGAs/s72-c/Z1.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/11/oknum-elm-pt-kaltim-prima-coal-berkilah.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/11/oknum-elm-pt-kaltim-prima-coal-berkilah.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy