Ngaku Intel Korem, Pemuda Pengangguran Rampas Mobil Warga

Riau, RN Sungguh keterlaluan perbuatan yang dilakukan seorang pemuda pengangguran Deni Syaputra 22 thn warga pasir putih Pandau Jaya, ...

Riau, RN
Sungguh keterlaluan perbuatan yang dilakukan seorang pemuda pengangguran Deni Syaputra 22 thn warga pasir putih Pandau Jaya, Kec. Siak Hulu, teganya dia merampas Mobil  Lira Moryta yang sedang dikendarai di jalan sudirman di Cafe karambie mudo (Cafe  kelapa muda) samping Hotel Pangeran bahkan untuk menakut nakuti si pengendara mobil itu, dia mengaku sebagai Intel Korem.

Awalnya kata korban, "beberapa bulan yang lalu saya  mengajukan kredit kendaraan roda empat jenis mobil Kijang Inova BM 1076 TI  di perusahaan Citifin Multi Finance, di jalan sukarno hatta, melalui  Robi selaku  marketing perusahaan tersebut, dengan ketentuan kredit setiap bulannya selama 3 tahun yang sudah disepakati para pihak, dan kami tetap bayar setiap bulannya," ungkap korban ke Radar Nusantara 5 Des 17.

Robi sebagai karyawan perusahaan selalu menagih cicilan ke rumah Korban dengan menggunakan kwitansi biasa, menurut korban (Lira Moryta) warga Jln. Utama Kel. Simpang Tiga Kec. Bukit Raya, untuk pengurusan pengambilan mobil ke perusahaan Citifin Multi Finance juga Robi, ungkapnya.

"Setelah saya bayar 6 bulan pihak perusahaan tidak mengakui karena kata kepala cabang perusahaan tersebut (Jamhadi) saya baru bayar 4 bulan, yang 2 bulan lagi tidak di setorkan oleh Robi, sekarang Robinya sudah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO)," ungkap korban. 

"Sekarang Robi bukan karyawan kami lagi," ungkap Jamhadi di hadapan korban.

Di tempat yang berbeda wartawan Radar Nusantara mempertanyakan melalui WA Kasrem Riau terkait pengakuan Deni Syaputra sebagai Intel Korem, hal tersebut dijelaskannya, "Saya ga pernah lihat orang ini di Korem apalagi sebagai Intel Korem, tangkap saja orang ini amankan dan infokan ke saya, kalau sudah ditangkap, nanti saya kirim Damtim Intel Korem dan POM," demikian yang disampaikan Kasrem Riau melalui pesan WA nya ke wartawan RN. 

"Sebenarnya saya (Lira moryta, Red) mau membawa orang tua saya ke Rumah Sakit Umu ternyata di jalan mobil saya dirampas secara paksa dan teganya dia (Andi colector) menyeret orang tua saya keluar mobil sehingga orang tua saya terjatuh ke jalan, karena saya tidak terima maka kejadian tersebut saya  menghubungi Deni Syaputra yang mengaku Intel Korem (Deni Syaputra) yang saya kenal beberapa bulan yang lalu, dalam pembicaraan melalui telpon seluler Intel Korem gadungan tersebut meyakinkan saya, 'tenang kak kalau mobil kakak di ambil kecil urusannya tu saya tembak perutnya kakak tunggu di situ sebentar lagi saya datang' sambil memutuskan sambungan selulernya," ungkap korban.

"Selang beberapa menit Intel Korem gadungan tersebut datang ke tempat kejadian mobil saya ditahan debkolector ACC (Andi)  pengakuannya anggota TNI yang sudah di pecat bahkan ketika orang tua saya jatuh di jalan dia tidak peduli dan mengucapkan kata kata kasar mati aja kau ini modusmu pura pura sakit, sedangkan orang tua saya sampai sekarang masih di rawat di rumah sakit, sungguh kejam yang mereka lakukan," ungkap korban dengan berurai air mata.

Intel gadungan tersebut (Deni Syaputra) mengancam Andi, "kamu tugas dimana dan leting tahun berapa kalau kamu berani mengambil kendaraan keluarga saya maka kamu berhadapan dengan saya demikian kata mereka dihadapan saya," ungkap korban.

"Ternyata semuanya itu permainan sandiwara mereka untuk merampas mobil saya dengan alasan Mobil saya di amankan  di  Korem, kalau kakak mau menjemput mobil kakak datanglah ke Korem kata Andi meyakin kan saya," ungkap korban, ternyata mereka tim debcollector yang di suruh pihak PT Citifin Syariah cabang Pekanbaru.

"Karena saya diperlakukan tidak manusiawi Sabtu 2 Des 17 saya mendatangi  Polresta Pekanbaru dan Polda Riau untuk melaporkan perbuatan mereka, namun apa hendak di kata ternyata petugas Polresta Pekanbaru dan Polda Riau  yang tidak saya kenal namanya itu mengatakan laporan ibu tidak bisa saya terima karena masih berurusan dengan leasing (utang piutang)," ungkap korban dengan wajah kecewa  ke awak media.

Dengan wajah kecewa korban membuat pengaduan ke Polda Riau Rabu 6 Des 2017 melalui Kuasa Hukumnya Jamadi Sipahutar SH dan korban berharap dia (Lira Moryta) mendapat keadilan melalui  pengaduan ini saya berharap kepada para penegak hukum dan pembawa keadilan proses sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara kita, ungkapnya. (1020)

***Ket foto : Deni saputra ngaku  intel korem.



COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Nama

Aceh Tengah,32,Banda Aceh,2,Bandung,24,Bangka Belitung,1,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,5,Banyuasin,4,Banyuwangi,6,Batam,14,Bekasi,158,Belitung,31,Beltim,65,Bener Meriah,49,Bengkayang,20,Berita terkini,68,Bintan,2,BNN,1,Bogor,62,Bola,1,Brebes,25,Ciamis,8,Cianjur,1,Cibinong,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,19,Cirebon,82,Daerah,2863,Dairi,15,Deli Serdang,6,Depok,39,Dolok,2,Doloksanggul,3,Donggala,2,Ekonomi,2,Garut,7,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,3,Jakarta,115,Jambi,7,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jayapura,1,Jember,1,Kab. Brebes,1,Kab. Kuningan,3,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,5,Kab. Tasikmalaya,7,Kab.Bandung,93,Kab.Bekasi,23,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,5,Kalbar,11,Kalsel,6,Kalteng,28,Kaltim,12,Kapuas Hulu,73,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kediri,1,Kerinci,3,Korupsi,5,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,91,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,6,Lampung Barat,8,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,90,Lampung Utara,52,Lingga,167,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,4,Luwuk,6,Magelang,1,Majalengka,19,Malang,16,Maluku,1,Manado,1,Manokwari,3,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,88,Muara Belida,1,Muara Enim,54,Musi Banyuasin,4,Nasional,4,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,18,Oku Timur,4,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,176,Palangkaraya,23,Palas,6,Palembang,10,Palu,32,Paluta,1,Pandegelang,15,Pandeglang,45,Pangkalpinang,2,Papua,4,Parigi,4,Parlemen,29,Pasaman,4,Pasuruan,1,Patia,1,Pekanbaru,7,Pematangsiantar,3,Pendidikan,66,Polhukam,129,Pontianak,8,Pulang Pisau,2,Purwakarta,136,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,13,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,10,Sampit,141,Sarolangun,45,Selayar,10,Seram Bagian Barat,1,Serang,11,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,23,Sukabumi,28,Sulawesi,1,Sulteng,124,Sulut,96,Sumbar,2,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,48,Sungai Penuh,1,Tangerang,51,Tanjab Barat,104,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,12,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,28,Tebing Tinggi,38,Tegal,9,Terkini,3208,Tolitoli,4,Touna,1,Tulang Bawang,2,Tulungagung,10,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Ngaku Intel Korem, Pemuda Pengangguran Rampas Mobil Warga
Ngaku Intel Korem, Pemuda Pengangguran Rampas Mobil Warga
https://1.bp.blogspot.com/-KzhpqJP_epc/WiinClkAQzI/AAAAAAABTDE/zRTrCTejVRMDAn3c7OFr20vvOVoqEJjxACLcBGAs/s640/Z1.bmp
https://1.bp.blogspot.com/-KzhpqJP_epc/WiinClkAQzI/AAAAAAABTDE/zRTrCTejVRMDAn3c7OFr20vvOVoqEJjxACLcBGAs/s72-c/Z1.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/12/ngaku-intel-korem-pemuda-pengangguran.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/12/ngaku-intel-korem-pemuda-pengangguran.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy