Ketua LSM RP NKRI Akan Lapor ke Kejari, Kadis Dinsos dan Kordinator Pendamping Angkat Bicara Soal Dugaan Pungli Jamsosratu

Pendamping Dianggap Tak Becus Bekerja Pandeglang, RN Program jamsosratu adalah  program inovasi Gubernur Banten yang memadukan progr...

Pendamping Dianggap Tak Becus Bekerja
Pandeglang, RN
Program jamsosratu adalah  program inovasi Gubernur Banten yang memadukan program keluarga harapan dengan program Asuransi Kesejahteraan Sosial (Askesos)  yang merupakan Program Kementrian Sosial  Republik Indonesia  dengan tujuan untuk meningkatkan keberdayaan sosial  rumah tangga sangat miskin dalam rangka mengentaskan  kemiskinan yang dilaksanakan  berpedoman pada Peraturan Gubernur Banten  No 02 tahun 2013 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu di Provinsi Banten. 

Tujuan dan rencana pemerintah tentulah sangat baik namun pada implentasinya  program tersebut dikotori ulah beberapa oknum-oknum yang berorientasi pada uang dan kesempatan  seolah HALAL, HARAM, HANTAM.

Maraknya dugaan pungli dan pemotongan di beberapa desa di kecamatan patia  kabupaten pandeglang provinsi banten dalam pembagian dana Jamsosratu (jaminan sosial rakyat banten bersatu) untuk penerima manfaat yang terjadi belum lama ini menimbulkan polemik yang berkepanjangan  dikalangan masyarakat  disaat harga beras  sedang melambung tinggi, infrastruktur yang  rusak parah, jembatan yang ambruk dan sebagian petani dihadapkan dengan hama padi serta genangan air hingga ancaman banjir kini melanda beberapa desa yang membuat bertambahnya persoalan di masyarakat patia.

Dari hasil investigasi dan   konfirmasi tim  radarnusantara.com  ke beberapa nara  sumber (seperti diberitakan sebelumnya) didesa  idaman, cimoyan, desa patia dan kini ternyata  terjadi pula didesa pasirgadung  diduga telah terjadi pemungutan atau   pemotongan dana dari  Program Jamsosratu .  Penerima manfaat dipungut  mulai dari  Rp. 400.000,-  hingga Rp500.000,-    bahkan ada pula yang mengaku dipungut  Rp.1.200.000,-.  Penerima  manfaat yang seharusnya menerima  Rp.2.250.000,- namun karena dipotong oleh oknum akhirnya nilainya berkurang.

Ami (22 thn) didampingi suaminya (Satiri)  saat di konfirmasi tim  radarnusantara.com  dikampung kalahang Rt 01 Rw 03 desa pasir gadung menjelaskan,  "Saya adalah penerima manfaat program jamsosratu sejak membuat rekening di Bank BJB Panimbang sekitar akhir bulan desember yang lalu,  ATM, buku rekening dan nomor PIN  awalnya saya terima dari  bank tetapi pada saat diperjalanan pulang diambil oleh Pak Suhandi sebagai RT dengan alasan pengamanan", terangnya.

Lanjut Ami, Dikantor desa pasir gadung saya terima uang bantuan jamsosratu sebesar Rp. 1.850.000,-dari Carik Heri dan setelah pergi saya dipanggil lagi oleh carik heri dan meminta uang lagi  sebanyak Rp.800.000,-  akhirnya saya serahkan saja, jadi uang yang saya terima hanya Rp.1.050.000,-  (satu juta lima puluh ribu rupiah) yang hadir pada saat pembagian uang itu Kepala Desa Sukrama,  Sekdes Heri Purnama, Ahmad dan warga  Penerima Manfaat.

"Waktu meminta uang Rp 800.000,- ada yang  ngomong, "Kalu tidak dikasih maka tahun yang akan datang tidak akan dapat lagi, karena saya takut dibilang begitu akhirnya terpaksa uang tersebut saya serahkan saja",  pungkas  Ami dengan nada sedih.

Yance, Ketua DPD LSM Rakyat Peduli Negara Kesatuan Republik Indonesia (LSM RP NKRI) kepada tim radarnusantara.com mengatakan, "Terus terang saya merasa pungli dalam pembagian dana jamsosratu  di patia sudah diambang batas kewajaran,  bayangkan masa ada pungli hingga  lebih dari 50 persen ? Ini sudah keterlaluan, ini uang hak orang miskin, menurut saya hal ini terjadi bisa dimungkinkan akibat kurang pembinaan dari Dinsos Pandeglang terhadap para pendamping sehingga pendamping tak becus bekerja yang berakibat maraknya  pungli", terang Yance.

Lanjutnya, Menyikapi hal ini saya tak bisa berdiam diri apalagi mendengar penerima manfaat sampai ada yang menangis ketika uang jamsosratu dipungut lebih dari 50 %  saya akan membantu masyarakat penerima manfaat  untuk  melaporkan kejadian ini ke Kejari Pandeglang dalam waktu dekat ini,  pungkasnya. 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang saat dikonfirmasi tim radarnusantara.com dikantornya,  Tati Suwagiharti, menyampaikan,  "Sebenarnya ini tidak terjadi apa apa, ini hanya miskomunikasi aja, itu hanya keikhlasan masyarakat karena telah dibantunya untuk hal administrasi,  tranportasi pembuatan ATM dan adanya saldo yang mengendap. Silahkan investigasi kebawah kalau memang benar silahkan "RESIKO HUKUM TANGGUNG SENDIRI" paparnya jumat (19/01/2018)

Diwaktu terpisah, Riza Juli, Kordinator Pendamping Jamsosratu Kabupaten Pandeglang dihubungi via telepon genggam Selasa (23/01/2018) ke radarnusantara.com,  "Saya sebagai Kordinator Pendamping Jamsosratu akan   menindaklanjuti adanya informasi dugaan pungli saya akan turun kelapangan, jika memang terjadi adanya kerugian penerima manfaat jamsosratu maka saya menghimbau agar para pihak yang berkompeten (perangkat desa dan pendamping)  agar  mengembalikan uang tersebut  secepatnya jangan sampai ada implikasi hukum", terangnya singkat. (Iwan RN )

COMMENTS

Nama

Aceh,1,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,44,Banda Aceh,3,Bandung,29,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,11,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,18,Barru,1,Batam,51,Bekasi,232,Belitung,38,Beltim,70,Bener Meriah,64,Bengkayang,24,BER,1,Berita terkini,521,Bintan,8,BNN,1,Bogor,144,Bola,1,bolmong,78,bolmong utara,1,boltim,6,Brebes,38,Bukit Tinggi,10,Buol,16,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,42,Cirebon,152,Dabo Singkep,48,Daerah,6044,Dairi,48,Deli Serdang,6,Depok,87,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,6,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,2,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,183,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jepara,18,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,127,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,2,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,203,Karawang,3,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,8,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,112,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,3,Labura,28,Lahat,12,Lampung,9,Lampung Barat,24,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,131,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,435,Loksado,1,Lombok,3,lotim.berita terkini,6,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,58,Maluku,3,Maluku tengah,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,7,Mekar Baru,1,Mesuji,56,metro,14,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,134,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,13,Natuna,67,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,104,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,10,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,6,Palembang,12,Palu,77,Paluta,1,Pandeglang,531,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,2,Parlemen,31,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,98,Pematangsiantar,26,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,74,Pilkada,1,Polhukam,143,Politik,1,Pontianak,41,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,315,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,69,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,5,Sampit,184,sar,1,Sarolangun,72,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,Sigi,19,Simalungun,21,Solok Selatan,7,Sorong,21,Subang,29,Sukabumi,49,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,8,sulawesi tengah,20,Sulsel,6,Sulteng,175,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,15,Tangerang,252,Tanjab Barat,269,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,36,Tebing Tinggi,61,Tegal,11,Terkini,6487,terkiri,2,Tolitoli,236,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,54,Waisai,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Ketua LSM RP NKRI Akan Lapor ke Kejari, Kadis Dinsos dan Kordinator Pendamping Angkat Bicara Soal Dugaan Pungli Jamsosratu
Ketua LSM RP NKRI Akan Lapor ke Kejari, Kadis Dinsos dan Kordinator Pendamping Angkat Bicara Soal Dugaan Pungli Jamsosratu
https://1.bp.blogspot.com/-BIppbpf2byQ/Wmf09JVAsvI/AAAAAAABV6Q/DT1Ae2ZBgJMfXYQ6sb8-EGj_fxShlj3ngCLcBGAs/s400/af.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-BIppbpf2byQ/Wmf09JVAsvI/AAAAAAABV6Q/DT1Ae2ZBgJMfXYQ6sb8-EGj_fxShlj3ngCLcBGAs/s72-c/af.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/01/ketua-lsm-rp-nkri-akan-lapor-ke-kejari.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/01/ketua-lsm-rp-nkri-akan-lapor-ke-kejari.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy