“Predator Anak Dibawah Umur yang Sudah ditetapkan Tersangka Masih Berkeliaran”

Pekanbaru, RN Sudah hampir memasuki  4 bulan pelaku pencabulan anak di bawah umur   Zubir sony  yang berpropesi sebagai Guru olahraga ...

Pekanbaru, RN
Sudah hampir memasuki  4 bulan pelaku pencabulan anak di bawah umur   Zubir sony  yang berpropesi sebagai Guru olahraga di salah satu sekolah  SMPN 4 Tambang Desa Tarai kec Tambang Kab Kampar, namun sampai saat ini pelaku belum juga berhasil di tangkap, padahal pelaku sudah di tetapkan tersangka berdasarkan laporan Polisi, Nomor: LP/07/I/2018 tgl 19 januari 2018, di polsek Tambang.

Dengan belum tertangkapnya pelaku orang tua korban sanggat kwatir  dan merasa tidak nyaman dan meras was-was,  sebab anaknya sampai saat ini masih trauma terhadap pelaku, bukan tidak mungkin pelaku mengulangi perbuatannya  bejatnya lagi,  seperti yang menimpa anak saya, saya berharap kepada penegak hukum menangkap pelaku, dan saya sangat menyayangkan sikap pihak dinas pendidikan Kab Kampar yang memindahkan oknum guru cabul tersebut ke sekolah lain, padahal laporan saya baru dua hari diterima oleh penyidik polsek tambang, kuat dugaan ada oknum dinas pendidikan yang sengaja melindungi pelaku.    

Kejadian biadap ini terjadi ketika  sang guru cabul   menjuruh (bunga) nama samaran  membersihkan gudang olahraga sekolah tersebut selama 2 minggu, karena korban  dituduh  telah  melakukan kesalahan berphoto dengan abang kelasnya, bahkan dia (guru cabul) menuding saya sudah tidak perawan lagi ungkap korban, ternyata ini  hanya akal-akalanya agar mendapat  kesempatan melampiaskan nafsu birahinya  ungkap  korban sambil berlinang air mata.

Lanjut korban tak lama kemudian sang guru cabul tersebut menghampiri diri saya yang sedang membersihkan gudang sekolah, sambil memeluk paksa tubuh saya dia (guru cabul)  memasukan tangannya kedalam baju saya, serta  meremas payudara saya secara paksa, kemudian mulut saya di sumpalnya  dengan  tangannya, seketika itu juga tangganya menghajar mahkota kewanitaan saya dengan secara paksa dia (Zubir Sony Red)  mamasukan jari tangannya ke bagian kewanitaan saya, sehinga bagian kewanitaan saya  perih dan sakit ketika buang air kecil, ungakap korban dengan wajah trauma.

Tak terima anak kandungnya jadi pelampiasan nafsu bejat sang guru cabul tersebut, orang tua korban melaporkan kejadian biadap itu kepolsek tambang, tentang tindak pidana perbuatan cabul anak di bawah umur, yang terjadi kamis11 januari 2018 sekirajam 12.00 wib  di dalam gedung sekolah SMPN 4 Tambang, sesuai dengan Nomor LP /07/I/2018.

Sek TBG Kepsek SMPN 4 Tambang ketika di kunjungi RN membenarkan kejadian tersebut dia ( zubir sony Red) sudah tidak mengajar lagi di sekolah SMPN 4 Tamabang, sebab yang bersangkuta sudah di pindahkan oleh pihak dinas Penididkan Kab Kampar, ke sekolah SMP lain  di daerah Kec Kampar kiri, namun untuk  selanjutnya saya tidak tau pasti sekolahnya, tutupnya.

Kanit Reskrim Polsek Tambang,Iptu Zulfatrianto SH menyampaikan melalui telfon  selulernya, ya sampai saat ini tim penyidik polsek tambang sudah kordinasi dengan polsek polsek yang ada di Riau, untuk mencari Pelaku, bahkan kami dari tim penyidik polsek tambang memburu pelaku sampai ke kabupaten Pelalawan,untuk mencari info keberadannya kami sudah sampikan juga kepada kepala Dinas penididikan Kab Kampar, agar menginformasikan keberadan pelaku,namun sayangnya pihak dinas penidikan Kab Kampar se olah olah melinduudung pelaku, pasalnya sudah tiga kali surat di layangkan oleh polsek Tambang,namun sampai saat ini belum juga ada jawaban, sementara pelaku tidak pernah masuk dinas sebagai pengajar, namun gajinya tetap berjalan, kalau tidak juga di temukan maka akan  kita keluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) Tim Buser  polsek tambang tetap mengejar pelaku walapun dia (oknum guru cabul Red) lari ke daerah lain wajib kita kejar, bagi masyarakat yang mengetahui keberadan pelaku kami berharap tolong di informasikan kantor polsi terdekat, terangya ke RN 13 maret 2018.

Konon kabarnya oknum guru cabul yang mempunyai dua Orang istri, dipindahkan dari Kab Pelalawan ke kab Kampar juga melakukan perbuatan yang sama,namun korban korban yang lain tidak melaporkan ke penegak Hukum sehinga dia (Zubir Sony) bebas berkeliaran mencari mangsa barunya seperti yang dialami korban diatas, diharapkan kepada penegak Hukum dan ( KPAI )  Komosi perlindunga anak Indonesia mengawal kasus ini, sebab diduga sudah banyak anak dibawah umur yang jadi korbannya, seperti kita ketahui Bahwa anak-anak adalah Aset Negara wajib untuk dilindung, sebab ditangan merekalah kelanjutan Negara ini ungakp salah seorang pakar social dan politik. Sampai berita ini dilansir, pihak Dinas Pendidikan Kampar belum bisa dihubungi. Dan diikuti edisi berikutnya tentang perkembangan kasus guru cabul tersebut. (Kumbang)

COMMENTS

Nama

Aceh,10,ACEH SINGKIL,9,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,45,ambon,1,Banda Aceh,3,Bandung,29,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,22,Barru,1,Batam,54,batang,2,Bekasi,254,Belitung,40,Beltim,74,Bener Meriah,79,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1065,Bintan,8,Blitar,2,BNN,1,Bogor,145,Bola,1,bolmong,88,bolmong utara,1,boltim,8,Brebes,38,Bukit Tinggi,13,Buol,21,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,159,Dabo Singkep,67,Daerah,6111,Dairi,48,Deli Serdang,6,Depok,89,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,10,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,5,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,196,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jeneponto,1,Jepara,24,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,128,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,2,Kab.Sumedang,7,KABUPATEN SINJAJ,1,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,4,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar,3,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,212,Karawang,11,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,10,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,114,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,52,Lahat,12,Lampung,17,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,5,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,164,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,459,Loksado,1,Lombok,4,lotim.berita terkini,17,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,63,Maluku,3,Maluku tengah,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,10,Mekar Baru,1,Mesuji,58,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,140,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,77,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,113,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,11,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,7,Palembang,12,Palu,80,Paluta,1,Pandeglang,532,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,7,Parlemen,32,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,113,pelalawan,1,Pematangsiantar,26,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,Polhukam,145,Politik,1,Pontianak,44,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,355,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,75,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,12,Sampit,201,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,Sigi,19,Simalungun,23,Sinjai,3,Solok Selatan,7,Sorong,24,Subang,32,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,29,sulawesi tengah,27,Sulsel,6,Sulteng,176,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,17,Tangerang,267,Tanjab Barat,281,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,36,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,Terkini,6529,terkiri,2,Tolitoli,265,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,68,Waisai,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: “Predator Anak Dibawah Umur yang Sudah ditetapkan Tersangka Masih Berkeliaran”
“Predator Anak Dibawah Umur yang Sudah ditetapkan Tersangka Masih Berkeliaran”
https://3.bp.blogspot.com/-ka_P6WZ9GwA/WqeM6W182qI/AAAAAAABZvk/CBYFFFOtN-MiksB8O-h0cIFXQQnuu6drQCLcBGAs/s320/ww.bmp
https://3.bp.blogspot.com/-ka_P6WZ9GwA/WqeM6W182qI/AAAAAAABZvk/CBYFFFOtN-MiksB8O-h0cIFXQQnuu6drQCLcBGAs/s72-c/ww.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/03/predator-anak-dibawah-umur-yang-sudah.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/03/predator-anak-dibawah-umur-yang-sudah.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy