“Pemerintah Subang Tutup Mata”

Retribusi Hasil Obyek Wisata Pantai Pondok Bali Di Duga Menjadi Ajang Bancakan Oleh Para Oknum Subang, radarnusantara Kabupaten Subang...

Retribusi Hasil Obyek Wisata Pantai Pondok Bali Di Duga Menjadi Ajang Bancakan Oleh Para Oknum

Subang, radarnusantara
Kabupaten Subang adalah salah satu Kabupaten di Jawa Barat yang kaya akan Lokasi wisata sehingga banyak di kunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, terutama saat hari libur. Hal tersebut tentu saja seharusnya berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kab. Subang dari sektor Pariwisata yang grafiknya naik secara signifikan.
Namun berdasarkan pantauan, salah satu obyek wisata yang bernama Pondok Bali yang berlokasi di Pantai Utara Kota Subang, tepatnya di Desa Mayangan Kecamatan Legon kab.Subang Prov.Jabar kini mulai tercium aroma tidak sedap.

Diduga kuat, uang hasil Retribusi area tersebut dijadikan ajang bancakan Para Oknum pengelola. Sementara pengunjung kian hari makin meningkat, untuk masuk saja harga di bandrol Rp.15.000/orang pada hari libur, dan Rp,10.000 /Orang pada hari biasa. Belum lagi tambahan biaya parkir kendaraan untuk roda Dua di Bandrol Rp.5.000 dan roda Empat Rp.10.000,-. Tapi transparansi terkait uang tersebut hingga saat ini remang-remang terkesan di jadikan ajang bancakan oleh para oknum. Dan pertanyaannya adalah, Kemana uang itu…..??? “Pemda Subang tutup mata” seolah-olah tidak mengetahui dan menutupi hasil retribusi obyek wisata pantai pondok bali.

Salah satu narasumber yang berhasil dikonfirmasi oleh RN, Sugandi salah seorang tokoh masyarakat yang juga sudah pernah ikut berperan menginvestasi obyek Wisata Pantai Pondok Bali pada (tahun 2012), mengatakan justru dirinya merasa dirugikan oleh para oknum tersebut.

Pembangunan pos Tiket Masuk, lening pengurugan aset Jalan masuk tempat Wisata Pantai Pondok Bali, menghabiskan dana Rp.786,000,000, saya menginvestasikan dana karena sudah mendapat Persetujuan Pihak Pemkab Subang dan DPRD subang, persetujuan secara lisan hasil musyawarah bersama, antara pihak Pemkab, yang menjanjikan akan diberi surat kontrak pengelolaan Obyek wisata Pantai Pondok Bali oleh Pemkab subang pada saat itu,” ungkapnya.

Namun janji tinggalah janji, Sugandi mencoba konfirmasi dengan pihak terkait Pemkab Subang, sama sekali tidak ada kepastian hukum bahkan terkesan di abaikan, hingga kini (tahun 2018) Sugandi menanggung kerugian Rp.786,000,000,- yang belum kembali satu peserpun akibat ulah beberapa gelintir Oknum Pejabat Pemkab Subang dan Anggota Dewan Kabupaten Subang.

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Desa Mayangan Kecamatan Legon Kabupaten Subang, Haerudin dalam pernyataannya ketika berhasil ditemui tim Radar Nusantara beberapa waktu lalu, menyatakan bahwa untuk mendapatkan Rekomendasi, dirinya diharuskan membayar Rp.18.000.000;-(Delapan Belas Juta Rupiah) berdasarkan surat Rekomendasi dari Pemkab Subang Tahun 2014 Untuk pengelolaan Sampai akhir tahun 2015 dan tahun 2016. Namun untuk tahun 2017 dirinya hanya mendapatkan rekomendasi dari Dinas BUDPARPORA selama 1 bulan saja.

Hal ini dibenarkan oleh Kadis BUDPARPORA Kabupaten Subang, Euis yang mengatakan via pesawat seluler kepada tim RN bahwa Kepala Desa Mayangan Kecamatan Legon mendapat Rekomendasi pengelolaan Obyek Wisata Pondok Bali hanya mengizinkan satu bulan pada Saat hari Raya Idul Fitri 2017.

“Selebihnya saya tidak tahu,” ujarnya singkat.
Ironisnya Pemkab Subang kemudian memberikan pengelolaan obyek wisata tersebut ke Forum Masyarakat Mayangan. Seharusnya mengelola wisata pantai di tentukan oleh Pemda dan didasari dengan Perda tentang pengelolaan Wisata Pantai.

Kalau di hitung secara nilai yang dihasilkan, akibat dari perbuatan para oknum Pemkab Subang dipastikan kehilangan PAD milyaran rupiah setiap tahunnya.
Aneh bin ajaib, tempat wisata yang di kelola oleh Forum masyarakat itu ternyata berdasarkan hasil pantauan RN menyalahi aturan bila Pemkab Subang tidak merasa mengeluarkan izin untuk mengelola, yang pada akhirnya pengunjung sangat di rugikan karena pungutan Retribusi di tentukan seenaknya tidak di atur dalam peraturan daerah.

Seharusnya Pemkab Subang turun tangan, menertibkan Area wisata pantai Pondok Bali yang berada di lokasi strategis jalur Pantai Utara Kab Subang, sehingga tidak dijadikan ajang bancakan oleh oknum-oknum pengelolanya sehingga obyek wisata di jadikan ajang memperkaya diri.di minta pihak berwenang untuk turun ke lapangan serta melakukan pemanggilan kepada oknum yang terlibat di dalamnya agar ke depanya Obyek Wisata Pantai Pondok Bali tidak lagi di manfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. (M.Tohir/TIM )

COMMENTS

Nama

Aceh,1,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,44,Banda Aceh,3,Bandung,29,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,11,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,18,Barru,1,Batam,51,Bekasi,236,Belitung,38,Beltim,70,Bener Meriah,64,Bengkayang,24,BER,1,Berita terkini,574,Bintan,8,BNN,1,Bogor,145,Bola,1,bolmong,79,bolmong utara,1,boltim,6,Brebes,38,Bukit Tinggi,10,Buol,17,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,42,Cirebon,153,Dabo Singkep,51,Daerah,6047,Dairi,48,Deli Serdang,6,Depok,87,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,7,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,2,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,185,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jepara,18,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,127,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,2,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,203,Karawang,3,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,8,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,112,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,3,Labura,28,Lahat,12,Lampung,9,Lampung Barat,24,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,134,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,437,Loksado,1,Lombok,3,lotim.berita terkini,7,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,58,Maluku,3,Maluku tengah,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,7,Mekar Baru,1,Mesuji,56,metro,18,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,134,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,14,Natuna,67,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,104,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,10,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,6,Palembang,12,Palu,77,Paluta,1,Pandeglang,531,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,7,Parlemen,31,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,100,Pematangsiantar,26,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,74,Pilkada,1,Polhukam,143,Politik,1,Pontianak,43,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,321,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,69,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,5,Sampit,185,sar,1,Sarolangun,72,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,Sigi,19,Simalungun,21,Solok Selatan,7,Sorong,22,Subang,30,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,10,sulawesi tengah,20,Sulsel,6,Sulteng,175,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,15,Tangerang,252,Tanjab Barat,271,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,36,Tebing Tinggi,61,Tegal,11,Terkini,6487,terkiri,2,Tolitoli,238,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,54,Waisai,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: “Pemerintah Subang Tutup Mata”
“Pemerintah Subang Tutup Mata”
https://4.bp.blogspot.com/-EteXbuKZ9c8/WsGUwSQqOLI/AAAAAAABbNI/P7kSwhwQzKAnDLbCoghzS8kwAnaDMZzVwCLcBGAs/s640/subang.bmp
https://4.bp.blogspot.com/-EteXbuKZ9c8/WsGUwSQqOLI/AAAAAAABbNI/P7kSwhwQzKAnDLbCoghzS8kwAnaDMZzVwCLcBGAs/s72-c/subang.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/04/pemerintah-subang-tutup-mata.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/04/pemerintah-subang-tutup-mata.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy