Diduga Pabrik Pengolahan Limbah Plastik Tidak memiliki ijin industri dan IPAL, Beroperasi bebas tanpa pengawasan

Tangerang, RN Sebuah pabrik pengolahan limbah plastik yang berada di Jl. Diklat Kelurahan Sukabakti Kec. Curug Kab. Tangerang yang bero...


Tangerang, RN
Sebuah pabrik pengolahan limbah plastik yang berada di Jl. Diklat Kelurahan Sukabakti Kec. Curug Kab. Tangerang yang beroperasi cukup lama menuai pertanyaan terkait izin dan legalitas pabrik tersebut.

Pasalnya, pabrik pengolahan bahan limbah plastik itu diduga tak memiliki izin produksi hanya mengantongi izin gudang. Hal itu didapat dari informasi yang dihimpun tim investigasi wartawan saat mengkonfirmasi kepada salah satu warga yang menuturkan, bahwa pabrik tersebut saat meminta izin lingkungan yang diperuntukan untuk gudang saja bukan untuk pabrik produksi.

Namun, tak hanya itu saja pabrik pengolahan bahan limbah plastik yang sangat misterius identitas nama PT perusahaan itu terlihat tidak adanya plang nama perusahaan yang seharusnya diperlihatkan mengingat bahwa pabrik tersebut perusahaan besar.

Terhambatnya oleh pihak keamanan (sekuriti) untuk menanyai lebih dalam perihal dengan dugaanya tak mempunyai Instalasi Pembuang Air Limbah (IPAL) dimana seharusnya perusahaan dengan tingkat produksi yang tinggi harus ada pengolahannya karena akan berdampak mencemari lingkungan.

Jelas terlihat dengan kasat mata air limbah dialirkan begitu saja melalui drainase yang mengalir ke lahan persawahan tempat mencocok tanam warga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya walaupun lahan tersebut bukan milik sepenuhnya warga.

Saat tim investigasi wartawan mencoba ingin mengkonfirmasi kepada pimpinan pabrik tersebut, di sambut hangat oleh pihak keamanan (security) dengan mengarahkan kepada salah satu oknum wartawan yang diduga membekingi pabrik tersebut.

"Maaf mas kalo mau nanya-nanya langsung saja sama abang "ENG" (Oknum Wartawan) dia asisten kepercayaan bos yang ngondisiin semua wartawan dan juga LSM," kata security yang enggan menyebutkan namanya.

Lebih lanjut, adapun dampak akibat pembuangan air limbah pabrik pengolahan limbah plastik tersebut yang diduga tak mempunyai IPAL mengakibatkan hasil persawahan warga menjadi kurang baik kualitasnya.

Hal itu diungkapkan seorang warga yang berada di wilayah pabrik tersebut yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, air limbah yang berasal dari pabrik itu membuat hasil panen warga tidak memuaskan.

"Sebenarnya kami kecewa karena tidak sesuai dengan modal dan tenaga kami setiap panen hasilnya cendet apalagi kalo air limbah dibuangnya berwarna putih pasti bau. Perbulan kami hanya diberi uang 15ribu perbulan tapi itu tidak sesuai mau gimana lagi kami hanya bisa manut kepengennya si kepada pihak yang terkait untuk bisa menindak,"ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pihak aparatur kelurahan dan dinas yang dapat dikonfirmasi untuk lebih lanjut legalitas pabrik tersebut.

(Mansyur/red)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,491,Aceh,10,ACEH SINGKIL,75,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,2,ambon,2,BALAESANG,1,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,38,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,13,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,26,Barru,1,Batam,61,batang,2,Bekasi,273,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1641,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,147,Bola,1,bolmong,112,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,39,Bukit Tinggi,15,Buol,35,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,13,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,185,Dabo Singkep,93,Daerah,6282,Dairi,67,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,19,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,18,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,218,Jambi,22,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,30,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,4,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,9,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,11,Kapuas Hulu,225,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,16,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,19,Kuningan,118,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,100,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,49,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,286,Lampung Utara,72,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,501,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,1,lotim.berita terkini,27,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,33,makassar,2,Malang,77,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,13,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,153,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,153,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,23,Palu,86,Paluta,26,Pandeglang,541,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,PATI,7,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,135,Pekanbaru Riau,3,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,393,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,84,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,224,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,17,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,25,Singaparna,1,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,34,Subang,35,Sukabumi,59,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,33,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,20,Tambraw - RN,1,Tangerang,305,Tanjab Barat,299,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,45,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,ter,1,Terkini,6681,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,350,Touna,1,Trenggalek,9,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,3,Tulungagung,84,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Diduga Pabrik Pengolahan Limbah Plastik Tidak memiliki ijin industri dan IPAL, Beroperasi bebas tanpa pengawasan
Diduga Pabrik Pengolahan Limbah Plastik Tidak memiliki ijin industri dan IPAL, Beroperasi bebas tanpa pengawasan
https://1.bp.blogspot.com/-tzGGn4kH8yw/W2PB7Jquk1I/AAAAAAABicg/Oy0QZwN5iVcZWKIEnNVfdvl90StUAntsgCLcBGAs/s640/IMG-20180802-WA0033.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-tzGGn4kH8yw/W2PB7Jquk1I/AAAAAAABicg/Oy0QZwN5iVcZWKIEnNVfdvl90StUAntsgCLcBGAs/s72-c/IMG-20180802-WA0033.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/08/diduga-pabrik-pengolahan-limbah-plastik.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/08/diduga-pabrik-pengolahan-limbah-plastik.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy