Camat dan Kades Kab.Bekasi Jadi Tersangka Sindikat Mafia Tanah

JAKARTA,RN- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya membongkar sindikat mafia tanah yang beraksi di Kabupaten Bek...


JAKARTA,RN- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya membongkar sindikat mafia tanah yang beraksi di Kabupaten Bekasi. Komplotan itu ternyata melibatkan pejabat mulai dari Kepala Desa hingga Camat setempat yang bersekongkol mengklaim tanah milik warga.
 
Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam menyampaikan, pelaku yang beraksi pada Juli 2014 silam itu ada 11 orang yakni Kades Segaramakmur Amran dibantu Sekdesnya Agus Sofyan dan Syafii yang saat itu menjabat sebagai Staf Desa.

Mereka berkongkalikong dengan mantan Camat Tarumajaya, Herman Sujito dan Suhermansyah sebagai Staf Kecamatan serta Barif yang saat itu menjabat sebagai staf bagian pemerintahan, pelaku lainnya yakni Dagul, Jaba Suyatna dan Agus yang berperan sebagai penjual, serta Melly Siti Fatimah sebagai pembeli.

Tersangka Dagul, Jaba dan Agus membuat surat palsu seperti surat kematian dan keterangan waris atas nama almarhum Raci untuk mengklaim tanah yang berlokasi di Kampung Kelapa Desa Segaramakmur, Tarumajaya. Mereka dibantu Barif selaku staf pemerintahan.

 "Faktanya bahwa Raci tidak mempunyai tanah di Kampung Kelapa Desa Segaramakmur, Tarumajaya, meninggal tahun 2006 dan telah menikah dengan memiliki 5 lima anak,” tutur Ade di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/9/2018). 

Barif menyiapkan dokumen seperti alas hak tanah berupa girik, surat penguasaan fisik, keterangan tidak sengketa dan surat-surat lain. Setelah itu, dilegalisir dan sisahkan oleh Amran selaku Kepala Desa dan Agus Sofyan sebagai Sekdes, sehingga seolah-olah asli.
“Modus para tersangka ini adalah membuat dokumen-dokumen palsu tadi secara lengkap bekerjasama dengan oknum dari tingkat Dusun sampai dengan Kecamatan kemudian mendatangi korban,” ujar dia.

Setelah dokumen lengkap, dilakukan transaksi jual beli kepada Melly Siti Fatimah, sebagai pihak membeli ia menyerahkan uang sebesar Rp600 juta untuk Barif. Uang itu kemudian dibagikan oleh Barif kepada sejumlah pihak yang telah terlibat membantu proses pembuatan dokumen palsu.
Modus itu terbongkar setelah polisi menerima laporan dari salah seorang warga atas nama Lilis Suryani selaku pemilik tanah yang sah karena merasa keberatan begitu tiba-tiba terbit akta jual beli atas tanah yang dimilikinya.
Dalam pengembangannya, polisi juga menemukan adanya dugaan pemalsuan 163 akta jual beli tanah yang dilakukan Herman. Akta jual beli itu bahkan tertulis dalam buku catatan resmi Kecamatan Tarumajaya.

“Yang lebih menarik adalah bahwa dokumen-dokumen ini tercatat di buku yang resmi di kantor kecamatan setiap tahun bapak camat itu menutup administrasi buku ini di halaman terakhir,” pungkasnya.
Polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengetahui kemungkinan masih ada korban lainnya. Adapun pelaku terancam dijerat Pasal 263, 264 dan Pasal 266 KUHP dengan ancaman hukuman 6 Tahun penjara.(@nt)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,36,Aceh,10,ACEH SINGKIL,46,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,1,ambon,1,BALAESANG,1,balut.berita terkini,1,Banda Aceh,3,Bandung,34,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,25,Barru,1,Batam,57,batang,2,Bekasi,264,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,3,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1629,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,146,Bola,1,bolmong,104,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,38,Bukit Tinggi,15,Buol,24,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,10,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,169,Dabo Singkep,81,Daerah,6176,Dairi,54,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,15,Ekonomi,3,Garut,13,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,209,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,28,Jombang,3,kab,1,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,8,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,220,Karawang,27,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,12,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,12,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,81,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,32,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,223,Lampung Utara,70,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,479,Loksado,1,Lombok,4,lotim.berita terkini,23,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,69,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,10,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,146,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,87,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,126,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,12,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,13,Palu,85,Paluta,6,Pandeglang,535,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,2,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,127,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,372,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,78,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,213,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,7,Sigi,20,Simalungun,24,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,31,Subang,33,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,30,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,5,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,19,Tambraw - RN,1,Tangerang,277,Tanjab Barat,293,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,42,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,Terkini,6582,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,311,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,8,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,77,Waisai,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Camat dan Kades Kab.Bekasi Jadi Tersangka Sindikat Mafia Tanah
Camat dan Kades Kab.Bekasi Jadi Tersangka Sindikat Mafia Tanah
https://lh3.googleusercontent.com/-mE7Si5pYH1c/W5CrvYmJNBI/AAAAAAABkAA/pgTwb8MIur8gIap8hjvYDiIStpFhyNTkQCHMYCw/s640/IMG-20180905-WA0007.jpg
https://lh3.googleusercontent.com/-mE7Si5pYH1c/W5CrvYmJNBI/AAAAAAABkAA/pgTwb8MIur8gIap8hjvYDiIStpFhyNTkQCHMYCw/s72-c/IMG-20180905-WA0007.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/09/camat-dan-kades-kabbekasi-jadi.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/09/camat-dan-kades-kabbekasi-jadi.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy