Tidak Mau Dikatakan Pungli, Inilah Jawaban MKKS SMK

Cirebon - RN . Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) mengungkapkan. Anggaran dalam suatu organisasi berisi gambaran kondisi keuan...


Cirebon - RN. Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) mengungkapkan. Anggaran dalam suatu organisasi berisi gambaran kondisi keuangan yang meliputi pendapatan, belanja, dan aktivitas program. Dan perencanaan anggaran yang baik haruslah mencangkup seluruh kegiatan organisasi sehingga fungsi anggaran dapat  berjalan dengan baik.

Persoalan dana iuran di SMK Kota Cirebon. Menurutnya, berawal dari kesepakatan bersama antara kepala sekolah. Dan dana tersebut bukan diambil dari dana BOS (Bantuan Oprasional Sekolah) melainkan dari hasil iuran siswa disekolah masing-masing.

Dia menyebut, hasil dana yang terkumpul itu digunakan untuk kepentingan organisasinya, seperti rapat kerja, kegiatan O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, untuk LKS (lembar Kerja Sekolah), Pengambilan Ijaza ke-Provinsi dan untuk kegiatan lainnya yang berkenaan dengan program organisasinya.

“ Masing-masing kepala sekolah SMK yang ada dikota Cirebon menyepakati bahwa setiap siswa dikenakan Rp 3000,- diambil pertriwulan. Dan berarti setiap tahunnya persiswa dikenakan Rp 6000,- ”. Terang Drs Dharyatmo Kismono MA saat dikonfirmasi Selasa (25/9/2018).

Dari anggaran persiswa Rp 3000 atau Rp 6000,- pertahunnya. Menurutnya tidak mencukupi untuk perjalanan anggaran organisasinya. Untuk itu pihaknya berencana kedepan anggaran akan dinaikkan menjadi Rp 5000,- atau 10.000,- pertahun setiap siswa SMK.

Kismono yang baru menjabat beberapa bulan itu kembali mengatakan. Terkait yang dipersoalkan dasar hukum pengambilan dana iuran dari siswa. Berawal hasil dari kesepakatan antara kepala sekolah-sekolah. Karena menurutnya suatu organisasi tidak akan berjalan tanpa ada angaran, dan anggaran itu tentunya diambil dari anggotanya masing-masing. 

“ Hal wajar tentunya, setiap anggota dimintai iuran dana, karena dana dari hasil iuran itu dipergunakan untuk kegiatan organisasi, bukan untuk personya. Dan sekali lagi iuran dana itu bukan dari dana BOS karena bukan peruntukannya, malainkan hasil dari iuran siswa yang diambil sekolahnya masing-masing”. Ujar Kismono dihadapan forum MKKS. Yang dihadiri beberapa perwakilan Sekolah SMK Swasta itu.

Seperti diketahui. Sebelumnya didapat informasi MKKS dengan beranggota 31 SMK setiap bulannya menarik iuran Rp 3000,- persiswa. Sementara dari jumlah SMK yang ada dikota Cirebon kurang lebih siswanya berjumlah 11.000. kalau dikakulasikan jumlah iuaran yang terkumpul setiap tahunnya ratusan juta rupiah. Dan menurut informasi, personal pungutan di SMK tahun sebelumnya sempat jadi sorotan masyarakat, dan sempat terhenti karena selain membebankan sekolah peruntukan hasil iuran itu tidak jelas.

Masih di forum. Bendahara MKKS SMK Swasta E Sukaedah SAg MPDi turut bicara. Sebagai pengumpul dana. Menurutnya, hasil iuran dana itu untuk kepentingan organisasinya bukan untuk perorangan. Artinya sesuai peruntukannya. (Hasan/Riston)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,451,Aceh,10,ACEH SINGKIL,75,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,2,ambon,2,BALAESANG,1,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,38,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,13,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,26,Barru,1,Batam,60,batang,2,Bekasi,273,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1641,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,147,Bola,1,bolmong,109,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,39,Bukit Tinggi,15,Buol,35,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,13,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,182,Dabo Singkep,92,Daerah,6280,Dairi,67,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,19,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,18,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,218,Jambi,22,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,30,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,4,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,9,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,11,Kapuas Hulu,225,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,16,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,19,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,97,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,49,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,280,Lampung Utara,72,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,500,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,1,lotim.berita terkini,27,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,33,makassar,2,Malang,72,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,13,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,153,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,153,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,23,Palu,86,Paluta,21,Pandeglang,540,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,PATI,7,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,135,Pekanbaru Riau,3,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,392,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,84,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,224,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,17,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,25,Singaparna,1,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,34,Subang,35,Sukabumi,59,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,33,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,20,Tambraw - RN,1,Tangerang,305,Tanjab Barat,298,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,45,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,ter,1,Terkini,6680,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,345,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,3,Tulungagung,81,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Tidak Mau Dikatakan Pungli, Inilah Jawaban MKKS SMK
Tidak Mau Dikatakan Pungli, Inilah Jawaban MKKS SMK
https://1.bp.blogspot.com/-FytCjvYUWPo/W6n46Yqf2fI/AAAAAAABk_4/2VeknIQk1EoH0I4t2z5L1rtukH0rVO08gCLcBGAs/s320/CIRBON.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-FytCjvYUWPo/W6n46Yqf2fI/AAAAAAABk_4/2VeknIQk1EoH0I4t2z5L1rtukH0rVO08gCLcBGAs/s72-c/CIRBON.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/09/tidak-mau-dikatakan-pungli-inilah.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/09/tidak-mau-dikatakan-pungli-inilah.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy