MARUKNYA KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN JEPARA

                                                                                                                                        ...


   
                                                                                                                                                                                                                   
Jepara - RN  Dari lelang jabatan Kadinkes di Kabupaten Jepara yang diduga telah melanggar regulasi KASN dan juga terindikasi terjadinya penyuapan atau gratifikasi serta belumnya mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Jawa Tengah akan tetapi tetap saja dilakukan pelantikan.
             Menurut sumber berita dilapangan, Tim Radar Nusantara memperoleh informasi bahwa dalam proses pelaksanaan lelang jabatan Kadinkes diikuti oleh empat orang peserta. Keempat orang tersebut adalah dokter gigi Gayatri, dokter Cholifah,Mudrikatun, S.SIT,S.KM,MMKes,M.H dan saudari Khumaidah SKM.MKes. Jadi bukan hanya diikuti oleh satu orang saja dalam lelang jabatan Kadinkes Kab.Jepara, seperti yang telah  diberitakan oleh media lain diKab.Jepara, karena sesungguhnya diJepara ini banyak anak bangsa yang mempuni dan berprestasi. Namun sangat disayangkan salah satu peserta mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dengan alasan karena tidak memiliki sejumlah dana untuk membayar mahar, sewaktu Tim Radar Nusantara melakukan konfirmasi ke Pemda Jepara tepatnya saudara Soleh (Sekda) mengatakan tidak ada dokter yang bersedia untuk mengikuti lelang jabatan Kadinkes. Akan tetapi ternyata ada dua dokter lain yang menjadi peserta lelang jabatan Kadinkes, mengapa Sekda Kab.Jepara memberikan sebuah informasi yang tidak benar.Ada apa dibalik kebohongan Sekda Kab.Jepara?
             Sedangkan ada nama-nama lain selain saudari Mudrikatun S.SIT,S.KM,MMKes,M.H yaitu dokter Cholifah dan saudari Khumaidah SKM.Mkes. sewaktu uji kelayakan dokter Cholifah yang mendapatkan hasil ringking pertama dari uji kelayakan lelang jabatan Kadinkes, sedangkan saudari Mudrikatun S.SIT,S.KM,MMKes.M.H hanya menempati ringking ketiga. Seharusnya proses seleksi yang sudah demikian ketatnya maka yang terbaiklah yang harus terpilih sesuai dengan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi, Birokrasi Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2014 tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka dilingkungan instansi pemerintahan, maka semakin kuat dugaan terjadinya penyuapan atau gratifikasi sehingga lolosnya saudari Mudrikatun, S.SIT,S.KM.MMKes,M.H menjadi pemenang lelang karena adanya sejumlah dana mahar yang diserahkan kepada Oknum RSU.RA.Kartini. Oknum tersebut adalah salah satu orang kepercayaan Bupati Kab.Jepara diruang kerjanya dengan rincian lima ratus juta rupiah diberikan sebelum dilantik dan dua ratus juta rupiah disetorkan setelah dilantik, demi tercapainya ambisi untuk menjadi seorang Kadinkes Kab.Jepara. Dan bila mana saudari Mudrikatun,S.SIT,S.KM.MMKes,M.H tidak dilantik maka beliau akan menuntut membeberkan dan meminta kembali uang mahar yang sudah disetorkannya kepada Oknum RSU.RA.Kartini tersebut. Secara bersamaan dengan terjadinya lelang jabatan Kadinkes saudara Muali selaku wadir keuangan RSU.RA. Kartini Jepara pada tanggal 21 Juni 2018 telah melakukan liburan keSingapura selama 15 hari bersama saudari Rita selaku Dosen UNISULA. Diduga kuat biaya liburan tersebut dari sebagian dana mahar yang telah diberikan olek saudari Mudrikatun,S.SIT,S.KM,MMKes,M.H
         Maka setelah tercapainya tujuan saudari Mudrikatun,S.SIT,S.KM,MMKes.M.H  menjadi Kadinkes beliau berupaya untuk mencari pemulihan dana mahar tersebut dengan cara yang sangat tidak pantas dan memalukan seperti pemotongan dana anggaran kunjungan kerja sebesar 15% dan mengharuskan semua Pukesmas diKab.Jepara untuk menjual Pampres dengan harga yang tidak wajar dari harga pasar. Dari narasumber yang lain mengatakan kepada Tim Radar Nusantara bahwa saudari Mudrikatun,S.SIT,S.KM,MMKes.M.H mengirimkan surat perintah kepada seluruh Pukesmas diKab.Jepara yang isinya penon aktifan pegawai honorer yang ada diPukesmas tersebut dan akan digantikan dengan pegawai negeri sipil dari Kab.Kudus , untuk itu dalam hal ini Tim Radar Nusantara sesuai tupoksinya sebagai penyampai berita ingin kejelasan informasi dari pihak terkait dan pihak yang bertanggung jawab adalah saudara K.H Ahmad Marzuki.SE selaku Bupati Kab.Jepara, jangan biarkan cara-cara kotordan manipulasi untuk menjadikan pejabat pemerintah yang sangat akan melukai hati rakyat. Tim Radar Nusantara menghimbau kepada aparat penegak hukum agar dapat dengan tegas untuk memberantas semua kecurangan-kecurangan dipemerintahan Kab.Jepara serta selesaikan semua kasus korupsi dan jangan dijadikan PR dilingkungan penegak hukum.
                                                                                                              (Bareta Tim)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,482,Aceh,10,ACEH SINGKIL,75,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,2,ambon,2,BALAESANG,1,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,38,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,13,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,26,Barru,1,Batam,61,batang,2,Bekasi,273,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1641,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,147,Bola,1,bolmong,112,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,39,Bukit Tinggi,15,Buol,35,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,13,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,185,Dabo Singkep,93,Daerah,6281,Dairi,67,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,19,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,18,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,218,Jambi,22,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,30,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,4,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,9,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,11,Kapuas Hulu,225,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,16,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,19,Kuningan,118,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,100,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,49,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,283,Lampung Utara,72,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,501,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,1,lotim.berita terkini,27,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,33,makassar,2,Malang,72,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,13,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,153,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,153,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,23,Palu,86,Paluta,26,Pandeglang,541,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,PATI,7,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,135,Pekanbaru Riau,3,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,393,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,84,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,224,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,17,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,25,Singaparna,1,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,34,Subang,35,Sukabumi,59,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,33,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,20,Tambraw - RN,1,Tangerang,305,Tanjab Barat,299,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,45,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,ter,1,Terkini,6680,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,349,Touna,1,Trenggalek,9,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,3,Tulungagung,83,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: MARUKNYA KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN JEPARA
MARUKNYA KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN JEPARA
https://3.bp.blogspot.com/-V6qxR0qmRJA/W7LWOL7yLEI/AAAAAAABlW8/6dPwZcJZtVQpJtSc42FjwHDHAa0B0wFLgCLcBGAs/s320/nenek%2Bampir.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-V6qxR0qmRJA/W7LWOL7yLEI/AAAAAAABlW8/6dPwZcJZtVQpJtSc42FjwHDHAa0B0wFLgCLcBGAs/s72-c/nenek%2Bampir.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/10/maruknya-kepala-dinas-kesehatan.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/10/maruknya-kepala-dinas-kesehatan.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy