Petinggi Biadap Pungli Uang Rakyat

      Jepara - RN   Program pemerintah yang sudah dicanangkan sejak tahun 1981 yang dikenal dengan nama Proyek Oprasi Nasional Agraria at...


      Jepara - RN  Program pemerintah yang sudah dicanangkan sejak tahun 1981 yang dikenal dengan nama Proyek Oprasi Nasional Agraria atau disingkat PRONA dengan menarik uang dari rakyat sampai berjuta juta padahal berdasarkan pasal 1 ayat (1) Kep Meneg Agraria 4/1995 pensertifikatan tanah dalam rangka PRONA dibebaskan dari kewajiban membayar uang pemasukan kepada Negara, tapi penerima sertifikat tanah PRONA tetap harus membayar biaya administrasi namun besarnya biaya ini tidak akan lebih dari Rp 50 ribu saja!
           Sudah sangat jelas  dan terbuka kepada seluruh masyarakat Indonesia, namun masih banyak yang memenfaatkan pelaksanaan program PRONA tersebut contohnya banyak berita-berita yang melansir ditemukannya Oknum pejabat desa yang mengobjekkan PRONA dengan menarik uang dari rakyat, beberapa kasus OTT perangkat desa yang melakukan pungli PRONA pun bisa kita baca dimedia-media dan Aparat keamanan langsung menindaknya dengan hukum pidana, sehingga timbul pertanyaan mengapa kebijakan pemerintah selalu disalah gunakan apakah hukum dinegeri ini tidak cukup memberi efek jera kepada para pejabat yang korupsi dan juga telah banyak Aparat pemerintah desa mestinya telah mengetahui peraturan program pemerintah tentang PRONA serta biaya yang dibayarkan harus sesuai dengan ketentuan administrasi, namun sangat berbeda dengan yang terjadi dilapangan.
            Seperti yang telah terjadi didesa Geneng Kec.Batealit Kab.Jepara baru-baru ini, seorang petinggi desa yang bernama saudara Dwi Bambang Hermawan telah memanfaatkan perpanjangan tangan dari para panitia yang ditunjuk oleh desa untuk memungut biaya dari program PRONA sebesar 500 ribu rupiah, berkaitan dengan hal itu sekitar kurang lebih 100 orang masyarakat setempat telah melakukan demo didepan kantor petinggi desa Geneng tersebut guna untuk meminta pertanggung jawaban tentang pungli PRONA. Namun saudara Dwi Bambang Hermawan selaku petinggi desa Geneng Kec.Batealit Kab.Jepara tidak mau menemui warga yang sedang demo dengan alasan ada rapat diKecamatan, sehingga warga yang demo menganggap kalau petinggi desa Geneng melarikan diri dari tanggung jawab.
             Karna sebagian besar warga desa Geneng banyak yang mengetahui kalau  petinggi desa Geneng telah melakukan kejahatan program PRONA karena telah melanggar ketentuan sebagai mana dakwaan primer pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dan dakwaan supsider pasal 5 ayat 2 Undang-Undang yang sama.Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda minimal Rp 200 juta dan maksimal Rp 1 miliyar, sedangkan dakwaan subsider diancam pidana minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun serta denda minimal Rp 50 juta dan maksimal Rp 250 juta.
         STOP pungli PRONA ! kepada penegak hukum tangkap dan adili para koruptor dan penipu uang rakyat yang bersembunyi dibalik kursi jabatan.
                                                                                                                               (Bareta Tim)

COMMENTS

Nama

Aceh,10,ACEH SINGKIL,9,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,45,ambon,1,Banda Aceh,3,Bandung,29,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,22,Barru,1,Batam,54,batang,2,Bekasi,253,Belitung,40,Beltim,74,Bener Meriah,79,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1064,Bintan,8,Blitar,2,BNN,1,Bogor,145,Bola,1,bolmong,88,bolmong utara,1,boltim,8,Brebes,38,Bukit Tinggi,13,Buol,21,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,159,Dabo Singkep,67,Daerah,6110,Dairi,48,Deli Serdang,6,Depok,89,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,10,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,5,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,196,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jeneponto,1,Jepara,24,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,128,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,2,Kab.Sumedang,7,KABUPATEN SINJAJ,1,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,4,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar,3,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,212,Karawang,11,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,10,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,114,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,52,Lahat,12,Lampung,17,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,5,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,164,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,459,Loksado,1,Lombok,4,lotim.berita terkini,17,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,63,Maluku,3,Maluku tengah,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,10,Mekar Baru,1,Mesuji,58,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,140,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,77,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,113,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,11,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,7,Palembang,12,Palu,80,Paluta,1,Pandeglang,532,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,7,Parlemen,32,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,113,pelalawan,1,Pematangsiantar,26,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,Polhukam,145,Politik,1,Pontianak,44,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,355,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,75,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,12,Sampit,201,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,Sigi,19,Simalungun,23,Sinjai,3,Solok Selatan,7,Sorong,24,Subang,32,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,29,sulawesi tengah,27,Sulsel,6,Sulteng,176,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,17,Tangerang,267,Tanjab Barat,281,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,36,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,Terkini,6529,terkiri,2,Tolitoli,265,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,68,Waisai,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Petinggi Biadap Pungli Uang Rakyat
Petinggi Biadap Pungli Uang Rakyat
https://4.bp.blogspot.com/-qSd7gTQM0TM/W7LXPW4Sa6I/AAAAAAABlXE/I6mGmYD7ldAqCZbOo3f6S_utt-Pfeb8zgCLcBGAs/s320/RUMAH.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-qSd7gTQM0TM/W7LXPW4Sa6I/AAAAAAABlXE/I6mGmYD7ldAqCZbOo3f6S_utt-Pfeb8zgCLcBGAs/s72-c/RUMAH.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/10/petinggi-biadap-pungli-uang-rakyat.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/10/petinggi-biadap-pungli-uang-rakyat.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy