Dinilai Tidak Netral, PMII Pandeglang Tuntut Bupati

Pandeglang, RN. Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pandeglang melakukan  ak...




Pandeglang, RN.
Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pandeglang melakukan  aksi unjuk rasa tadi pagi di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang, Senin (3/12/18).

Dalam aksinya  mahasiswa menilai Bupati Pandeglang Irna Narulita tidak netral terhadap salah satu caleg DPR RI yakni Ahmad Dimyati Natakusuma yang tidak lain adalah suaminya.

Musta’anul M, kordinator lapangan aksi, melalui pres realesnya. Mereka menuding Irna telah membiarkan caleg dari Paratai PKS itu menggunakan fasilitas negara yaitu kendaraan mobil dinas Pemda Kabupaten Pandeglang saat menghadiri acara deklarasi Bara Muda Dimyati di Bakso Ngeces Cimanuk yang lalu, Sabtu (24/11/18).

“Padahal dalam UU No 7 Tahun 2017 Pasal 280 ayat 1 huruf H pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas negara, tempat ibadah dan pendidikan.” ujarnya.

Ia menilai hal tersebut bisa terjadi lantaran tanpa adanya pengawasan oleh lembaga-lembaga yang berwenang seperti Bawaslu. Musta’anul menilai Ahmad Dimyati Natakusuma sebagai seorang tokoh publik yang juga pernah menjadi Bupati Pandeglang dua periode seharusnya bisa menjadi pablik pigur yang baik dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

“Jika benar hal ini terbukti justru bisa menghacurkan karakternya sendiri.” ungkapnya.

Ironisnya, deklarasi Bara Muda Dimyati tersebut dihadiri pula Bupati Pandeglang Irna Narulita. Menurut Musta’anul kehadiran Irna Narulita di acara tersebut telah mencoreng netralitas serta mengabaikan surat edaran yang ia keluarkan yaitu No.220/1996-huk/2018 tentang netralitas dalam Pemilu.

“Di sini kami menilai bahwa bupati sendiri tidak konsisten, seharusnya beliau bisa membedakan mana kepentingan negara mana kepentingan rumah tangga sekalipun statusnya adalah seorang istri caleg tersebut. Beliau harus menghormati dan patuh terhadap hukum dan konstitusi.” tegasnya.

Jika hal ini dibiarkan, maka jangan heran jika aparat sipil negara (ASN) maupun satuan kerja perangkat daerah (SKPD) akan ikut berkampanye seperti yang dilakukan Bupati Pandeglang.

“Apalagi di tahun politik seperti sekarang ini semuanya sangat rentan apabila Bupati mengabaikan maka tidak heran para aparat sipil negara (ASN) dan perangkat daerah ikut-ikutan berkampanye karena ulah bupatinya sendiri.” terangnya.

Sementara itu Ketua PMII Kabupaten Pandeglang Muhammad Basyir menambahkan bahwa aksi yang dilakukan pihaknya merupakan salah satu upaya menjaga pesta demokrasi agar berjalan sesuai dengan konstitusi yang berlaku sehingga dapat melahirkan sosok pemimpin dan wakil rakyat yang baik dan berkualitas.

“Kabupaten Pandeglang itu salah satu daerah pemilihan (dapil) yang sangat rentan syarat akan kepentingan dan unsur-unsur yang mencederai nilai demokrasi.” ujarnya.

Berikut ini beberapa tuntutan mahasiswa pada aksi tersebut yaitu :

1. Sanksi tegas pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh caleg DPR RI Ahmad Dimyati Natakusumah.

2. Bawaslu Kabupaten Pandeglang harus segera melakukan tindakan tegas atas pelanggaran pemilu yang terjadi di Kabupaten Pandeglang.

3. Sanksi tegas Bupati Pandeglang Irna Narulita yang terlibat dalam pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Caleg DPR RI Ahmad Dimyati Natakusumah serta beberapa ASN yang terlibat.

4. Bupati dan Bawaslu harus menjaga netralitas sebagai pejabat negara dalam pelaksanaan pemilu 2019.

5. Optimalisasi Fungsi Controling DPRD Kabupaten Pandeglang untuk mengambil langkah tegas terhadap Pejabat Eksekutif yaitu Pemerintah Kabupaten yang telah melanggar Hukum dan Konstitusi.

Apabila pihak-pihak yang bersangkutan tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan tindakan tegas seperti yang tertuang di atas, maka para aksi demo meminta para pihak-pihak tersebut untuk segera mundur dari jabatannya.
(SA)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,409,Aceh,10,ACEH SINGKIL,73,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,2,ambon,2,BALAESANG,1,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,38,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,12,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,26,Barru,1,Batam,60,batang,2,Bekasi,272,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1640,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,147,Bola,1,bolmong,108,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,39,Bukit Tinggi,15,Buol,35,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,13,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,181,Dabo Singkep,92,Daerah,6279,Dairi,66,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,19,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,16,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,218,Jambi,22,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,30,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,8,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,11,Kapuas Hulu,225,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,16,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,19,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,97,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,49,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,274,Lampung Utara,72,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,496,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,1,lotim.berita terkini,25,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,33,makassar,2,Malang,72,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,13,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,151,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,151,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,23,Palu,86,Paluta,21,Pandeglang,539,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,PATI,7,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,135,Pekanbaru Riau,3,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,389,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,84,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,221,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,17,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,25,Singaparna,1,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,31,Subang,35,Sukabumi,58,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,33,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,20,Tambraw - RN,1,Tangerang,303,Tanjab Barat,298,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,44,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,ter,1,Terkini,6680,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,340,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,3,Tulungagung,81,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Dinilai Tidak Netral, PMII Pandeglang Tuntut Bupati
Dinilai Tidak Netral, PMII Pandeglang Tuntut Bupati
https://3.bp.blogspot.com/-kypnBysV3p4/XAT7SJ_mFfI/AAAAAAAARQQ/xHsTHacHorw-fCuA-z4_Lt8AV418KNIZwCLcBGAs/s320/IMG-20181203-WA0013.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-kypnBysV3p4/XAT7SJ_mFfI/AAAAAAAARQQ/xHsTHacHorw-fCuA-z4_Lt8AV418KNIZwCLcBGAs/s72-c/IMG-20181203-WA0013.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/12/dinilai-tidak-netral-pmii-pandeglang.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/12/dinilai-tidak-netral-pmii-pandeglang.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy