Diguyur DAK Rp1,7 M Bangun Wisata Kali Raman, Bagaimana Nasip Wisata Capit Urang ?

METRO, – RN Isu Pemerintah Kota (Pemkot) Metro diguyur Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp ,1,7 milyar dari Kementerian Pariwisata Repub...



METRO, – RN
Isu Pemerintah Kota (Pemkot) Metro diguyur Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp ,1,7 milyar dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk pembangunan destinasi wisata Kali Dam Raman Purwoasri Metro Utara mulai terungkap. Hal tersebut terlihat saat hearing Komisi II DPRD Kota Metro dengan Dinas Pemuda Olaharaga Pariwisata Kota Metro,di gedung DPRD setempat, Jumat (18/1/2019).

Lalu bagaimana nasip kelompok masyarakat yang terlebih dulu membangun akses dan sarpras dilokasi yang kini diberi nama Wisata Capit Urang tersebut  ?

Ketua Komisi II DPRD Kota Metro Tondi mengatakan bahwa terkait masalah Dam Raman ada perubahan tempat. Dilokasi tersebut katanya ada koordinasi kelompok masyarakat (paguyuban Purwoasri Bersatu Red) agak masuk kedalam membuka areal tempat wisata.

“Ya walapun itu untuk masyarakat, tapi izin pemakainya asetnya belum ada. Tetapi penggunaan asetnya ada aturan mainya. Bukan kita menghalangi, akan tetapi administrasinya harus diselesaikan dulu sebelum membuka lahan,”ungkapnya.

Okelah, lanjut Tondi karna ini masyarakat kita juga. Sambil berjalan harus ada prosedur yang harus diikuti.

“Jadi info yang saya dapat tadi dari teman-teman, paguyuban itu sudah banyak membuat ini,  buat itu..Eh sekarang katanya malah sepi. Kan kira-kira seperti itu, enggak serame yang hura-hura dulu lah. Nah, kebetulan kita mendapat informasi bahwa ada anggaran DAK sebesar Rp1,7 milyar, ya minimal untuk memfasilitasi dikit-dikitlah dilokasi wisata tersebut. Misalnya untuk membangun Wc (Water Closet), itu nanti tetap dikordinasikan dengan Paguyuban dan Pokdarwis termasuk ya kita minta temen-temen di Disporapar komitmem membangun Destinasi Wisata Kali Dam Raman Purwoasri,”paparnya.

Tondi menyatakan berdasrakan hasil hearing informasi yang didapat ada tiga akses jalan masuk ke lokasi yang akan dibangun wisata, jalan Seriti IV (Dermaga), Jalan Walet II (Jembatan Gantung), dan Jalan Walet Banjarsari walapun masih ada jalan tanah/ onderlag.

 Kemudian perencanaan pembangunan dan lain-lainya (Marketplan) secar full akan dibahas bersama OPD terait dalam waktu dekat ini.

“Kita minta diekspos item-item apa saja yang akan dibangung dengan anggaran tersebut. Mudah-mudahnya kalau kepalanya banyak kan yang mikir banyak, yang jelas bisa saling melengkapi. Saya yakin Pemkot Metro sangat berhati-hati masalah DAK, gak bakal dicantumkan di APBD, kalau DAK nya belum pasti. Jadi mereka meyakini anggaran tersebut turun,”imbuhnya.

Sementara menggapi terkait status Paguyuban Purwoasri Bersatu yang telah lebih dulu membuka lahan wisata yang diberi nama “Wisata Capit Urang”yang kini telah berganti status pengelolaan Pokdarwis Purwoasri.

“ Ya jadi untuk Pokdarwis ini yang memberikan surat keputusan (SK) adalah lurah. Lalu sifatnya Dinas ini adalah pengukuhan, tapi yang buat teken Lurah, bahkan sudah kita kukuhkan.  Sehingga nanti kita akan komunikasi dengan Pokdarwis terkait dengan kemauan mereka  apa, tapi intinya keberadaan Pokdarwis lembaga yang ada di masyarakat untuk menggerakan pariwisata di lewel desa/kelurahan dan mereka sebagai penggerak utama. Dan sikap pemkot mendoron, bermitra supaya kedepan pengembangan pariwisata tersebut berjalan,”jelas Kepala Dinas Pemuda Olaharag Pariwisata Kota Metro Ir. Yeri Ehwan.

Yeri menyakini bahwa hingga sampai saat ini pihaknya belum ada komunikasi lebih jauh terkait kemauan mereka (Pokdarwis Red), untuk pengembangan wisata tersebut.

 “Jadi ya kita mau dengar terlebih dahulu apa keinginan dari mereka, apa sih yang harus diberikan Pemkot, sejauh ini kan belum ada. Yang jelas sekarang ini belum ada komunikasi  dengan mereka, mereka juga belum ketemu kita.  Kita berharap nantinya keberadaan Pokdarwis di kelurahan-kelurahan yang lain, bisa mengawal pembangunan wisata keluarga di Kota Metro,”ujar Yeri.

Sementara itu, terkait pengembangan wisata capit urang. Ketua terpilih Pokdarwis Kelurahan Purwoasri Suyono belum bisa dikonfirmasi mengenai nasip wisata capit urang yang kini telah dibangun nya bersama warga yang sebelumnya digerakan oleh Paguyuban Purwoasri Bersatu. (Fredy)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,1412,.beritaterkini,1,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,55,Aekkanopan,3,ambon,2,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,2,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,41,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,1,bantaeng,1,Banten,13,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,29,Barru,1,Batam,67,batang,2,Bekasi,301,bekasi terkini,1,Belitung,44,Beltim,76,Bener Meriah,103,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BENGKULU SELATAN,4,BER,3,BERI,1,Berita terkini,1651,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,155,Bola,1,bolmong,124,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,42,Bukit Tinggi,24,Buol,39,Ciamis,13,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,14,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cimahi,12,Cirebon,217,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,137,Daerah,6337,Dairi,74,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,5,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,20,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,22,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,3,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,231,Jambi,23,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,46,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,8,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,7,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,9,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,138,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,10,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,8,Kampar Riau,16,Kapuas Hulu,233,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,6,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,17,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,24,Kuningan,123,KUTAI KERTANEGARA,3,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,120,Lahat,12,Lampung,33,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,91,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,425,Lampung Utara,73,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,531,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,3,lotim.berita terkini,33,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,36,makassar,3,Malang,86,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,15,Mekar Baru,1,MERANTI,13,Mesuji,64,metro,66,metro lampung,4,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,164,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,3,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,184,Oku Timur,5,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,10,palelawan,3,Palembang,32,Palu,91,Paluta,36,Pandeglang,544,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,12,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,138,Pekanbaru Riau,7,pelalawan,22,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,76,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,147,Politik,1,Pontianak,57,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,445,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,86,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,246,sar,1,Sarolangun,77,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,19,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,26,Singaparna,2,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,43,Subang,39,Sukabumi,70,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,37,Sulsel,7,Sulteng,178,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,18,Sumedang,2,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,22,Tambraw - RN,2,Tangerang,338,Tanjab Barat,329,Tanjab Timur,26,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,50,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,2,ter,1,Terkini,6718,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,405,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,107,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Diguyur DAK Rp1,7 M Bangun Wisata Kali Raman, Bagaimana Nasip Wisata Capit Urang ?
Diguyur DAK Rp1,7 M Bangun Wisata Kali Raman, Bagaimana Nasip Wisata Capit Urang ?
https://4.bp.blogspot.com/-HdiMIiGT5eE/XEUq7sZ-3TI/AAAAAAABrKs/_xUh20xqQRQK57M2aZj6F2SThHTm9uWEwCLcBGAs/s320/oke%2Bwisata%25282%2529.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-HdiMIiGT5eE/XEUq7sZ-3TI/AAAAAAABrKs/_xUh20xqQRQK57M2aZj6F2SThHTm9uWEwCLcBGAs/s72-c/oke%2Bwisata%25282%2529.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2019/01/diguyur-dak-rp17-m-bangun-wisata-kali.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/01/diguyur-dak-rp17-m-bangun-wisata-kali.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy