Hukum Terpadu Bagi Masyarakat

Meranti, Radar Nusantara. Wakil Bupati Meranti H. Said hasyim membuka kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu Bagi Masyarakat dan Aparatur Ka...


Meranti, Radar Nusantara.
Wakil Bupati Meranti H. Said hasyim membuka kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu Bagi Masyarakat dan Aparatur Kabupaten Kepulauan Meranti, dalam kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap berbagai produk hukum kepada masyarakat dan aparatur itu Wabup berharap, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hukum sehingga tercipta Ketentaraman, Kesejahteraan, Kebahagiaan dan Keteraturan hidup bermasyarakat, bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Rabu (30/1/2019).

Tirut dalam kegiatan itu, Kapolres Meranti AKBP. La Ode Proyek, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH, Asisten II Sekdakab. Meranti Drs. Said Asmaruddin, Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner, Nara Sumber dari BKN RI Achmad Setiyanto SH Kasubdit PPU Bid. Hak dan Pemberhentian Pegawai ASN, Kepala Dinas, Kepala Bagian Sekda Meranti, Para Camat, Akademisi dan Perwakilan Tokoh/Organisasi masyarakat.

Seperti dijelaskan Kabag Hukum Sekda Meranti Sudandri SH, kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan peningkatan terhadap produk hukum dan peraturan perundang-undangan agar dapat dipahami oleh Aparatur Negara dan masyarakat sebagaimana mestinya. Terutama  menyangkut beberapa produk hukum seperti Undang-Undang Transaksi Elektronik, Sapu Bersih Pungli, Pembantuan Perundang-Undangan, Peraturan tentang Perkara Lingkungan, Keputusan Kejaksaan Tentang Tim Pengawalan Pemerintahan dan Pembangunan serta Peraturan lainnya

Diisamping itu juga untuk mencibtakan penegakan hukum ditengah masyarakat agar keamanan dan keteraturan dimasayarakat dapat diwujudkan. 

Dalam kegiatan penyuluhan hukum terpadu yang mengangkat tema "meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum" Wakil Bupati H. Said Hasyim dalam pengarahannya menegaskan, arti pentingnya pemahaman masalah hukum dan peraturan perundang-undangan bagi masyarakat khususnya Aparatur Negara. Agar tumbuh kesadaran untuk mematuhi hukum dan tercipta ketentaraman, kesejahteraan, kebahagiaan dan keteraturan hidup dimasyarakat.

Saat ini dijelaskan Wakil Bupati, berdasarkan laporan dari Kapolres Meranti di Meranti mulai marak praktek prostitusi dibawah umur, narkoba, dan penyakit masyarakat lainnya, untuk itu ia meminta pelanggaran hukum ini harus ditindak tegas agar tidak semakin marak dan merusak. Termasuk juga terhadap pelanggaran hukum peraturan lainnya seperti Pungli, Pelanggaran Lalu Lintas dan lainnya.

Agar sosialisasi kesadaran hukum ini dapat menyentuh semua lapisan masyarakat, Wakil Bupati H. Said Hasyim meminta Aparatur khususnya Camat, Kades/Lurah yang bersinggungan langsung dengan masyarakat dapat menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat dilingkungannya masing-masing.

Dan kesadaran hukum yang paling sederhana adalah tentang larangan membuang sampah sembarangan yang masih dilakukan sebagian besar masyarakat.

"Padahal sudah ada Perdanya, namun kenyataannya sampah masih bertumpuk ditepi jalan, saya minta Camat Lurah/Kades dapat menumbuhkan kesadaran hukum masyarakat untuk tidak membuang sampah. Dan ini contoh serta gambaran sederhana apakah masyarakat mematuhi peraturan daerah atau tidak," jelas Wakil Bupati.

Terakhir, Wakil Bupati berpesan kepada seluruh perserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menfaatkan moment ini untuk berdiskusi dengan Nara sumber terkait berbagai masalah hukum rentan terjadi baik masalah Bantuan Sosial, Dana Desa dan lainnya agar kedepan semua kebijakan yang diambil tidak menimbulkan masalah hukum.

"Semoga melalui kegiatan ini tumbuh kesadaran hukum ditengah masyarakat dan pejabat mulai dari aparatur terendah Kades, Lurah, Camat hingga pejabat lebih tinggi," pungkasnya.


Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. La Ode Proyek, yang turut menjadi Nara Sumber menjelaskan masalah pelanggaran hukum yang sedang marak dan sangat mengancam di Meranti seperti Prostitusi, Narkoba yang menurutnya dapat menghancurkan para generasi muda di usia emas, pelanggaran hukum ini dikatakan Kapolres ibarat penyakit menular yang bukan saja menghinggapi orang dewasa tapi jug

COMMENTS

Nama

.berita terkini,4232,.beritaterkini,2,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,79,Aekkanopan,5,ambon,2,babel,1,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,4,Bandung,55,Bandung Barat,5,banggai,1,Bangka Belitung,3,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,5,bantaeng,3,Banten,26,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,30,Barru,1,Batam,69,batang,3,Bekasi,425,bekasi terkini,1,Belitung,74,Beltim,87,Bener Meriah,157,BENGKALIS,6,Bengkayang,26,BENGKULU SELATAN,7,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1777,Bintan,8,Blitar,5,BNN,1,Bogor,195,BOGOR TIMUR,13,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,1,bolmong,133,bolmong utara,1,BOLNONG,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,47,Bukit Tinggi,31,Buol,73,Ciamis,14,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,19,Cilacap,6,Cilegon,8,Cileungsi,41,Cimahi,83,Cirebon,241,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,223,Daerah,6452,Daik Lingga,1,Dairi,80,Deli Serdang,7,Depok,162,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,7,Donggala,25,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,14,Dumoga,25,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,fakta,1,Garut,25,Gowa,11,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,11,Indramayu,8,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,311,jakarta selatan,2,Jambi,35,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,67,Jombang,3,kab,2,Kab 50 Kota,1,Kab. Bandung,21,Kab. Bogor,14,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,8,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,156,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,2,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,81,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,13,Kalsel,7,Kalteng,56,Kaltim,16,Kampar,11,Kampar Riau,30,Kapuas Hulu,236,Karawang,38,KARIMUN,1,KARIMUN - RN,1,KATINGAN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,6,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,5,Korupsi,9,KOTA KOTOMOBAGU,1,Kota Sorong,5,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,19,KOTIM,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,5,KUDUS,37,Kuningan,158,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,196,Lahat,12,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,38,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,LANTAMAL V,3,lebak,9,LEMBATA,3,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,553,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,6,lotim.berita terkini,37,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,46,makassar,12,Malang,118,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,16,MAMUJU,3,Manado,9,Manokwari,4,Mauk,2,medan,27,Mekar Baru,1,merangin,2,MERANTI,134,Mesuji,72,metro,123,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,198,monokwari,1,morowali,3,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,9,NTT,4,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,263,Oku Timur,7,Opini,2,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,11,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,194,Palas,21,palelawan,3,Palembang,37,Palu,99,Paluta,36,pande,1,Pandeglang,653,Pangkalpinang,5,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,5,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,23,Patia,1,PAYAKUMBUH,3,Pekalongan,24,Pekanbaru,146,Pekanbaru Riau,19,pelalawan,22,Pematangsiantar,35,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,78,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,123,Poso,1,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,purbalingga,3,Purwakarta,664,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,3,Radar Selebrity,2,Riau,102,Rokan Hilir,11,Sabang,57,Samarinda,28,SAMPI,1,Sampit,298,sar,1,Sarolangun,156,Selayar,10,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,55,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,SIAK,1,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,42,Simalungun,31,Singaparna,4,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,48,Subang,115,Sukabumi,111,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,45,Sulbar,28,Sulsel,11,Sulteng,180,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,21,Sumedang,4,sumsel,6,Sumut,56,Sungai Penuh,1,Takalar,32,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,Tangerang,365,Tangerang Selatan,2,Tanjab Barat,436,Tanjab Timur,51,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tarutung,1,Tasikmalaya,62,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6723,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,Tolitoli,625,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,11,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,161,Waisai,5,Yogyakarta,1,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Hukum Terpadu Bagi Masyarakat
Hukum Terpadu Bagi Masyarakat
https://2.bp.blogspot.com/-NKgF_FHS1vg/XFJplswk4mI/AAAAAAABrqY/f43agcOW4d81-Ml5b88mWCtC-kH1wUs_ACLcBGAs/s1600/meranti.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-NKgF_FHS1vg/XFJplswk4mI/AAAAAAABrqY/f43agcOW4d81-Ml5b88mWCtC-kH1wUs_ACLcBGAs/s72-c/meranti.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2019/01/hukum-terpadu-bagi-masyarakat.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/01/hukum-terpadu-bagi-masyarakat.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy