BANTUAN DANA DESA(BDD) ATAU (DDK) DANA KAMPUNG BANYAK DISALAH GUNAKAN OLEH PARA KEPALA DESA/ KAMPUNG.

Sorong, - RN Bantuan BDD yang di Programkan Oleh Pemerintah Pusat Untuk Membantu Perokonomian Masyarakat di Desa dan Kampung di P...





Sorong, - RN
Bantuan BDD yang di Programkan Oleh Pemerintah Pusat Untuk Membantu Perokonomian Masyarakat di Desa dan Kampung di Papua Barat, Banyak disalah gunakan Oleh Oknum Kepala Desa maupun Kampung dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Minimnya Pengawasan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, terkait Penggunaan BDD Membuat Perangkat Desa Semakin tidak jelas, karena Banyak temuan di lapangan yang tidak Sesuai dengan harapan Pemerintah Propinsi maupun Pusat, untuk Membantu Perokonomian dan Kesenjangan Warga Setempat.

Semenjak ada Program DD dari Pemerintah pusat, Sebagian Besar dana Desa/ Kampung di Papua Barat,tidak Berjalan dengan mulus,  Sebagian tidak tepat Sasaran Ke Masyarakat, bahkan jauh dari harapan terutama  di Wilayah Kabupaten Sorong.
226 Desa Dan Kampung yang tersebar Kurang lebih 20 di Distrik di Kabupaten Sorong,  Menjadi Kendala Untuk Pengawasan Setiap Perangkat desa dan kampung untuk Meninjau setiap kinerja dan Program Pembangunan disetiap Desa maupunKampung,Karena Sulitnya Medan untuk menjangkau Kampung yang sebagian ada di Pedalaman, Sehingga disinyalir Banyak Kepala Desa dan Kampung tidak terkontrol sehingga Banyak Menyalah gunakan Dana tsb untuk kepentingan yang lain dan tidak untuk Kepentingan Masyarakat, Sehingga Masyarakat Banyak yang Mengeluhkan Kinerja para Oknum Kepala Desa/ Kampung dan  tidak trasparassi dalam Pengelolaan   Dana Desa,  Sehingga Menimbulkan Kecurigaan  dan Memicu Perdebatan antara warga dan Perangkat Kampung,Seperti yang tejadi di Makbon Kabupaten Sorong, karena tidak ada laporan Keuangan dan tidak trasparan ke Masyarakat.

RN Menyambangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sorong dan Memintai Keterangan Langsung ke Bapak TORINO Sebagai Kepala Bidang Kemasyarakatan, terkait Banyaknya Temuan Penyalagunaan DD tsb, di Setiap Kampung maupun Desa. Pak Torina Mengatakan" itu benar, Sebagian Kepala desa dan Kampung, Sudah kami peringatkan Supaya jangan Bermain Main dengan Dana Desa kalau tidak mau masuk Penjara" ujarnya beliau juga Menambahkan" kurangnya Pengawasan Karena faktor dana Operasional tidak mencukupi untuk perjalanan Pemeriksaan kesetiap Desa dan Kampung yang jauh, Sehingga Kami tidak bisa berbuat apa apa Sehingga Para Kepala Desa dan Kampung banyak yang Nakal,dan Menyalagunakan untuk hal hal yang lain kami sudah ultimatum untuk tidak mempermainkan DD dan untuk Anggaran DD 2018 Banyak Kepala Desa dan Kampung belum Menyelesaikan kinerja,sehingga kami tidak akan Mencairkan Anggaran 2019" pukasnya.

Dengan terbentuknya UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan UU 06 tahun 2014 tentang Desa membuat Pemerintah Propinsi Kewalahan, di Kabupaten Sorong saja,Pengajuan Pemekaran Kampung kurang lebih 200, ini di karenakan BDD  untuk setiap Kampung dan Desa, Menerima Pagu / Desa/ Kampung diatas 700 juta Sampai 1 milliar lebih, bahkan ada Sampai 1,6milliar,   Pemekaran Kampung di Kabupaten Sorong Kususnya wilayah Papua Barat Semakin meningkat, dan mencapai 500 lebih. Ini perlu untuk di kaji dan di Surfei  Sebelum di Putuskan Menjadi Desa dan Kampung Oleh Pemerintah Propinsi maupun Pusat layak atau tidaknya.
Masih Banyak temuan Kampung yang dihuni 10 Kepala Keluarga, dan Menerima Dana Desa/  Kampung di Kabupaten Sorong, yang paling menyedihkan Rumah Warga ada,  tetapi penduduknya tinggal di kota,bahkan di luar daerah Sehingga Rumah warga  Yang Menerima Dana Desa Kosong dan ditumbuhi rumput dan ilalang.

Anggaran Dana Desa/ Kampung tahun 2017 dan 2018 diduga Banyak di salah gunakan para pak Kepala Desa/Kampung, Sehingga Program jokowi jK, tidak Berjalan Mulus seperti yang di harapkan Untuk Mensejah terakan Rakyat dan pembangunan yang merata, di Setiap Desa dan Kampung, Karena Kurangnya Pengawasan dari pihak Penegak hukum dalam hal ini,Kejaksaan dan Polri yang di tunjuk sebagai Pengawasan Dana Desa tsb.
Untuk itu di himbau BPK pusat  untuk turun Kelapangan  dan di adakan Pemeriksaan Di Setiap Kepala Desa dan Kampung supaya diberikan efek jera yang Menyalah gunakan Dana Desa / Kampung, Sehingga Kedepan Dana Desa ini, dapat di Pergunakan untuk Pembagunan dan Mensejahterakan Rakyat di Setiap Desa Maupun Kampung di Papua Barat. RN.tm.




COMMENTS

Nama

.berita terkini,1366,.beritaterkini,1,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,55,Aekkanopan,3,ambon,2,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,2,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,41,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,1,bantaeng,1,Banten,13,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,29,Barru,1,Batam,67,batang,2,Bekasi,300,bekasi terkini,1,Belitung,44,Beltim,76,Bener Meriah,103,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BENGKULU SELATAN,4,BER,3,BERI,1,Berita terkini,1651,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,155,Bola,1,bolmong,124,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,42,Bukit Tinggi,23,Buol,37,Ciamis,13,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,14,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cimahi,12,Cirebon,217,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,134,Daerah,6336,Dairi,74,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,5,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,20,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,21,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,1,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,230,Jambi,23,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,44,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,8,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,7,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,9,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,138,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,10,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,8,Kampar Riau,16,Kapuas Hulu,233,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,6,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,17,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,24,Kuningan,123,KUTAI KERTANEGARA,2,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,118,Lahat,12,Lampung,33,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,89,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,419,Lampung Utara,73,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,531,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,3,lotim.berita terkini,33,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,36,makassar,3,Malang,86,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,15,Mekar Baru,1,MERANTI,13,Mesuji,63,metro,66,metro lampung,4,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,163,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,3,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,182,Oku Timur,5,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,9,palelawan,3,Palembang,31,Palu,91,Paluta,36,Pandeglang,544,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,11,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,138,Pekanbaru Riau,6,pelalawan,22,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,76,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,147,Politik,1,Pontianak,57,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,442,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,86,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,246,sar,1,Sarolangun,77,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,19,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,26,Singaparna,2,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,43,Subang,39,Sukabumi,70,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,36,Sulsel,7,Sulteng,178,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,18,Sumedang,2,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,22,Tambraw - RN,2,Tangerang,334,Tanjab Barat,328,Tanjab Timur,26,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,50,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,2,ter,1,Terkini,6718,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,404,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,103,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: BANTUAN DANA DESA(BDD) ATAU (DDK) DANA KAMPUNG BANYAK DISALAH GUNAKAN OLEH PARA KEPALA DESA/ KAMPUNG.
BANTUAN DANA DESA(BDD) ATAU (DDK) DANA KAMPUNG BANYAK DISALAH GUNAKAN OLEH PARA KEPALA DESA/ KAMPUNG.
https://3.bp.blogspot.com/-bOGNSwCUciA/XGDfvIcKddI/AAAAAAABsA4/4sZWt0CkpZw8-Nrl9Vc-XcBvR0WGnECnACLcBGAs/s320/IMG20190201104734.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-bOGNSwCUciA/XGDfvIcKddI/AAAAAAABsA4/4sZWt0CkpZw8-Nrl9Vc-XcBvR0WGnECnACLcBGAs/s72-c/IMG20190201104734.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2019/02/bantuan-dana-desabdd-atau-ddk-dana.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/02/bantuan-dana-desabdd-atau-ddk-dana.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy