Tiga Hari Masa Tenang, Massa di Serang ?

Penulis : Encep Suhendi (Ndi Goblak) Serentak panitia pengawas pemilu menyapu bersih, tidak menyisakan satu warna pun atribut partai ...




Penulis : Encep Suhendi (Ndi Goblak)

Serentak panitia pengawas pemilu menyapu bersih, tidak menyisakan satu warna pun atribut partai politik dan apalagi ekspresi muka para petarung demokrasi di berbagai alat peraga kampanye yang berjejer di berbagai bibir jalan, dari mulai jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan poros desa hingga di jalan-jalan setapak sekalipun.

Upaya pengenalan sosok alias kampanye Pemilu sebagaimana dimaksud dalam UU No 7 Tahun 2017 pada pasal 275 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d dilaksanakan sejak 3 (tiga) hari setelah ditetapkan daftar calon tetap anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota untuk pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD serta pasangan calon untuk pemilu Presiden dan Wakil Presiden sampai dengan dimulainya masa tenang.

Tiga hari masa tenang menjelang pemilu, sekejap layaknya seperti tim pendukung yang mengerumuni pemain vollyball yang sedang meluruskan kedua kakinya setelah mendengar bunyi peluit menandakan jam istirahat. Terkecuali dari pihak panitia yang sibuk ngepel ceceran keringat pemain di lapangan sekaligus sampah bekas makanan tim pendukung yang berhamburan di sekitar lapangan.

Ada hal yang sangat perlu diperhatikan dalam masa tenang ini lantaran tidak menutup kemungkinan masyarakat akan diserang kembali oleh tindakan yang sudah diharamkan di negeri ini. Berkaca pada momentum pesta demokrasi sebelumnya, berdasarkan laporan Bawaslu pada 2018, hasil pengawasan pada Pemilihan Kepala Daerah 2018 memperlihatkan adanya indikasi politik uang sebanyak 535 kasus di tahapan kampanye.

Adapun pada tahapan masa tenang, ditemukan adanya 35 kasus yang tersebar di 10 provinsi. Pada proses pemungutan dan penghitungan suara, terdapat 2 kasus praktik politik uang yang terjadi di satu provinsi dan satu kabupaten (Kompas: 31 januari 2018). Oleh sebab itu agar tidak terulang kembali peristiwa demokrasi yang buruk di masa yang silam sangat sepatutnya ada pengawasan yang lebih ketat lagi.

Semestinya pihak penyelenggara pun saat melakukan sosialisasi kepada masyarakat bukan hanya sekedar membawa contoh surat suara sebagai alat untuk menjelaskan teknis pemilihan saja, melainkan paling tidak dilengkapi dengan membawakan selembaran kutipan sanksi apabila ada pihak yang melakukan pelanggaran, khususnya praktik politik uang lantaran masih banyak masyarakat yang tidak mengerti perihal aturan pemilu, terutama masyarakat di tingkat daerah, apalagi pemilih senior alias nenek-nenek dan aki-aki.

Sebagai warga negara indonesia, mengingat masa tenang adalah masa yang rentan praktik politik uang oleh sebab itu penulis yang tidak memiliki kecerdasan dan juga tidak begitu bodoh-bodoh amat dalam hal ini berharap kepada masyarakat untuk tidak mudah menampik jika ada dugaan permainan politik uang karena pada dasarnya potensi korupsi salah satunya disebabkan oleh adanya praktik seperti demikian.

Selain itu, pihak terkait pun diharapkan untuk melakukan pengawasan yang lebih masif dan lebih serius lagi. Setidaknya upaya pencegahan politik uang di penghujung musim lebih diperketat demi kelancaran dan kondusifitas pesta demokrasi, jangan sampai di tengah-tengah masa tenang massa malah di serang amplop alias serangan fajar. *(.).

COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Nama

.berita terkini,3645,.beritaterkini,2,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,74,Aekkanopan,3,ambon,2,babel,1,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,4,Bandung,55,Bandung Barat,5,banggai,1,Bangka Belitung,3,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,4,bantaeng,3,Banten,24,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,30,Barru,1,Batam,69,batang,3,Bekasi,402,bekasi terkini,1,Belitung,65,Beltim,85,Bener Meriah,138,BENGKALIS,6,Bengkayang,25,BENGKULU SELATAN,6,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1775,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,186,BOGOR TIMUR,8,Bola,1,bolmong,133,bolmong utara,1,BOLNONG,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,47,Bukit Tinggi,29,Buol,64,Ciamis,14,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,19,Cilacap,6,Cilegon,8,Cileungsi,41,Cimahi,70,Cirebon,237,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,204,Daerah,6436,Daik Lingga,1,Dairi,80,Deli Serdang,7,Depok,151,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,6,Donggala,15,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,14,Dumoga,25,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,25,Gowa,11,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,11,Indramayu,7,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,295,jakarta selatan,2,Jambi,31,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,64,Jombang,3,kab,2,Kab. Bandung,21,Kab. Bogor,14,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,8,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,156,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,2,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,62,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,13,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,15,Kampar,11,Kampar Riau,29,Kapuas Hulu,236,Karawang,33,KARIMUN - RN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,5,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,5,Korupsi,9,Kota Sorong,5,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,18,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,5,KUDUS,31,Kuningan,152,KUTAI KERTANEGARA,4,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,180,Lahat,12,Lamongan,1,Lampung,38,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,LANTAMAL V,3,lebak,9,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,550,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,5,lotim.berita terkini,37,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,46,makassar,10,Malang,112,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,11,Manado,9,Manokwari,4,Mauk,2,medan,24,Mekar Baru,1,MERANTI,69,Mesuji,71,metro,114,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,194,morowali,3,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,7,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,247,Oku Timur,5,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,11,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,194,Palas,17,palelawan,3,Palembang,35,Palu,99,Paluta,36,pande,1,Pandeglang,644,Pangkalpinang,3,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,11,Pasuruan,1,PATI,18,Patia,1,PAYAKUMBUH,2,Pekalongan,24,Pekanbaru,146,Pekanbaru Riau,19,pelalawan,22,Pematangsiantar,34,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,78,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,102,Poso,1,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,purbalingga,3,Purwakarta,618,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,3,Radar Selebrity,2,Riau,95,Rokan Hilir,11,Sabang,57,Samarinda,22,SAMPI,1,Sampit,286,sar,1,Sarolangun,137,Selayar,10,selong,2,Semarang,5,Seram Bagian Barat,1,Serang,50,Serdang Bedagai,32,Sergai,24,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,40,Simalungun,30,Singaparna,3,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,48,Subang,101,Sukabumi,106,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,45,Sulbar,24,Sulsel,11,Sulteng,180,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,21,Sumedang,4,sumsel,6,Sumut,56,Sungai Penuh,1,Takalar,29,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,Tangerang,365,Tangerang Selatan,2,Tanjab Barat,409,Tanjab Timur,50,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tarutung,1,Tasikmalaya,62,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6723,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,Tolitoli,590,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,11,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,154,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Tiga Hari Masa Tenang, Massa di Serang ?
Tiga Hari Masa Tenang, Massa di Serang ?
https://3.bp.blogspot.com/-aR05_gXofDc/XLPjN49VfzI/AAAAAAAAVZ0/BcOu7Dqphk0jF3VR3jVqO0OcZvlzJ1QlACLcBGAs/s320/IMG-20190415-WA0009.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-aR05_gXofDc/XLPjN49VfzI/AAAAAAAAVZ0/BcOu7Dqphk0jF3VR3jVqO0OcZvlzJ1QlACLcBGAs/s72-c/IMG-20190415-WA0009.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2019/04/tiga-hari-masa-tenang-massa-di-serang.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/04/tiga-hari-masa-tenang-massa-di-serang.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy