Mahasiswa UPB Sampaikan 3 Tuntutan Kepada DPRD Provinsi Kalbar

Pontianak (Kalbar), RN Ratusan Mahasiswa Universitas Panca Bhakti (UPB) menyampaikan 3 tuntutan aksi damai yang dituangkan dalam Nota Kes...

Pontianak (Kalbar), RN
Ratusan Mahasiswa Universitas Panca Bhakti (UPB) menyampaikan 3 tuntutan aksi damai yang dituangkan dalam Nota Kesepakatan, di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (26/9/2019), sekitar pukul 10.15 - 12.10 WIB.

Nota kesepakatan tersebut berisi pernyataan secara tertulis bermaterai dan Cap basah yang ditandatangani oleh Ir.H.Suriansyah,M.MA, jabatan selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, tertanggal 26 September 2019.

Adapun isi Nota Kesepakatan yang berisi 3 point tuntutan dari Mahasiswa UPB yang disaksikan dari perwakilan mahasiswa yang ada di Kota Pontianak :
1. Menolak UU KPK yang disahkan oleh DPR RI bersama Presiden RI. Karena pengesahan UU tersebut merupakan wujud terhadap institusi KPK dan merupakan sebuah tindakan pengkhianatan terhadap nilai reformasi khususnya dalam hal pemberantasan KKN dan penegakan hukum yang berkeadilan.

2. Meminta Presiden RI untuk mengeluarkan PERPU tentang UU KPK. Karena berlakunya UU KPK menimbulkan gejolak di seluruh tanah air sehingga perlunya tindakan tegas dari Pimpinan tertinggi Negara yaitu Presiden RI untuk mengeluarkan PERPU berdasarkan pasal 22 UUD 1945 dalam hal ihwal kepentingan yang memaksa Presiden RI berhak mengeluarkan Perpu untuk kepentingan ketertiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

3. Menolak pasal-pasal multitafsir, krusial di R-KUHP yang mengekang kebebasan sipil warga negara yang akan menjadi persoalan apabila diterapkan di masyarakat.

Terhadap tiga tuntutan yang disampaikan oleh perwakilan 20 orang Mahasiswa tersebut, para mahasiswa Universitas Panca Bhakti secara tegas meminta agar tuntutan tersebut dipenuhi dan direalisasikan melalui Perpu Presiden Republik Indonesia berdasarkan pasal 22 UUD 1945.

"Dengan tegas kami dari UPB menolak UU Pelemahan KPK, dan meminta Kepada Presiden Republik Indonesia untuk mengeluarkan Perpu tentang UU KPK tersebut,"tegas Jemmy Hans Welan, salah satu juru bicara UPB saat menyampaikan 3 tuntutan dalam aksi damai kepada Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Yang tidak kalah penting, menurut Jemmy, mengenai persoalan Karhutla yang terjadi di Kalimantan Barat agar dituntaskan. Akibat dari Karhutla, muncul berbagai persoalan lain karena kabut asap yang tebal sehingga melumpuhkan aktivitas pendidikan, perekonomian dan bahkan penerbangan khususnya di Kalimantan Barat.

"Kami minta pelaku kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dituntaskan, apalagi di daerah saya yaitu di Kabupaten Melawi aktivitas pelajar sangat terganggu, akibat kabut asap sekolah-sekolah di liburkan. Penerbangan di Kalbar juga tergantung,"ungkapnya. Kami juga menyampaikan ribuan terimakasih kepada aparat keamanan, sehingga aksi damai kami hari ini berjalan dengan lancar," imbuhnya.

Sementara itu, DPRD Provinsi Kalimantan Barat menyambut baik dan apresiasi atas tiga tuntutan yang disampaikan oleh Mahasiswa UPB. Menurut Anggota DPRD Kalbar, tuntutan Mahasiswa UPB tersebut akan disampaikan sekaligus ke DPR RI dengan tuntutan Mahasiswa yang melakukan aksi Demo dari beberapa universitas pada hari Rabu (25/9/2019).

"Tuntutan ini akan segera kami tindaklanjuti ke DPR RI, karena UU tersebut produk mereka. KPK tidak boleh di lemahkan, Kalbar butuh KPK,"ungkap Ir.H.Suriansyah,M.MA, Wakil Ketua DPRD Provinsi saat melakukan pertemuan dengan beberapa perwakilan dari Mahasiswa UPB.

Berdasarkan pantauan dilapangan, aksi damai dari kurang lebih 500 mahasiswa UPB dengan pengawalan dari aparat keamanan baik dari Kepolisian dan TNI tersebut, berjalan lancar, tertib dan damai hingga pukul 12.10 WIB masa meninggalkan Halaman Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat. 

(Adrian)

COMMENTS

Nama

.berita terkini,5402,.beritaterkini,3,Aceh,10,ACEH SINGKIL,77,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,92,ACEH TIMUR,1,Aekkanopan,7,agam,2,ambon,2,AS,1,babel,1,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,5,Bandung,58,Bandung Barat,7,banggai,1,Bangka Belitung,4,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,14,Banjarnegara,6,bantaeng,6,Banten,27,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,30,Barru,1,Batam,73,batang,3,BATU,1,Bekasi,506,bekasi terkini,1,Belitung,84,Beltim,95,Bener Meriah,189,BENGKALIS,6,Bengkayang,27,BENGKULU,1,BENGKULU SELATAN,8,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,1777,Bintan,8,Blitar,5,BNN,1,Bogor,200,BOGOR TIMUR,23,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,1,bolmong,140,bolmong utara,1,BOLNONG,1,boltim,11,BOYOLALI,1,Brebes,48,Bukit Tinggi,32,Buol,75,Ciamis,14,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,24,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,8,Cileungsi,41,Cimahi,108,Cirebon,251,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,247,Daerah,6581,Daik Lingga,2,Dairi,92,Deli Serdang,7,Depok,188,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,12,Donggala,35,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,22,Dumoga,31,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,fakta,1,Garut,26,Gowa,11,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,indralaya,12,Indramayu,11,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,327,jakarta selatan,2,Jambi,77,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,75,Jombang,3,kab,2,Kab 50 Kota,3,Kab. Bandung,50,Kab. Bogor,14,Kab. Brebes,3,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,8,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,156,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABANJAHE,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,152,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,7,Kalteng,79,Kaltim,17,Kampar,13,Kampar Riau,34,Kapuas Hulu,236,Karawang,54,KARIMUN,1,KARIMUN - RN,1,KARO,8,KATINGAN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,6,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,7,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,1,KOTA MANNA,1,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,22,KOTAWARINGIN TIMUR,1,KOTIM,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,5,KUDUS,41,Kuningan,171,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,230,Lahat,13,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,38,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,LANTAMAL V,3,lebak,9,LEMBATA,4,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,581,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,8,lotim.berita terkini,37,Lubuk Pakam,4,LUBUKSIKAPING,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,50,makassar,15,Malang,131,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,22,MAMUJU,8,Manado,9,Manokwari,4,Mauk,2,medan,29,Mekar Baru,1,merangin,29,MERANTI,193,Mesuji,72,metro,142,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,220,monokwari,1,morowali,3,Muara Belida,1,muara bungo,2,Muara Enim,75,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,11,NTT,5,Ogan Ilir,5,Oku Selatan,285,Oku Timur,20,Opini,4,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,13,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,198,Palas,23,palelawan,3,Palembang,38,Palu,101,Paluta,49,pande,1,Pandeglang,655,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,8,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,8,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,2,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,Pasuruan,1,PATI,33,Patia,1,PAYAKUMBUH,3,Pekalongan,24,Pekanbaru,151,Pekanbaru Riau,22,pelalawan,22,Pematangsiantar,35,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,79,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,149,Politik,1,Pontianak,202,Poso,1,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,purbalingga,3,Purwakarta,738,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,3,Radar Selebrity,2,Riau,108,Rokan Hilir,11,Sabang,57,Samarinda,43,SAMPI,1,Sampit,352,sar,1,Sarolangun,190,SELAT PANJANG,1,Selayar,10,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,58,Serdang Bedagai,32,Sergai,25,Seruyan,7,SIAK,1,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,50,Simalungun,32,Singaparna,5,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,51,Subang,129,Sukabumi,126,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,46,Sulbar,29,Sulsel,11,Sulteng,180,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,24,Sumedang,6,sumsel,7,Sumut,58,Sungai Penuh,1,Takalar,34,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,Tangerang,365,Tangerang Selatan,3,Tanjab Barat,467,Tanjab Timur,51,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tarutung,1,Tasikmalaya,66,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6786,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,Tolitoli,710,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,11,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,177,Waisai,5,Yogyakarta,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Mahasiswa UPB Sampaikan 3 Tuntutan Kepada DPRD Provinsi Kalbar
Mahasiswa UPB Sampaikan 3 Tuntutan Kepada DPRD Provinsi Kalbar
https://1.bp.blogspot.com/-0FU5uP2P-X4/XYySFlY5zNI/AAAAAAAB6UA/9_RhHVb-4ZU02CiJHxTk8EtM_oVZy24MgCLcBGAsYHQ/s320/IMG_20190926_163915_841.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-0FU5uP2P-X4/XYySFlY5zNI/AAAAAAAB6UA/9_RhHVb-4ZU02CiJHxTk8EtM_oVZy24MgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_20190926_163915_841.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2019/09/mahasiswa-upb-sampaikan-3-tuntutan.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/09/mahasiswa-upb-sampaikan-3-tuntutan.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy