Reklamasi di Pulo Ampel Rusak Lingkungan & Memperburuk Kondisi Ekonomi Nelayan

Serang, Radar Nusantara Kegiatan pembangunan reklamasi pantai atau pembuatan daratan di Kp.Tasik Desa Margasari Kec.Puloampel Kabupa...




Serang, Radar Nusantara
Kegiatan pembangunan reklamasi pantai atau pembuatan daratan di Kp.Tasik Desa Margasari Kec.Puloampel Kabupaten Serang kini menjadi polemik bagi warga masyarakat, khususnya para nelayan, kegiatan itu pun dikhawatirkan bisa merusak lingkungan dan memperburuk kondisi ekonomi para nelayan.

Dilansir dari Gemantaratv.com, Ketua Nelayan Pulo Ampel, Kurtubi ke awak media mengatakan, Saya dengan para nelayan serta masyarakat merasa dirugikan adanya reklamasi tersebut untuk itu kami semua akan terus meminta hak dan akan terus melakukan upaya apapun demi keadilan dan kepastian hukum sebab masyarakat dan nelayan sudah resah oleh kegiatan tersebut, "ungkapnya saat berada dilokasi nelayan, kamis (19/9/2019) lalu.

"Adanya reklamasi tersebut kami sebagai nelayan merasa sangat dirugikan, pasalnya terumbu karang untuk kehidupan habitat ikan di sekitar tepi pantai mengalami kerusakan, bahkan alur keluar masuk dan tempat sandar perahu nelayan menyempit dan menjadi dangkal," jelasnya.

Warga masyarakat nelayan kini telah melakukan pemasangan drum pembatas, agar diketahui batas mana hak masyarakat umum nelayan dan mana batas tanah yang bisa untuk didirikannya sebuah pembangunan.

Kurtubi juga menuturkan bahwa warga masyarakat pun berencana akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) menurutnya pihak perusahaan diduga tidak mengantungi izin dan kelengkapan dokumen sebagai mana mestinya, selain itu muncul adanya kekhawatiran masyarakat akan merusak lingkungan ekosistem laut dan memperburuk kondisi ekonomi para nelayan, "imbuhnya.

Salah satu dari warga nelayan, yang enggan disebut namanya dalam pemberitaan mengaku dirinya kini merasa kesulitan  mendapatkan tangkapan ikan biasanya nelayan disini bisa mendapat penghasilan Rp.300 ribu hingga Rp.400 ribu per hari, tapi sekarang sejak adanya reklamasi penghasilan kami berkurang, "terangnya.

Menurutnya, adanya reklamasi tersebut sudah jelas telah merampas sebagian hak hak kami sebagai masyarakat nelayan, bahkan penyempitan muara yang dulu memiliki permukaan lebar 30 meter kini hanya tersisa menjadi 10 meter, belum lagi sepadan sungai atau muara yang disebut dengan daratan hilang terbangun oleh pengurugan,"tandasnya.

Sebagai informasi hingga saat ini pihak perusahaan yang melakukan reklamasi belum bisa ditemui atau dihubungi. **(Iwan RN).

COMMENTS

Nama

.berita terkini,5874,.beritaterkini,3,Aceh,10,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,23,Aceh Tengah,102,ACEH TIMUR,1,Aekkanopan,7,agam,2,ambon,2,AS,1,babel,1,BALAESANG,1,BALIKPAPAN,5,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,5,Bandung,60,Bandung Barat,8,banggai,1,Bangka Belitung,4,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,14,Banjarnegara,6,bantaeng,6,Banten,27,Banyuasin,5,Banyumas,10,Banyuwangi,49,Barru,1,Batam,74,batang,3,BATU,1,Bekasi,525,bekasi terkini,1,Belitung,96,Beltim,96,Bener Meriah,213,BENGKALIS,7,Bengkayang,32,BENGKULU,1,BENGKULU SELATAN,8,BER,3,BERI,1,berita,1,Berita terkini,2241,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita tetkini,1,Bintan,8,Blitar,5,BNN,1,Bogor,203,BOGOR TIMUR,28,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,1,bolmong,143,bolmong utara,1,bolmut,1,BOLNONG,1,bolsel,1,boltim,11,BOYOLALI,1,Brebes,49,Bukit Tinggi,41,Buol,79,Ciamis,14,Cianjur,4,Cibinong,1,Cikarang,26,cikarang utara,1,Cilacap,6,Cilegon,8,Cileungsi,41,Cimahi,123,Cirebon,258,Cirebon Kota,1,Dabo Singkep,265,Daerah,6605,Daik Lingga,2,Dairi,111,Deli Serdang,7,Depok,200,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,12,Donggala,38,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,22,Dumoga,38,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,2,fakta,1,Garut,26,gorontalo,1,Gowa,12,Gresik,1,Gunung Putri,2,Hukum,11,INDRA,1,indralaya,18,Indramayu,12,Jabar,7,jaka,1,Jakarta,337,jakarta selatan,2,Jambi,106,JATIM,1,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,79,Jombang,3,kab,2,Kab 50 Kota,3,Kab. Bandung,87,Kab. Bogor,15,Kab. Brebes,3,KAB. KARO,2,Kab. Kuningan,9,kab. langkat,1,kab. malang,1,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,10,kab. tangerang,4,Kab. Tasikmalaya,17,Kab.Bandung,162,Kab.Bekasi,61,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,3,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,10,Kab.Tangerang,2,KABANJAHE,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,192,Kalimantan Barat,9,kalimantan timur,14,Kalsel,7,Kalteng,90,Kaltim,19,Kampar,22,Kampar Riau,44,Kapuas Hulu,236,Karawang,61,KARIMUN,1,KARIMUN - RN,1,KARO,23,KATINGAN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,7,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,9,Kerinci,20,KOBAR,1,Korupsi,9,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,1,KOTA MANNA,1,Kota Sorong,7,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,1,Kotamobagu,23,KOTAWARINGIN TIMUR,1,KOTIM,4,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,5,KUDUS,45,Kuningan,180,KUTAI KERTANEGARA,5,Kutai Timur,12,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,249,Lahat,13,LAMBATA,1,Lamongan,1,Lampung,38,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,105,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,460,Lampung Utara,74,langkat,1,LANTAMAL V,3,lebak,9,LEMBATA,6,LIMAPULUHKOTA,1,Lingga,598,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,6,LOTIM,8,lotim.berita terkini,37,LUBUK LINGGAU,2,Lubuk Pakam,4,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,2,LUBUKSIKAPING,1,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,m,1,Magelang,1,Majalengka,73,makassar,16,Malang,138,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,3,MAMASA,25,MAMUJU,15,Manado,10,Manokwari,4,Mauk,2,medan,33,Mekar Baru,1,merangin,47,MERANTI,251,Mesuji,72,metro,155,metro lampung,5,Minahasa,3,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,225,monokwari,1,morowali,4,Muara Belida,1,muara bungo,2,Muara Enim,77,Musi Banyuasin,10,MUSI RAWAS,2,Nasional,15,Natuna,93,NTB,11,NTT,5,Ogan Ilir,7,Oku Selatan,299,Oku Timur,28,Opini,4,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,14,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,198,Palas,23,palelawan,4,Palembang,40,Palu,102,Paluta,51,pande,1,Pandeglang,655,pangkalanbun,1,Pangkalpinang,8,Papandayan,1,Papua,4,PAPUA BARAT,11,Parigi,6,Parigi Moutong,12,PARIMO,2,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,12,Pasuruan,1,PATI,42,Patia,1,PAYAKUMBUH,3,Pekalongan,24,Pekanbaru,165,Pekanbaru Riau,36,pelalawan,22,Pematangsiantar,36,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Pendidikan,80,PESISIR SELATAN,1,Pilkada,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,Polhukam,154,Politik,2,Pontianak,243,Poso,2,Pringsewu,24,Pulang Pisau,4,pulpis,1,purbalingga,3,Purwakarta,790,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Artikel,4,Radar Selebrity,2,Riau,124,rokan,1,Rokan Hilir,12,rokan hulu,1,Sabang,57,Samarinda,43,SAMPI,1,Sampit,375,sar,1,Sarolangun,209,SELAT PANJANG,4,SELATPANJANG,1,Selayar,10,selong,2,Semarang,5,SEMOGA,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,58,Serdang Bedagai,32,Sergai,26,Seruyan,7,SIAK,2,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,54,Simalungun,35,Singaparna,5,SINGKEP BARAT,1,Sinjai,4,SOLOK,3,Solok Selatan,8,Sorong,52,Subang,141,SUKABUM,1,Sukabumi,128,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,32,sulawesi tengah,46,Sulbar,29,Sulsel,11,Sulteng,184,Sulut,257,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,36,Sumedang,6,sumsel,15,Sumut,61,Sungai Penuh,1,Takalar,35,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tanah datar,1,Tanah Karo,4,Tangerang,365,Tangerang Selatan,3,Tanjab Barat,492,Tanjab Timur,51,tanjung balai,1,Tanjung Enim,1,TANJUNG PINANG,6,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,tapung,2,tarutung,1,Tasikmalaya,70,Tebing Tinggi,62,Tegal,12,Teminabuan,5,Tenggarong,1,ter,1,Terkini,6791,terkiri,4,Timika,1,Toabo,1,tolitol,2,Tolitoli,778,tolotoli,1,TOMOHON,4,Touna,1,Trenggalek,11,Tulang Bawang,11,Tulang Bawang Barat,7,Tulungagung,196,Waisai,5,Yogyakarta,2,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Reklamasi di Pulo Ampel Rusak Lingkungan & Memperburuk Kondisi Ekonomi Nelayan
Reklamasi di Pulo Ampel Rusak Lingkungan & Memperburuk Kondisi Ekonomi Nelayan
https://1.bp.blogspot.com/-9Exak7OEhvY/XYgBWxkIK3I/AAAAAAAAYfo/l6OMCim0iKEF50fbc6hTZLIWcESZ4AezACLcBGAsYHQ/s320/IMG-20190923-WA0005.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-9Exak7OEhvY/XYgBWxkIK3I/AAAAAAAAYfo/l6OMCim0iKEF50fbc6hTZLIWcESZ4AezACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20190923-WA0005.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2019/09/reklamasi-di-pulo-ampel-rusak.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2019/09/reklamasi-di-pulo-ampel-rusak.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy