Kriminalisasi Aktivis Jekson Sihombing: Cermin Buram Hukum dan Kekuasaan di Riau

Pekanbaru, RN Masyarakat Riau terus diguncang oleh kontroversi besar yang menyingkap wajah buram penegakan hukum di Indonesia. Kasus krimina...


Pekanbaru, RN

Masyarakat Riau terus diguncang oleh kontroversi besar yang menyingkap wajah buram penegakan hukum di Indonesia. Kasus kriminalisasi terhadap aktivis lingkungan dan anti-korupsi Jekson Sihombing menjadi sorotan publik, terutama setelah Kapolda Riau, Herry Heryawan, melalui Kabid Humas Polda Riau, membantah adanya kriminalisasi. Sang Kapolda bahkan menuding Kejaksaan Tinggi Riau sebagai pihak yang bertanggung jawab dengan dalih Kepala Kejati Riau telah menerbitkan Surat Penetapan P21 atas kasus Jekson Sihombing.


Namun, bantahan ini justru memperlihatkan sikap cuci tangan aparat kepolisian. Bukannya bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran prosedur hukum, Kapolda Riau melemparkan kesalahan kepada institusi lain. Tindakan ini bukan hanya sebagai sikap pengecut, tetapi juga mencerminkan betapa hukum sering dijadikan alat manipulasi demi kepentingan pihak tertentu.


*Bukan Sekadar Kasus, Ini Kejahatan Negara*


Wilson Lalengke, International Human Rights Defender asal Indonesia, menegaskan bahwa kasus Jekson Sihombing bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan bentuk nyata kejahatan negara (state crime) terhadap warganya. “Ketika aparat penegak hukum menangkap seorang aktivis tanpa surat perintah, menahannya tanpa prosedur sah, dan kemudian merekayasa tuduhan pemerasan, itu bukan sekadar pelanggaran hukum. Itu adalah kejahatan negara terhadap warganya. Dan kejahatan negara ini harus ditindak dengan hukuman yang setimpal,” tegas petisioner HAM pada Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2025 itu, Jumat, 06 Februari 2026.


Tokoh pers nasional tersebut juga menambahkan bahwa praktik kriminalisasi terhadap aktivis adalah ancaman serius terhadap demokrasi. “Jika negara membiarkan aparatnya merekayasa kasus, maka kita sedang berjalan menuju tirani. Hukum kehilangan makna, keadilan menjadi ilusi, dan rakyat hanya menjadi korban dari permainan kekuasaan," jelasnya.


Kasus ini tidak bisa dilepaskan dari refleksi filosofis tentang keadilan. Plato (428-347 SM) dalam The Republic pernah mengingatkan bahwa keadilan bukanlah sekadar kepatuhan terhadap hukum, melainkan harmoni antara individu dan masyarakat. Ketika hukum dijalankan secara sewenang-wenang, harmoni itu hancur, dan negara kehilangan legitimasi moralnya.


Immanuel Kant (1724-1804), dengan imperatif kategorisnya, menekankan bahwa manusia harus diperlakukan sebagai tujuan, bukan alat. Kriminalisasi terhadap Jekson jelas memperlakukan seorang manusia sebagai alat untuk melindungi kepentingan oligarki bisnis sawit dan aparat yang bersekutu dengannya. Ini adalah pelanggaran mendasar terhadap martabat manusia.


John Locke (1632-1704) , bapak liberalisme, menegaskan bahwa hak hidup, kebebasan, dan kepemilikan adalah hak alamiah yang tidak boleh dirampas oleh negara. Ketika aparat justru merampas kebebasan seorang aktivis yang membela lingkungan dan melawan korupsi, maka negara telah mengkhianati kontrak sosialnya dengan rakyat.


*Fakta Pelanggaran Prosedur*


Kesaksian dua polisi yang menangkap Jekson di persidangan memperkuat dugaan kriminalisasi. Mereka bersaksi di bawah sumpah bahwa penangkapan dilakukan tanpa Surat Perintah Penangkapan, dan penahanan dilakukan tanpa Surat Perintah Penahanan. Bukti CCTV juga menunjukkan tidak ada transaksi uang Rp. 150 juta yang dituduhkan kepada Jekson. Tuduhan pemerasan yang diarahkan kepadanya runtuh di hadapan fakta.


Wilson Lalengke menegaskan bahwa tindakan kriminalisasi yang dilakukan Kapolda Riau Herry Heryawan ini bukan sekadar cacat prosedur. "Ini adalah tindakan unlawful, tindakan di luar hukum, yang disengaja. Aparat yang melakukan rekayasa kasus harus dijerat dengan Pasal 278 KUHP baru, yang mengancam pelaku rekayasa kasus dengan pidana 12 tahun penjara. Jika hukum tidak ditegakkan di sini, maka hukum di Indonesia hanyalah sandiwara belaka,” beber alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini dengan menambahkan bahwa pihaknya akan memperkarakan kasus kriminalisasi tersebut ke jalur hukum, baik di dalam negeri maupun di jalur hukum internasional.


*Jejak Oligarki: Martias Fangiono dan Surya Dumai Group*


Di balik kasus ini, publik tidak bisa menutup mata terhadap sosok Martias Fangiono, pengusaha sawit yang dikenal sebagai perusak hutan Riau. Martias, melalui Surya Dumai Group, disebut-sebut sebagai bohir yang mendukung karier Herry Heryawan hingga menduduki jabatan Kapolda Riau. Hubungan gelap antara bisnis sawit dan aparat penegak hukum menjadi benang merah yang menjelaskan mengapa seorang aktivis lingkungan seperti Jekson harus dijadikan korban.


Wilson Lalengke menyoroti hal ini dengan keras: “Ketika pengusaha bejat perusak hutan bisa membeli jabatan aparat, maka hutan kita akan terus digunduli, rakyat akan terus dimiskinkan, dan aktivis yang membela lingkungan akan terus dikriminalisasi. Ini adalah bentuk kolonialisme baru, di mana oligarki menggantikan penjajah, dan aparat menjadi alat penindasan.”


Jekson bukanlah aktivis sembarangan. Selama lima tahun, ia konsisten mengungkap kasus-kasus korupsi di Riau, mulai dari dugaan korupsi Rumah Sakit Bangkinang, Disdik Provinsi Riau, hingga proyek-proyek PUPR. Ia juga melaporkan perusahaan-perusahaan sawit yang merambah kawasan hutan secara ilegal. Laporan-laporannya bahkan mendorong pemerintah mengeluarkan Perpres tentang Satgas Penertiban Kawasan Hutan tahun 2025.


Keberhasilan Jekson dalam mendorong penyitaan aset perusahaan sawit dan penertiban kawasan hutan menunjukkan komitmen luar biasa terhadap bangsa dan negara. Namun perjuangan itu harus dibayar mahal dengan kriminalisasi, penahanan, dan tuduhan palsu. Lebih tragis lagi, Jekson menjalani perjuangan ini sebagai seorang ayah tunggal, setelah istrinya meninggal, dengan tanggung jawab terhadap dua anak, seorang ibu janda, dan adik yang ia kuliahkan.


*Refleksi Moral: Hukum sebagai Instrumen Keadilan atau Kekuasaan?*


Kasus Jekson Sihombing adalah cermin buram bagaimana hukum bisa dijadikan instrumen kekuasaan. Aristoteles (384-333 SM) pernah mengatakan bahwa hukum adalah “akal tanpa nafsu.” Namun di Riau, hukum justru dijalankan dengan penuh nafsu kepentingan, nafsu melayani oligarki, dan nafsu menindas rakyat. 


Wilson Lalengke menutup dengan sebuah pernyataan keras dan mendorong perlawanan atas penindasan negara terhadap rakyat. “Jika hukum terus dijadikan alat kekuasaan, maka rakyat Indonesia tidak lagi hidup dalam negara hukum, melainkan negara penindasan. Dan sebagai pembela hak asasi manusia, saya serukan: penindasan ini harus dilawan, dengan pena, dengan suara, dengan aksi, sampai keadilan benar-benar tegak," ujarnya tegas.


Kasus kriminalisasi Jekson Sihombing bukan sekadar persoalan hukum, melainkan persoalan moral, politik, dan kemanusiaan. Ia menyingkap bagaimana aparat bisa bersekutu dengan oligarki untuk menindas rakyat, bagaimana hukum bisa direkayasa demi kepentingan segelintir orang, dan bagaimana seorang aktivis yang membela lingkungan dan melawan korupsi bisa dijadikan korban. 


Dalam terang filsafat keadilan dan hak asasi manusia, kasus ini adalah alarm keras bagi bangsa Indonesia. Jika tidak ada keberanian untuk menindak aparat dan oligarki yang merekayasa kasus, maka keadilan akan terus menjadi mimpi, dan demokrasi akan terus digerogoti dari dalam oleh aparat negara yang hidup dan celana dalam anak-istrinya dibayar dari uang rakyat. (TIM/Red)

COMMENTS
































Nama

.,3,.berita terkini,11108,.beritaterkini,6,.kalbar,17,(Merlung),5,abiansemal,34,aceh,5,Aceh,36,aceh besar,1,ACEH SINGKIL,78,Aceh Tamiang,25,Aceh Tengah,122,ACEH TENGGARA,2,ACEH TIMUR,2,Aceh Utara,5,advertorial,22,aek kanopan,1,Aekkanopan,9,agam,21,aimas,3,ALAI.,5,Alor,1,ambon,7,amlapura,67,ampana,1,anjatan,2,Anyer,1,AS,1,Asahan,7,babel,1,badau,1,badung,829,Bagansiapiapi,4,bakan,1,BALAESANG,1,bali,1719,balige,23,BALIKPAPAN,7,balut.berita terkini,3,Banda Aceh,18,BANDAR LAMPUNG,39,Bandar Seri Begawan,1,bandara,7,bandung,8,Bandung,220,Bandung Barat,23,banggai,54,banggai kepulauan,1,bangka,2,bangka barat,2,Bangka Belitung,10,bangka selatan,1,Bangka Tengah,2,bangkalan,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,BANGKINANG,7,bangli,1025,Bangun Purba,1,Banguwangi,1,Banjar,24,Banjarmasin,1,Banjarnegara,8,bantaeng,46,Banten,375,Banyuasin,7,Banyumas,13,Banyuwangi,168,Barito Selatan,1,barito utara,2,Barru,6,Batam,105,batang,67,BATANG HARI,3,batang kuis,3,BATU,9,batu bara,74,Batur,6,baturaja,4,baturiti,2,bekasai,1,bekasi,256,Bekasi,3166,bekasi berita terkini,1,bekasi terkini,3,Bekasi Utara,1,belawan,5,Belitung,220,Belitung Timur,18,Beltim,225,belu,17,benakat,1,bener,1,Bener Meriah,481,BENGKALIS,178,Bengkayang,78,BENGKULU,7,BENGKULU SELATAN,19,BENGKULU UTARA,1,benoa,12,BER,3,berastagi,1,BERI,1,beria terkini,1,beriita terkini,3,berit terkini,3,berita,1,berita berita terkini,1,berita teekini,1,berita terikini,1,berita terki,1,berita terkini,68,Berita terkini,3976,berita terkini daerah,1,berita terkini.,1,berita terkinia,1,berita terkink,1,berita terkinu,2,berita tetkini,1,beritaterkini,5,beritq terkini,1,berta terkini,1,Bima,2,binjai,4,Bintan,9,Bintuni,2,bireuen,1,Bitung,7,blahbatu,2,blahbatuh,61,Blitar,16,Blora,2,BMKG,1,BMR,1,BNN,1,Boalemo,1,Bogor,479,BOGOR TIMUR,71,Bojonegoro,1,Bola,1,BOLAANG MONGONDOW,3,bolmong,617,Bolmong raya,5,Bolmong selatan,24,bolmong timur,4,bolmong utara,3,bolmongsiar,1,bolmut,2,BOLNONG,1,bolong mopusi,1,bolsel,15,boltim,22,bondowoso,1,bone,4,BOYOLALI,2,Brastagi,1,Brebes,179,bualu,1,Bukit Tinggi,52,bukittinggi,19,buleleng,241,BUMIMORO,1,BUNGKU,1,bunta banggai,3,Buol,93,BUTENG,1,Casablanca,2,Catatan Radar Nusantara,13,Ciamis,207,Cianjur,19,Cibinong,17,Cibitung,3,cikampek,47,Cikampek barat,1,Cikande,1,cikarang,2,Cikarang,116,CIKARANG BARAT,1,CIKARANG PUSAT,1,cikarang utara,2,Cilacap,15,Cilegon,61,cilengsi,3,Cileungsi,42,Cimahi,462,Cimanggung,1,Cirebon,572,Cirebon Kota,2,Cisarua,1,citeureup,1,Dabo Singkep,266,daeah,1,daearh,1,daeeah,3,daeha,1,daer,2,daera,1,daerah,142,Daerah,8186,daerah Terkini,2,daerh,1,Daik Lingga,3,Dairi,246,Deli Serdang,153,Deli tua,1,deliserdang,2,demak,51,Denpasa,5,denpasar,1363,denpasar barat,2,denpasar timur,16,Dentim,5,Depok,725,derah,7,dharmasraya,6,DIY,10,Dolok,4,Doloksanggul,75,Dompu,2,Donggala,179,donri donri,1,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD Kota Bekasi,99,DPRD LamSel,8,Dumai,33,Dumoga,187,Dumoga Utara,2,duri,3,Ekonomi,3,EMPAT LAWANG,19,ende,2,eretan,1,Erkini,1,Erknkÿ Terkini,1,Fakfak,2,fakta,1,Flores Timur,1,Garut,103,Gayo Lues,1,gianyar,1217,gilimanuk,1,gorontalo,68,Gowa,107,Gresik,3,GROBOGAN,3,gunung mas,2,Gunung Putri,2,gunungsitoli,3,Halaman Rohani,7,halma,1,Halmahera,1,Halmahera Barat,1,Halmahera Tengah,6,Halmahera Timur,2,Haltim,1,hamparan perak,1,HL,23,HSU,1,Hukum,11,hulu sungai,1,HUMAS BELTIM,6,humbahas,20,iklan,3,Iklan Ucapan Idul Fitri 2026,2,Indonesia,5,INDRA,1,Indragiri hulu,6,indralaya,44,Indramayu,35,Indrapura,15,info,1,INHIL,52,inhilriau,1,INHU,9,Jabar,25,jaka,4,jakarta,101,Jakarta,2284,Jakarta barat,2,jakarta selatan,5,jakarta timur,4,jakarta utara,3,Jambi,163,jateng,6,jatijajar,1,JATIM,7,Jawa Barat,59,Jawa Tengah,15,Jawa Timur,14,Jayapura,58,Jayawijaya,2,Jember,51,jembrana,368,Jeneponto,23,Jepara,106,jimbaran,5,Jombang,6,kab,7,kab .Bandung,209,Kab 50 Kota,4,kab Bandung,31,kab. Agam,1,Kab. Bandung,3876,kab. bekasi,197,Kab. Bogor,35,Kab. Brebes,61,kab. buru,1,KAB. CIREBON,2,KAB. DAIRI,1,kab. Garut,1,Kab. Gumas,1,kab. Kajen,1,Kab. Kapuas Hulu,8,kab. Karawang,4,KAB. KARO,129,Kab. Kuningan,150,kab. langkat,4,kab. malang,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,KAB. PELALAWAN,2,Kab. Serang,45,Kab. Serdang Bedagai,6,Kab. Sukabumi,13,kab. tangerang,11,Kab. Tasikmalaya,156,Kab. Toba,23,kab.agam,1,Kab.Bandung,1878,kab.barru,3,kab.beka,1,Kab.Bekasi,403,kab.bogor,38,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,kab.buru,2,Kab.Caringin,1,Kab.Dogiyai Papua Tengah,1,kab.garut,2,kab.langkat,3,Kab.Malang,11,Kab.Nganjuk,50,kab.pekalongan,26,Kab.Samosir,12,KAB.SEMARANG,1,Kab.Sergai,8,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,3,Kab.Sumedang,40,Kab.Tangerang,41,kab.Tasikmalaya,111,Kab.Way kanan,29,KABANJAHE,12,kabBandung,2,Kabupaten Bandung Barat,1,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,kaimana,4,Kajen,4,Kalbar,592,kalideres,1,Kalimantan Barat,10,Kalimantan Selatan,2,kalimantan timur,18,kalipuro,1,Kalsel,10,Kalteng,270,Kaltim,32,Kampar,279,Kampar Kiri,4,Kampar Riau,400,kapuas,3,Kapuas Hulu,278,kara,1,karanganyar,2,karangasem,1194,Karawang,354,karawang Berita terkini,1,KARIMUN,12,KARIMUN - RN,1,KARO,193,katapang,1,KATINGAN,6,kayong utara,6,keban agung,1,KEBUMEN,1,Kec.Ukui,1,Kediri,84,KEEROM,27,Kendari,5,Kep.Seribu,1,kepahiang,4,KEPRI,5,Kepulauan Riau,11,Kerinci,23,keritang inhil,1,kerobokan,13,KETAPANG,18,kintamani,1,klapanunggal,1,klungkung,654,KOBAR,2,kolaka,3,kolaka timur,1,Kolaka Utara,1,Kominfo Kab.Bekasi,34,konawe selatan,1,Korupsi,9,kota agung,1,KOTA BATU,1,KOTA KOTOMOBAGU,5,Kota Maba,2,KOTA MANNA,2,KOTA METRO,29,kota pekalongan,9,Kota Sorong,10,kotabaru,2,Kotabumi,1,KOTAMIBAGU,4,Kotamobagu,123,kotawaringin barat,3,KOTAWARINGIN TIMUR,4,KOTIM,11,kriminal,5,Kristen,7,Kronjo,1,Kuala Kapuas,6,kuala lumpur,1,Kuala Tungkal,9,kuansing,15,kuantan,1,kuantan Sengingi,4,kubu,4,kubu raya,64,KUDUS,123,Kuningan,1749,kupang,5,kuta,28,kuta badung,3,kuta selatan,15,kuta utara,32,kutai barat,1,KUTAI KERTANEGARA,9,Kutai Timur,19,Kutim,11,l,1,Labuhan Bajo,1,Labuhan Batu,21,Labura,407,labusel,1,Lahat,31,LAMBATA,1,Lamongan,3,Lampung,106,Lampung Barat,196,LAMPUNG METRO,105,LAMPUNG SELATAN,70,Lampung Tengah,23,Lampung Timur,466,Lampung Utara,794,LAMPUNGUTARA,1,lampura,20,landak,10,langkat,7,langsa,4,LANTAMAL V,86,LANTAMAL X JAYAPURA,20,lawang kidul,46,lebak,221,Lelilef,1,Lembang,1,LEMBATA,7,LHOKSEUMAWE,27,LIMAPULUHKOTA,6,Lingga,1457,liwa,13,Loksado,1,lolak,1,LOLAYAN,3,Lombok,6,Lombok barat,6,Lombok tengah,13,lombok timur,140,Lombok Utara,1,London,1,LOTIM,12,lotim.berita terkini,38,LUBUK LINGGAU,17,Lubuk Pakam,10,lubuk sikaping,1,lubuklinggau,16,lubuksikapaing,1,LUBUKSIKAPING,1,lukun,1,Lumajang,9,Lumanjang,1,Luwu,3,Luwuk,25,luwuk banggai,37,m,1,M.Labuhan,1,Mabar,1,madina,1,Madiun,2,madura,1,Magelang,6,mahakam hulu,1,majaleMajalengka,1,Majalengka,644,majalengMajalengka,1,majalenMajalengka,1,majalMajalengka,1,majaMajalengka,1,majene,3,maka,1,makasar,3,makassar,213,malaka,2,Malang,200,Maluku,10,Maluku tengah,2,MALUKU UTARA,6,MAMAJU.RN,3,MAMASA,195,MAMUJU,230,MAMUJU TENGAH,7,Manado,75,mancanegara,1,mandau,1,mangapura,6,Manggar,91,Manggarai,2,manggarai barat,2,mangupira,1,mangupura,435,Manokwari,165,mansel,1,marga,1,Maroko,1,maros,2,mataram,15,MATENG,7,Mauk,2,Maybrat,1,medan,793,Mekar Baru,1,melawi,15,MEMPAWAH,1,mengwi,42,mentawai,1,merak,6,merangin,93,MERANTI,969,MERAUKE,8,Merbau,3,merek,1,Mesuji,146,metro,216,metro lampung,10,meulaboh,1,mimika,2,Minahasa,8,Minahasa Selatan,6,Minahasa Tenggara,3,Minahasa Utara,1,Minas,1,Minut,2,miranti,1,Mitra,9,Mojokerto,561,monokwari,2,morowali,33,MOROWALI UTARA,2,MORUT,3,moskow,1,Muara Belida,1,Muara Bulian,1,muara bungo,3,Muara Enim,675,muara Tami,2,Muaro Jambi,4,muba,14,Mukomuko,81,muratara,534,murung raya,2,Musi Banyuasin,17,MUSI RAWAS,35,musirawas,7,Nabire,1,Nagan Raya,1,Naibenu,1,namlea,4,Nangka Bulik,2,Nasional,16,Natuna,95,negara,5,negara batin,1,New York City,8,Ngada,27,ngawi,4,Nias barat,21,NTB,76,NTT,15,nunukan,25,nusa dua,1,Ogan Ilir,7,OKI,3,Oksibil,1,OKU,2,Oku Selatan,573,Oku Timur,52,olahraga,1,Opini,18,ottawa,1,P. Bharat,1,P.SIANTAR,14,PACITAN,3,Padang,21,Padang Lawas,15,PADANG PANJANG,2,padang pariaman,3,padang sidimpuan,2,Pagaralam,36,Pagimana,1,Pahuwato,1,Pakpak Bharat,21,pakuan ratu,2,Pakuhaji,2,Palangka raya,356,Palas,23,palelawan,44,Palembang,109,pali,5,palopo,1,Palu,444,palu utara,2,Paluta,66,pamekasan,2,Panang Enim,2,pancur batu,1,pand,1,pandan,1,pande,1,pandegelang,5,Pandeglang,3214,Pangandaran,24,Pangkalan Kerinci,3,pangkalanbun,5,Pangkalpinang,21,pangkep,4,pantai labu,1,Papandayan,1,Papua,214,PAPUA BARAT,229,papua barat daya,3,Papua Selatan,1,papua tengah,4,parapat,2,PARIAMAN,10,Parigi,8,Parigi Moutong,21,PARIMO,1071,PARIMOUT,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,14,Pasangkayu,1,pasbar,1,Pasir Pangarayan,1,PASSI,1,PASSI TIMUR,6,Pasuruan,6,PATI,190,Patia,1,patrol,20,PAYAKUMBUH,13,PEBAYURAN,2,pecatu,1,Pekalongan,89,pekan baru,7,Pekanbaru,713,Pekanbaru Riau,1791,pelalawan,26,pemalang,3,Pematangsiantar,49,pemekas,1,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,6,Penajam Paser Utara,1,penanaman,1,penang Enim,2,Pendidikan,81,pengkadan,1,Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),135,perbaungan,1,perimo,2,peristiwa,16,Permohonan,1,pesawaran,28,pesel,1,Pesisir Barat,2,Pesisir Barat,2,PESISIR SELATAN,2,Pilkada,1,pinrang,1,pintianak,1,PIPIKORO,1,PN.TIPIKOR,2,polda,1,polda jabar,1,Polhukam,154,Politik,2,polman,1,polres Pekalongan,2,ponorogo,1,pontia,1,Pontianak,1433,Poso,23,prabumulih,1,primo,9,Pringsewu,57,probolinggo,4,PROTOKOL DOLOK SANGGUL,1,PT Bukit Asam,1,Pulang Pisau,5,pulau merbau,7,pulau tidung,1,pulpis,1,Puncak Jaya,31,purbalingga,5,Purwakarta,1877,Purwokerto,2,Putussibau,58,Rabat,13,radar,3,Radar Artikel,108,Radar Selebrity,3,ragam,58,raja ampat,6,rambang dangku,1,RANGSANG,11,RANGSANG BARAT,1,rangsang pesisir,3,rantauprapat,1,rejang lebong,5,REMBANG,4,Renah mendalu,1,rengasdengklok,1,rengat,1,Riau,211,Rohil,7,rokan,1,Rokan Hilir,56,rokan hulu,17,Rongurnihuta,1,rote ndao,2,Rupat,1,Sabang,57,Samarinda,62,sambas,2,sambilan,1,sampang,82,SAMPI,1,Sampit,652,Sangatta,3,Sangatta kutim,3,Sanggau,18,Sangihe,2,sar,1,Sarolangun,460,sekadau,7,Selat,1,SELAT PANJANG,10,SELATPANJANG,2,Selayar,18,selong,3,Semarang,74,Semarapura,43,semende,1,SEMOGA,2,SEMOGA TENGGARA,1,SENTANI,2,sentul,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,578,Serdang Bedagai,54,Sergai,35,Seruyan,19,SIAK,25,siak hulu,12,sian,1,sibau hulu,1,Sibolangit,1,Sibolga,170,siborongborong,2,sidikalang,1,SIDOARJO,9,SIDRAP,16,Sigi,105,Sijunjung,1,silaen,1,Simalungun,206,simpang apek,1,Sinak,2,Singaparna,10,singaraja,68,SINGKAWANG,15,SINGKEP BARAT,1,singosari,1,Sinjai,6,sintang,45,situbondo,6,slawi,2,sleman,2,Sofifi,1,solo,10,SOLOK,24,Solok Selatan,9,Soppeng,38,Sorong,322,Sorong selatan,4,Sosa,1,Sragen,35,suabang,1,sub,1,Subang,2939,Sugiwaras,1,SUKABUM,1,Sukabumi,579,sukawati,4,Sukoharjo,1,Sukra,1,Sulawesi,3,Sulawesi Selatan,34,sulawesi tengah,58,sulawesi tenggara,1,Sulawesi Utara,1,Sulbar,414,Sulsel,32,Sulteng,717,Sulut,554,sumatera,1,Sumatera Selatan,6,SUMATERA UTARA,16,SUMB,1,sumba barat,1,Sumbar,95,Sumbawa,6,Sumbawa Barat(NTB),5,Sumedang,196,sumenep,54,sumsel,47,Sumut,122,Sungai Penuh,1,sungai tohor,3,Sunggal,2,SURABAYA,139,Surakarta,5,Tabah Bumbu,2,Tabalong(Kalimantan Selatan),1,tabana,1,tabanan,1520,tajabbarat,1,taka,1,Takalar,523,takengon,3,talangpadang,5,TAMBANG,1,Tambraw,3,Tambraw - RN,6,tana toraja,1,tanah,1,Tanah bumbu,9,tanah datar,2,TANAH JAWA,5,Tanah Karo,136,Tangerang,499,Tangerang Selatan,114,tangg,1,tanggamus,149,tanggerang,4,Tanjab Barat,985,Tanjab Timur,141,tanjabbar,1,Tanjabtim,1,tanjung agung,8,tanjung balai,4,tanjung benoa,1,Tanjung Enim,153,Tanjung Jabung timur,1,tanjung makmur,1,tanjung morawa,8,TANJUNG PINANG,14,tanjung samak,1,tanjung selor,1,tanjungenim,2,tanjungperak,1,TANOYAN,8,Tapanuli Selatan,8,Tapanuli Tengah,115,Tapanuli Utara,32,tapteng,2,tapung,3,tapung hulu,8,tarakan,1,tarutu,1,tarutung,53,tasik,2,Tasikmalaya,516,tebi,1,tebin,1,tebing,2,Tebing Tinggi,174,tebing tinggi timur,1,tebingtinggi barat,11,Teekini,12,Teelini,1,Tegal,39,tekini,6,Telawang,1,teluk bintani,1,teluk buntal,1,telukuantan,5,temanggung,2,tembilahan,3,tembuku,2,Teminabuan,6,tenan,1,Tenggarong,1,ter,1,Terjini,3,TERJUN GAJAH,1,Terk,1,Terki,1,Terki i,3,Terkii,1,Terkiji,4,Terkimi,1,Terkin,11,Terkin8,1,terkini,2884,Terkini,57886,Terkinii,7,Terkinin,1,TERKINIO,1,TERKINIP,2,Terkinj,2,Terkino,11,Terkinu,1,terkiri,9,TERKNI,3,Terkuni,2,Terkuuu,1,Terlini,2,Termini,4,ternate,3,Tetkini,14,Timika,4,Toabo,1,toba,58,toili banggai,6,Tokyo,1,tolikara,2,tolitol,3,Tolitoli,1540,tolotoli,3,TOMOHON,5,toun,2,Touna,390,Trenggalek,20,Trkini,1,Tterkini,1,tuba,1,tuba barat,11,Tuerkini,1,Tulang Bawang,14,Tulang Bawang Barat,11,Tulung agung,2,Tulungagung,306,Twrkini,1,ubud,27,Undangan,1,Waibakul,1,Waisai,23,wajo,1,warseno,1,WAY KANAN,38,way tuba,1,wonosari,1,Yogyakarta,14,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Kriminalisasi Aktivis Jekson Sihombing: Cermin Buram Hukum dan Kekuasaan di Riau
Kriminalisasi Aktivis Jekson Sihombing: Cermin Buram Hukum dan Kekuasaan di Riau
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6N4P-HE0XMht4leRCt29dLCXmfdgaT35QsvdytyS7MmaPzGdVFh26yAL96ghyphenhyphenv6RQ-pkNhYdqHjQ7z1P8O0R_WTLi9e4l49iaHdcVXkIFGbKhbg2JBRtcTxdLsPYB7JFeITqL9-yeDLQBx_doidPgOq0Ai4snwbaEck2onBOzkOpGvageyUa55AeGka6N/s320/1003103636.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6N4P-HE0XMht4leRCt29dLCXmfdgaT35QsvdytyS7MmaPzGdVFh26yAL96ghyphenhyphenv6RQ-pkNhYdqHjQ7z1P8O0R_WTLi9e4l49iaHdcVXkIFGbKhbg2JBRtcTxdLsPYB7JFeITqL9-yeDLQBx_doidPgOq0Ai4snwbaEck2onBOzkOpGvageyUa55AeGka6N/s72-c/1003103636.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2026/02/kriminalisasi-aktivis-jekson-sihombing.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2026/02/kriminalisasi-aktivis-jekson-sihombing.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy