LSM-BIDIK RI : Proyek Masjid Raya Pekanbaru Temuan BPK Sudah Bukti Permulaan

Riau, RN Temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia  (BPK-RI) Cab. Prov. Riau, terdapat adanya kejanggalan dalam proyek revital...

Riau, RN
Temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia  (BPK-RI) Cab. Prov. Riau, terdapat adanya kejanggalan dalam proyek revitalisasi Masjid Raya Pekanbaru Ta. 2016, yang bersumber APBD Prov. Riau, pasalnya penyusunan administrasi pelaporan pertanggung jawaban yang diberikan oleh PT. RR tidak sempurna dalam penyampaian Surat Pertanggung-jawaban Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) diduga adanya bukti kwitansi  yang tidak di kuatkan dengan faktur belanja toko.

Hal ini juga di tegaskan Direktur Eksekutif Sam Tanjung, SH Badan Investigasi Demokrasi Informasi Keadilan Republik Indonesia (BIDIK-RI), terjadinya dugaan  kelebihan bayar kepada PT. RR akibat kurang teliti dan analisa PPK dan PPTK Dinas PUPR Prov. Riau dalam mencermati backup data pencairan SP2D sehingga lalai Dinas PUPR tersebut.

Sam Tanjung juga menjelaskan kepada RN (16/12/17) di ruang kerjanya saat di konfirmasi awak media, kami sebagai sosial cotrol juga meminta Kadis PUPR Prov. Riau agar menjawab surat klarifikasi yang dilayangkan pada tanggal 11 Desember 2017  tentang temuan BPK yang terkait dugaan mark up dan spj PT. RR proyek mesjid raya pekanbaru ta. 2016 yang sebelumnya BPK RI meminta untuk menyempurnakan administrasi rekanan.

Meskipun perusahaan tersebut (PT.RR-red), telah menyerahkan bukti pembelian material sebesar Rp967 juta lebih yang hanya didukung dengan bukti berupa kwitansi, namun menurut BPK, dokumen itu belum dapat diperhitungkan karena tidak didukung dengan bukti pembayaran dan faktur pembelian dan faktur pajak sah.

Jelas Sam lagi kepada awak media, Jika hal ini tidak juga di jawab oleh Kadis PUPR Prov. Riau Ir. Dadang Eko Purwanto Pengguna Anggaran (PA), maka patut diduga temuan tersebut belum di selesaikan secara administari, jangka waktu BPK yang di atur oleh undang–undang tentang penyelesaian administrasi, enam puluh hari lamanya. Pihak masyarakat berhak mengambil langka hukum untuk di laporkan kepada penegak hukum dugaan tindak pidana korupsi.

Sanksi tegas belum ada tanda–tanda dari Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman menunjukkan kepada Kadis PUPR Dadang Eko Purwanto yang lalai dalam menjalankan tugasnya, bahwa kesalahan ini sudah menjadi konsumsi publik khususnya di prov. Riau pihak rekanan (PT.RR) belum mendapatkan sanksi  black list dari dinas tersebut, kami tegaskan lagi kata Sam Tanjung kepada RN, jika tidak ada ketegasan dari Gubernur Riau kami (Bidik ri) akan turun ke jalan untuk meminta kepada kejaksaan tinggi prov. Riau agar segera mempenjarakan oknum–oknum yang terlibat dalam persekongkolan dugaan tindak pidana korupsi, yang mengalir uang haram kepada pihak yang menikmatinya dari hasil jarahan korupsi proyek Masjid Raya Pekanbaru. Ms/st



COMMENTS

Nama

Aceh,10,ACEH SINGKIL,11,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,45,ambon,1,Banda Aceh,3,Bandung,29,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,22,Barru,1,Batam,54,batang,2,Bekasi,254,Belitung,40,Beltim,74,Bener Meriah,79,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1066,Bintan,8,Blitar,2,BNN,1,Bogor,145,Bola,1,bolmong,89,bolmong utara,1,boltim,8,Brebes,38,Bukit Tinggi,13,Buol,21,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,160,Dabo Singkep,67,Daerah,6124,Dairi,48,Deli Serdang,6,Depok,90,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,10,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,5,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,196,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jeneponto,1,Jepara,24,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,128,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,2,Kab.Sumedang,7,KABUPATEN SINJAJ,1,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,4,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar,3,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,212,Karawang,12,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,10,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,114,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,53,Lahat,12,Lampung,19,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,5,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,165,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,460,Loksado,1,Lombok,4,lotim.berita terkini,17,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,63,Maluku,3,Maluku tengah,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,10,Mekar Baru,1,Mesuji,58,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,140,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,77,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,113,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,11,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,7,Palembang,12,Palu,80,Paluta,1,Pandeglang,532,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,7,Parlemen,32,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,113,pelalawan,1,Pematangsiantar,26,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,Polhukam,145,Politik,1,Pontianak,44,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,355,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,75,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,12,Sampit,201,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,Sigi,19,Simalungun,23,Sinjai,3,Solok Selatan,7,Sorong,24,Subang,32,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,29,sulawesi tengah,27,Sulsel,6,Sulteng,176,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,17,Tangerang,267,Tanjab Barat,281,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,36,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,Terkini,6541,terkiri,2,Tolitoli,267,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,68,Waisai,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: LSM-BIDIK RI : Proyek Masjid Raya Pekanbaru Temuan BPK Sudah Bukti Permulaan
LSM-BIDIK RI : Proyek Masjid Raya Pekanbaru Temuan BPK Sudah Bukti Permulaan
https://3.bp.blogspot.com/-4dXrEcJuhos/WjnL3XlaA5I/AAAAAAABUGk/-kwiMUHHzjQweXjxkP29vTjA4Scp0by1gCLcBGAs/s640/Z5.bmp
https://3.bp.blogspot.com/-4dXrEcJuhos/WjnL3XlaA5I/AAAAAAABUGk/-kwiMUHHzjQweXjxkP29vTjA4Scp0by1gCLcBGAs/s72-c/Z5.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2017/12/lsm-bidik-ri-proyek-masjid-raya.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2017/12/lsm-bidik-ri-proyek-masjid-raya.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy