Peninggalan Sejarah Para Pejuang yang Terabaikan, Mulai Dikelola Lagi Pasaman

Pasaman, RN Perang Paderi yang meletus di Bonjol  dari tahun 1825 – 1837 antara tentara Belanda dengan kaum paderi, meninggalkan beber...

Pasaman, RN
Perang Paderi yang meletus di Bonjol  dari tahun 1825 – 1837 antara tentara Belanda dengan kaum paderi, meninggalkan beberapa peninggalan sejarah perjuangan yang sangat banyak, khususnya peninggalan sejarah perjuangan pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol yang berada di kec. Bonjol seperti peninggalan sejarah Benteng Tuanku  Imam Bonjol yang berada di gunung Tak Jadi nagari  Ganggo Hilia, meriam tank di pasar Ganggo Hilia dan beberapa peninggalan lainnya yang berada  kec. Bonjol  kabupaten Pasaman provinsi Sumatera Barat belum diketahui keberadaannya.
 
Dari sekian banyak peninggalan sejarah perjuangan Tuanku Imam Bonjol dan tentaranya, ada satu peninggalan sejarah perjuangan yang  terlupakan yakni lubang persembunyian para pejuang semasa perang paderi tersebut terdapat Lubuak Ambacang jorong Lubuak Ambacang nagari Ganggo Mudiak kec. Bonjol kabupaten Pasaman yang selama ini terabaikan keberadaanya, padahal itu merupakan nilai historis sejarah perjuangan pahlawan Tuanku Imam Bonjol bersama pengikutnya yang harus dikembangkan dan dilestarikan.
 
Menurut  salah  seorang  tokoh  masyarakat  kampuang  Lubuak Ambacang J. Datuak Majo Indo,” lubang yang terdapat di kampuang Lubuak ambacang yang berlokasi dipinggiran kali (sungai) tersebut memang lubang persembunyian para kaum pejuang paderi masa itu, ketika  meletus  perang melawan  penjajahan  Belanda  di gunung tak jadi khususnya Bonjol  sebagian  besar  kaum  pejuang  bersembunyi di lubang atau Gua ini, bahkan tentara Belanda ketika memasuki lubang persembunyian  tersebut  ada  yang  mati ketika memasukinya," ujar J. Datuak Majo Indo.
 
Ditambahkan Majo Indo, untuk kedalaman lubang persembunyian tersebut diperkirakan kedalamannya 30 meter, lebar 2 meter dan tinggi  kira-kira 1,5 meter, didalamnya permukaan tanahnya datar dan air tergenang tak ada walau didepanya ada sungai kecil, tambahnya.
 
Gusti Pendri kepala jorong Lubuak Ambacang nagari Ganggo Mudiak, lubang tempat persembunyian pejuang tersebut, saat ini tertutup oleh tanah hanya tampak permukaan saja.
 
"Untuk melestarikan nilai sejarah perjuangan para pejuang kaum paderi tersebut dan memudahkan akses sampai ke lokasi sekarang sedang dibangun infrastruktur jalan menuju lokasi dengan memamfaatkan anggaran dana desa (ADD) dari pemerintah pusat sebesar Rp 60 juta, digunakan untuk  pemasangan tembok penahan tanah dan pengecoran jalan,” ungkap Gusti Pendri.
 
Sementara itu walinagari Ganggo Mudiak Ali Azwir menambahkan, saat ini sedang dibangun kuliner untuk mendukung kegiatan wisata sejarah yang ada diatas benteng (lokasi kuliner) tidak berapa jauh dari lubang persembunyian (gua) hanya berjarak 50 meter dari lokasi tersebut.
 
Pembangunan kuliner ini walau masih tahap awal  dibangun tetapi akan kita kembangkan nantinya, baik tempat wisata yang ada disekitar jorong Lubuak Ambacang dan wisata lainnya yang berada di nagari Ganggo mudiak seperti air hangat berada di kampuang sungai limau dll, ucap Ali Azwir.
 
Untuk kuliner tahap awal yang kita bangun adalah pembangunan tembok penahan tebing, dapur umum, Wc, mushalla, panggung hiburan rakyat dan Wci, untuk panggung hiburan digunakan untuk kesenian tradisional yang ada.
 
Untuk sistem pengelolaan nantinya kalau sudah siap/rampung akan kita serahkan pengelolaanya pada BUMnag Ganggo Mudiaki, tambah Ali Azwir.













COMMENTS

Nama

Aceh Tengah,32,Banda Aceh,2,Bandung,24,Bangka Belitung,1,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,7,Banjarnegara,1,Banten,5,Banyuasin,5,Banyuwangi,7,Batam,19,Bekasi,184,Belitung,32,Beltim,65,Bener Meriah,49,Bengkayang,20,Berita terkini,77,Bintan,2,BNN,1,Bogor,69,Bola,1,Brebes,25,Ciamis,8,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,1,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,29,Cirebon,85,Daerah,3223,Dairi,23,Deli Serdang,6,Depok,42,Dolok,2,Doloksanggul,3,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,4,DPRD Kota Bekasi,6,Ekonomi,2,Garut,7,Gunung Putri,1,Hukum,6,Indramayu,1,Jabar,3,Jakarta,129,Jambi,7,Jawa Barat,13,Jawa Timur,2,Jayapura,1,Jember,1,Kab. Brebes,1,Kab. Kuningan,3,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Sukabumi,6,Kab. Tasikmalaya,10,Kab.Bandung,95,Kab.Bekasi,35,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kalbar,18,Kalsel,7,Kalteng,32,Kaltim,12,Kapuas Hulu,76,Karawang,2,Kec.Ukui,1,Kediri,2,Kerinci,3,Korupsi,6,Kotabumi,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,3,Kuningan,100,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,6,Lampung Barat,12,Lampung Tengah,1,Lampung Timur,108,Lampung Utara,53,Lingga,224,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,4,Luwuk,6,Magelang,1,Majalengka,21,Malang,16,Maluku,1,Manado,1,Manokwari,3,Mauk,2,medan,1,Mekar Baru,1,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,91,Muara Belida,1,Muara Enim,55,Musi Banyuasin,4,Nasional,5,Natuna,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,43,Oku Timur,4,Opini,1,Pagaralam,2,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,178,Palangkaraya,23,Palas,6,Palembang,12,Palu,35,Paluta,1,Pandegelang,15,Pandeglang,62,Pangkalpinang,2,Papua,4,Parigi,5,Parlemen,29,Pasaman,5,Pasuruan,1,Patia,1,Pekanbaru,10,Pematangsiantar,5,Pemkab Bekasi,4,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,66,Polhukam,131,Pontianak,17,Poso,1,Pulang Pisau,2,Purwakarta,143,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,25,Rokan Hilir,9,Sabang,55,Samarinda,10,Sampit,144,sar,1,Sarolangun,47,Selayar,10,Seram Bagian Barat,1,Serang,11,Serdang Bedagai,20,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,4,Sigi,8,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Subang,23,Sukabumi,33,Sulawesi,1,Sulteng,137,Sulut,113,Sumbar,2,Sumedang,1,sumsel,4,Sumut,52,Sungai Penuh,1,Tangerang,58,Tanjab Barat,118,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,12,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,30,Tebing Tinggi,47,Tegal,9,Terkini,3584,Tolitoli,19,Touna,1,Trenggalek,2,Tulang Bawang,2,Tulungagung,14,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Peninggalan Sejarah Para Pejuang yang Terabaikan, Mulai Dikelola Lagi Pasaman
Peninggalan Sejarah Para Pejuang yang Terabaikan, Mulai Dikelola Lagi Pasaman
https://4.bp.blogspot.com/-0d5dloJMLZM/Wkw8N-orKCI/AAAAAAABUmQ/ja2ag3mf6aI8s_OgW9TM5LLmICOaiMRrQCLcBGAs/s320/z1.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-0d5dloJMLZM/Wkw8N-orKCI/AAAAAAABUmQ/ja2ag3mf6aI8s_OgW9TM5LLmICOaiMRrQCLcBGAs/s72-c/z1.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/01/peninggalan-sejarah-para-pejuang-yang.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/01/peninggalan-sejarah-para-pejuang-yang.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy