SMPN 1 Karangsembung Tampik Pungutan

Cirebon, RN Praktik dugaan pungutan liar (pungli) di dunia pendidikan rupanya sudah membudaya dan sulit diberantas. Seperti yang terjad...


Cirebon, RN
Praktik dugaan pungutan liar (pungli) di dunia pendidikan rupanya sudah membudaya dan sulit diberantas. Seperti yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kab. cirebon, yang kerap jadi sorotan elemen masyarakat dengan adanya pelbagai pungutan satu diantaranya uang sampul raport.

Kepala sekolah SMPN 1 Karangsembung Hj Yulia Dunia SPd MM, saat ditemui media diruang kerjanya menampik disekolahan yang dibinanya terdapat pungutan. Menurutnya, semua yang berkaitan dengan sumbangan dari walimurid itu sudah ada pertemuan dan pembicaraan dengan komite sekolah.

“ Artinya, sekolah hanya melaksanakan program apa yang sudah dilakukan oleh komite sekolah, dan legelitasnya dibenarkan oleh mentri pendidikan dan kebudayaan RI “. Ujar Hj Yulia, Rabu (23/5/2018).

Dan dia membenarkan disekolah SMPN 1 Karangsembung untuk kelas X dikenakan biaya Rp 50 ribu untuk pembelian uang sampul raport. Dengan alasan tidak bercecernya lembaran raport, karena saat sekarang raport hasil kerja siswa tidak seperti yang dulu berbentuk buku, melainkan berbentuk lembaran.

Hj Yulia menyakinkan. Persoalan sampul raport tidak di-SMPN 1 Karangsembung saja, melainkan semua sekolah SMPN yang ada diwilayah Kab. Cirebon. Menurutnya, pasti siswa kelas X dikenakan membayar uang sampul raport. Dan persoalan kisaran angka nominal harga sampul raport tergantung kebijakan sekolah itu semdiri.

Sementara, Ketua LSM Peduli Pendidikan Dan Kesehatan (PP-Kes) Kab. Cirebon. Herman mengatakan. Apapun dalihnya yang dilakukan sekolah SMPN 1 Karangsembung tetep dinamakan pungli. Karena, biaya-biaya yang harus kita bayar untuk mendapatkan fasilitas dan layanan yang mestinya tak perlu keluar biaya.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 yang menguatkan peran Komite sekolah dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, menjelaskan penggalangan dana tidak boleh dalam bentuk pungutan, dan hanya diperbolehkan dalam bentuk bantuan ataupun sumbangan bersifat sukarela tanpa menentukan angka nominalnya.

“ Karena pemerintah sudah mengalokasikan uang untuk sekolah lewat Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Ada juga dana alokasi khusus dari anggaran daerah (APBD)”. Tutur Herman.

Persoalan sampul raport. Menurutnya sekolah ada dua kesalahan selain memungut dan terkesan ada sistem mengambil keuntungan. Karena, harga sampul raport dipasaran tidak lebih dari  Rp. 15.000 per-pices. Dan semisal jumlah murid kelas X berjumlah 324 siswa dikalikan Rp 50 ribu, maka akan menghasilkan rupiah sebesar Rp 16.200.000,- kalau dikurangi hasil dari harga pasaran Rp 15.000 x 324 = Rp 4.860.000. maka keuntungan yang diperoleh Rp 11.340.000,-

Herman mengatakan. Untuk mengatasi terjadinya pungli disekolah, kedepan harus diterapkan beberapa hal seperti, diperkuat pengawasan baik dari struktur di tingkat atas maupun masyarakat, mekanisme sanksi yang jelas, sikap aktif masyarakat terhadap praktik pungli, serta kultural atau budaya pungli di sekolah yang harus dibenahi. (Panjat/Hasan/Riston)

COMMENTS

Nama

Aceh,1,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,44,Banda Aceh,3,Bandung,26,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,11,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,18,Barru,1,Batam,47,Bekasi,220,Belitung,38,Beltim,70,Bener Meriah,64,Bengkayang,24,Berita terkini,138,Bintan,8,BNN,1,Bogor,127,Bola,1,bolmong,73,bolmong utara,1,boltim,3,Brebes,38,Bukit Tinggi,9,Buol,6,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,40,Cirebon,145,Dabo Singkep,24,Daerah,6041,Dairi,46,Deli Serdang,6,Depok,84,derah,2,Dolok,2,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,2,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,2,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,2,Jabar,5,jaka,1,Jakarta,172,Jambi,19,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,4,Jayapura,1,Jember,1,Jepara,14,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,5,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,127,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,197,Karawang,3,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,5,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,109,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,1,Labura,18,Lahat,12,Lampung,9,Lampung Barat,24,Lampung Tengah,3,Lampung Timur,123,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,422,Loksado,1,Lombok,3,lotim.berita terkini,2,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,55,Maluku,3,Maluku tengah,1,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,6,Mekar Baru,1,Mesuji,42,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,128,Muara Belida,1,Muara Enim,64,Musi Banyuasin,10,Nasional,13,Natuna,57,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,94,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,10,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,6,Palembang,12,Palu,75,Paluta,1,Pandeglang,472,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,1,Parlemen,31,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,18,Pekanbaru,82,Pematangsiantar,21,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,73,Pilkada,1,Polhukam,142,Pontianak,40,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,278,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,67,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,5,Sampit,176,sar,1,Sarolangun,69,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,2,Sibolga,7,Sigi,18,Simalungun,12,Solok Selatan,7,Sorong,12,Subang,29,Sukabumi,46,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,3,sulawesi tengah,14,Sulsel,6,Sulteng,173,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,13,Tangerang,237,Tanjab Barat,255,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,35,Tebing Tinggi,61,Tegal,11,Terkini,6482,terkiri,2,Tolitoli,201,Touna,1,Trenggalek,5,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,48,Waisai,1,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: SMPN 1 Karangsembung Tampik Pungutan
SMPN 1 Karangsembung Tampik Pungutan
https://2.bp.blogspot.com/-NUShQiPDybk/WwUelzojSuI/AAAAAAABfEQ/v3EQn6N0kIkzQ8eY0dL0KMGtN6j3LbjdQCLcBGAs/s640/KARANGSEMBUNG.bmp
https://2.bp.blogspot.com/-NUShQiPDybk/WwUelzojSuI/AAAAAAABfEQ/v3EQn6N0kIkzQ8eY0dL0KMGtN6j3LbjdQCLcBGAs/s72-c/KARANGSEMBUNG.bmp
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/05/smpn-1-karangsembung-tampik-pungutan.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/05/smpn-1-karangsembung-tampik-pungutan.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy