Di TNDS, Ditemukan Seekor Jenis Buaya Terbesar di Dunia

Kapuas Hulu (Kalbar), RN. Warga sekitar Kawasan Danau Sentarum (TNDS) menemukan seekor Buaya Muara di Desa Sepandan di wilayah Tanjung Te...


Kapuas Hulu (Kalbar), RN. Warga sekitar Kawasan Danau Sentarum (TNDS) menemukan seekor Buaya Muara di Desa Sepandan di wilayah Tanjung Temiang, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, pada minggu, 19 Agustus 2018 sekitar pukul 14.15 WIB.

"warga menemukan seekor buaya di kawasan TNDS, buaya tersebut kondisinya hidup dan tidak terjerat,"kata Kepala bidang wilayah III, Gunawan Budi Hartono.

Menurut Budi, Buaya muara atau buaya bekatak (Crocodylus porosus) adalah jenis buaya terbesar di dunia. Dinamai demikian karena buaya ini terutama hidup di sungai-sungai dan di dekat laut (muara). Buaya ini juga dikenal dengan nama buaya air asin, buaya laut, dan nama-nama lokal lainnya. Dalam bahasa Inggris, dikenal dengan nama Saltwater crocodile, Indo-Australian crocodile, dan Man-eater crocodile. Nama umumnya, Man-eater ="pemakan manusia", karena buaya ini terkenal pernah (dan sering) memangsa manusia yang memasuki wilayahnya,"jelas Kepala Bidang Wilayah III.

Lanjut Budi, bahwa Buaya ini tersebar di seluruh perairan dataran rendah dan perairan pantai di daerah tropis Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Australia. Panjang tubuh buaya ini (termasuk ekor) biasanya antara 2,5 sampai 3,3 meter, namun hewan dewasa bisa mencapai 12 meter seperti yang pernah ditemukan di Sangatta, Kalimantan Timur. Bobotnya bisa mencapai 200 kg. Moncong spesies ini cukup lebar dan tidak punya sisik lebar pada tengkuknya.

Buaya ini aktif pada siang dan malam hari. Buaya ini memangsa siapapun yang memasuki wilayahnya. Mangsanya adalah Ikan, Amfibi, Reptilia, Burung, dan Mamalia (termasuk mamalia besar). Buaya ini adalah salah satu dari buaya-buaya yang berbahaya bagi Manusia. Buaya muara mampu melompat keluar dari air untuk menyerang mangsanya. Bahkan bilamana kedalaman air melebihi panjang tubuhnya, buaya muara mampu melompat serta menerkam secara vertikal mencapai ketinggian yang sama dengan panjang tubuhnya.

Jadi saat ini telah dibentuk tim khusus dari TNBKDS untuk menangani buaya tersebut. Tim awal telah bergerak dan menuju lokasi untuk melihat kondisi dan lokasi ditemukanya buaya tersebut. Upaya sosialiasi kepada masyarakat akan dilakukan agar tidak menggangu Buaya muara dan habitatnya. Tim akan melakukan langkah-langkah awal dengan cara menggiring ke tempat yang masih terdapat air dan memasang papan peringatan habitat buaya, "tutur Budi.

Pantauan Hari ini tanggal 20 Agustus 2018 di lokasi, Buaya muara tersebut sudah tidak berada di Danau Luar, menurut keterangan nelayan setempat buaya tersebut bergerak ke daerah yang masih terdapat air di daerah sengirin. Kondisi air di daerah sengirin masih terdapat air, perairan di daerah tersebut adalah perairan dalam. Saat ini Tim sedang bergerak menuju daerah sengirin. Dimohon kepada masyarakat yang menjumpai Buaya muara tersebut agar menghindar dan segera melaporkan ke call center BBTNBKDS dengan nomor 082158794140 atau ke aparat setempat, "pungkasnya.

Sementara itu, pantauan Korwil Kalbar www.radarnusantara.com bahwa saat ini kondisi kawasan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) mengalami penurunan debit air sehingga Danau tersebut mengalami kekeringan akibat akibat musim kemarau. (Santo).

COMMENTS

Nama

Aceh,10,ACEH SINGKIL,2,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,45,ambon,1,Banda Aceh,3,Bandung,29,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,22,Barru,1,Batam,53,batang,2,Bekasi,250,Belitung,38,Beltim,71,Bener Meriah,79,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,960,Bintan,8,Blitar,1,BNN,1,Bogor,145,Bola,1,bolmong,84,bolmong utara,1,boltim,8,Brebes,38,Bukit Tinggi,13,Buol,19,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,157,Dabo Singkep,64,Daerah,6104,Dairi,48,Deli Serdang,6,Depok,87,derah,3,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,9,Ekonomi,3,Garut,11,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,3,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,193,Jambi,21,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,5,Jayapura,1,Jember,1,Jeneponto,1,Jepara,22,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,127,Kab.Bekasi,57,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,4,Kalsel,7,Kalteng,39,Kaltim,12,Kampar Riau,8,Kapuas Hulu,208,Karawang,10,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,10,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,Kuningan,114,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,3,Labura,51,Lahat,12,Lampung,16,Lampung Barat,24,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,158,Lampung Utara,70,lebak,3,Lingga,456,Loksado,1,Lombok,4,lotim.berita terkini,14,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,32,makassar,2,Malang,58,Maluku,3,Maluku tengah,2,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,10,Mekar Baru,1,Mesuji,57,metro,56,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,137,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,14,Natuna,75,NTB,1,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,113,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,11,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,7,Palembang,12,Palu,80,Paluta,1,Pandeglang,532,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parigi Moutong,7,Parlemen,32,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,112,pelalawan,1,Pematangsiantar,26,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,Polhukam,145,Politik,1,Pontianak,43,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,351,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,74,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,10,Sampit,194,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,14,Serdang Bedagai,31,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,Sigi,19,Simalungun,23,Sinjai,3,Solok Selatan,7,Sorong,24,Subang,31,Sukabumi,51,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,29,sulawesi tengah,27,Sulsel,6,Sulteng,176,Sulut,242,sumba barat,1,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,16,Tangerang,263,Tanjab Barat,280,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,36,Tebing Tinggi,61,Tegal,11,Terkini,6528,terkiri,2,Tolitoli,260,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,67,Waisai,4,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Di TNDS, Ditemukan Seekor Jenis Buaya Terbesar di Dunia
Di TNDS, Ditemukan Seekor Jenis Buaya Terbesar di Dunia
https://4.bp.blogspot.com/-LzTJPDFaD-8/W35cfvh1QuI/AAAAAAABjeo/0xumGKW7KJ0gzJe0a7vsqxZEP6FRaphNwCLcBGAs/s320/IMG_20180820_155030_505.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-LzTJPDFaD-8/W35cfvh1QuI/AAAAAAABjeo/0xumGKW7KJ0gzJe0a7vsqxZEP6FRaphNwCLcBGAs/s72-c/IMG_20180820_155030_505.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/08/di-tnds-ditemukan-seekor-jenis-buaya.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/08/di-tnds-ditemukan-seekor-jenis-buaya.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy