Aksi Demo Penutupan PETI, Warga Desa Bakan , Nyaris Bentrok Dengan Aparat Kepolisian.

BOLMONG - RN  Puluhan warga dari Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melakukan aksi demo meminta agar a...



BOLMONG - RN  Puluhan warga dari Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melakukan aksi demo meminta agar aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ditutup. Aksi demo itu dengan membentangkan spanduk bertuliskan desakan penutupan PETI dilakukan di pintu masuk ke lokasi PETI Selasa (18/9/2018).

Permitaan untuk menutup PETI, karena menurut warga telah terjadi kerusakan lingkungan di lokasi tersebut. Selain itu tidak sedikit para penambang yang meninggal di lokasi PETI karena tertimbun longsor.

Namun sayangnya, permintaan warga itu dibubarkan aparat Kepolisian dari Polsek Lolayan. Sejumlah anggota Polisi yang mendatangi lokasi, dipimpian Kapolsek Lolayan IPTU Marto Dewata, marah marah dan langsung mendesak warga untuk membuka akses jalan menuju lokasi PETI sehingga nyaris terjadi kontak fisik.

Spanduk yang dipasang di pintu masuk lokasi tambang langsung diturunkan petugas.

“Aneh, Polisi yang seharusnya membantu warga untuk menutup tambang emas karena tak mengantongi izin. Justru sebaliknya polisi meminta warga membuka lokasi PETI,” teriak warga.

Salah satu warga yang ikut melakukan aksi demo nyaris ditangkap hanya karena Polisi menginginkan agar PETI  ini dibuka kembali dan membiarkan penambang masuk beraktifitas.

Menurut Arfan Podomi warga sekitar lokasi PETI desakan untuk penutupan tambang emas ilegal ini dilakukan berdasarkan  hasil pertemuan beberapa hari lalu antara warga, Kapolres Bolmong, Dandim 1303 Bolmong dan pihak Pemkab.

Dia menjelaskan, aktivitas tambang emas illegal ini ditutup sementara mengingat dampaknya akan dirasahkan oleh warga lingkar tambang. Apalagi lanjutnya sudah Sembilan penambang yang tewas di lokasi tersebut.

“Jadi kami punya alasan mengapa mendesak untuk menutup tambang liar. Karena ini hasil petemuan lalu,” ujar Arfan.

Namun Kapolsek Lolayan IPTU Marto Dewata mengatakan, Polisi melarang warga untuk menutup lokasi tambang emas ilegal ini, karena mereka kwatir jika tambang emas ilegal ini ditutup akan menimbulkan bentrok antara warga dan penambang.

“Tidak ada maksud apa-apa.Cuma kita hanya menjaga jangan sampai terjadi kontak fisik antara warga dengan pekerja tambang,” kata Marto.

Diketahui lokasi pertambangan emas ilegal ini sebelumnnya telah ditutup oleh pihak kepolisian yang dipimpin Kapolres Bolmong AKBP Gani Fernando Siahaan.

Pentupan itu setelah adanya hasil pertemuan pihak Polres, Kodim serta pemerintah daerah. Alasannya karena lokasi tersebut tidak ada izin resmi sebagai lokasi pertambangan emas legal.( Hasan )

COMMENTS

Nama

.berita terkini,371,Aceh,10,ACEH SINGKIL,70,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,2,ambon,2,BALAESANG,1,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,38,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,12,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,26,Barru,1,Batam,60,batang,2,Bekasi,271,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1639,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,146,Bola,1,bolmong,107,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,38,Bukit Tinggi,15,Buol,34,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,13,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,181,Dabo Singkep,92,Daerah,6276,Dairi,66,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,19,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,16,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,217,Jambi,22,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,30,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,8,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,11,Kapuas Hulu,223,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,16,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,19,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,96,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,49,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,268,Lampung Utara,72,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,494,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,1,lotim.berita terkini,25,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,33,makassar,2,Malang,72,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,13,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,151,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,150,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,23,Palu,86,Paluta,16,Pandeglang,539,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,PATI,7,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,135,Pekanbaru Riau,2,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,388,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,84,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,221,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,16,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,24,Singaparna,1,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,31,Subang,35,Sukabumi,56,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,32,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,20,Tambraw - RN,1,Tangerang,301,Tanjab Barat,298,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,44,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,ter,1,Terkini,6678,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,333,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,3,Tulungagung,81,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: Aksi Demo Penutupan PETI, Warga Desa Bakan , Nyaris Bentrok Dengan Aparat Kepolisian.
Aksi Demo Penutupan PETI, Warga Desa Bakan , Nyaris Bentrok Dengan Aparat Kepolisian.
https://1.bp.blogspot.com/-eHY3t-6Ovtc/W6H8uzHqG1I/AAAAAAABkqE/WRoS9JxUxZoLbsCkqifqOlxVBNChOFs7QCLcBGAs/s320/Aksi-demo-warga-meminta-penutupan-aktivitas-tambang-liar-di-Desa-Bakan.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-eHY3t-6Ovtc/W6H8uzHqG1I/AAAAAAABkqE/WRoS9JxUxZoLbsCkqifqOlxVBNChOFs7QCLcBGAs/s72-c/Aksi-demo-warga-meminta-penutupan-aktivitas-tambang-liar-di-Desa-Bakan.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/09/aksi-demo-penutupan-peti-warga-desa.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/09/aksi-demo-penutupan-peti-warga-desa.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy