NPHD Belum Pegang, Pemkot Nyatakan Siap Ekspos Proyek Flyingfox

LAMPUNG, Metro – RN  Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro menyataan kesi...


LAMPUNG, Metro – RN 
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro menyataan kesiapannya untuk ekspos rancangan proyek flyingfox, dihadapan Tim Pengawalan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan  (TP4D) Kejaksaan Negeri Kota Metro.

 Namun, diduga hingga saat ini Pemkot belum memegang Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sesuai ketentuan PP No.02 Tahun 2012 tentang Hibah Daerah.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro Ir. Yerri Ehwan mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirim surat ke TP4D, atas kesiapan gelar ekspos rancangan detail pembangunan proyek flyingfox Sumbersari Bantul.

“Ya semua dokumen dan lain-lain yang berkaitan dengan pembangunan proyek flyingfox sudah kita siapkan. Kami masih menunggu, kapan dijadwalkan. Bahkan secara aturan sudah siap memaparkan dihadapan TP4D,”ungkapnya kepada Radar Nusantara, Rabu (24/10/2018).

Mantan Kepala Dinas Pertanian Kota Metro ini kembali meyakini terkait polemik pembebasan lahan yang akan dijadikan bangunan tiang pondasi proyek flyingfox tidak melawan hukun dan sudah sesuai aturan.

“Itu tidak masalah, Pemkot Metro sudah pegang akte jual beli si penghibah. Saya rasa sah-sah saja, tidak ada aturan yang melarang pembangunan harus berhenti sebelum lahan bersertifikat milik pemerintah. Yang jelas pembangunan terus berjalan,  dan proses dijadikan sertifikat aset tanah milik daerah juga tengah dalam proses,”pungkasnya.

Sementara data yang berhasil dihimpun Radar Nusantara. Hibah kepada Pemerintah Daerah dapat berasal dari Pemerintah Pusat, badan, lembaga, atau organisasi dalam negeri, kelompok masyarakat atau perorangan dalam negeri . Sesuai dengan ketentuan Pasal 4 Ayat 1 Peraturan Pemerintah No.2 Tahun 2012 tentang hibah daerah.

Sebidang tanah milik warga Sumbersari yang dihibahkan kepada Pemkot untuk pembangunan proyek flyingfox dapat dikatagorikan sebagai perorangan dalam negeri yang memberikan hibah kepada Pemkot Metro.

Bilamana mengacu pada aturan tersebut Pemkot Metro harus memegang NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) yang dibuat dan ditandatangani oleh pencatatan dan pengakuan penerima hibah.

Praktek dilapangan Pemkot diduga mengabaikan peraturan itu dan tidak menjalankan sebagaimana PP . No.2 Tahun 2012 tentang hibah daerah.  Bahkan Pemkot Metro nekat menganggarkan melalui APBD TA.2018 senilai Rp 2 miliar,  dan mendapat persetujuan DPRD meskipun mereka mengetahui kalau lahan tersebut belum bersertifikat asset milik daerah.

Sementara diberitakan sebelumnya, Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Kota Metro Provinsi Lampung, tengah menunggu Pemkot Metro mengekspos rancangan serta rincian master plan pembangunan proyek Flyingfox Destinasi Wisata Sumbersari Bantul Metro Selatan dengan menelan anggaran sebesar Rp 2 Miliar bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2018. Itu menyusul ada surat permohonan dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro untuk pendampingan.

Ketua TP4D Kejari Metro Guntoro Jajang Saptodie, SH. MH. menyatakan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti surat permohonan pendampingan yang di tujukan ke TP4D. Bahkan TP4D Kejari Metro sudah membalas surat tersebut agar dilakukan ekspos secara rinci tentang pembangunan proyek flayingfox.

“Kita tunggu mereka( Pemkot red) melakukan ekspos terbuka dihadapan TP4D. Setelah itu, akan dikaji hasil pemaparan dari mereka. Ya dikhawatirkan ada sejumlah aturan yang ditabrak, makanya kita sangat berhati-hati melakukan pendampingan. Contoh kalau misalkan lahan tersebut masih bermasalah, dikhatirkan rawan gugat dikemudian hari,”ungkapnya kepada Radar Nusantara, Selasa (16/10/2018).

Lebih lanjut, kata Guntoro bilamana dalam pemaparan ekspos sudah terpenuhi pelaksanaannya. Namun ada beberapa point dokumen dari dinas yang tidak terpenuhi syarat keabsahan data-data dokumen. Dalam hal ini, TP4D berhak menolak untuk tidak melakukan pendampingan.

Untuk saat  ini, dia memastikan belum bisa ambil sikap terkait pengajuan pendampingan, yang dilakukan Disporapar Kota Metro. Baru melakukan pembalasan surat agar dilakukan ekspos dalam waktu dekat ini. Apapun bisa terjadi adanya konflik rawan gugal tentang legal pembebasan lahan pembangunan proyek pemerintah yang bersumber dari APBD.

“Catat ya. TP4D mengamankan proyek pembangunan yang masuk dalam katagori stategis Nasional dan berhubungan dengan kebutuhan pokok masyarakat. Jadi tidak semua permohonan pengawalan dan pen gamanan yang diajukan  akan diterima. TP4D akan menolak permohonan  yang diindentifikasi memiliki (Conflict Of Interest ),”pungkasnya. (Ferdy)


COMMENTS

Nama

.berita terkini,409,Aceh,10,ACEH SINGKIL,73,Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,48,Aekkanopan,2,ambon,2,BALAESANG,1,balut.berita terkini,2,Banda Aceh,3,Bandung,38,banggai,1,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,bangkep,1,BANGKEP - RN,1,Bangun Purba,1,Banjar,12,Banjarnegara,1,Banten,12,Banyuasin,5,Banyumas,7,Banyuwangi,26,Barru,1,Batam,60,batang,2,Bekasi,272,Belitung,44,Beltim,75,Bener Meriah,88,BENGKALIS,4,Bengkayang,24,BER,3,Berita terkini,1640,Bintan,8,Blitar,4,BNN,1,Bogor,147,Bola,1,bolmong,108,bolmong utara,1,boltim,9,BOYOLALI,1,Brebes,39,Bukit Tinggi,15,Buol,35,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,13,Cilacap,5,Cilegon,3,Cileungsi,41,Cirebon,181,Dabo Singkep,92,Daerah,6279,Dairi,66,Deli Serdang,6,Depok,92,derah,4,Dolok,4,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,19,Dumoga Utara,1,Ekonomi,3,Garut,16,Gowa,3,Gunung Putri,2,Hukum,11,Indramayu,7,Jabar,6,jaka,1,Jakarta,218,Jambi,22,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,7,Jayapura,1,Jember,2,Jeneponto,1,Jepara,30,Jombang,3,kab,2,Kab. Bogor,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,6,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,2,Kab. Serdang Bedagai,2,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,131,Kab.Bekasi,57,KAB.BOGOR.BERITA TERKINI,1,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,KAB.SINJAI,5,kab.sorong,1,Kab.Sumedang,8,KABUPATEN SINJAI,3,KABUPATEN SINJAJ,3,Kajen,2,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,kalimantan timur,5,Kalsel,7,Kalteng,40,Kaltim,12,Kampar,7,Kampar Riau,11,Kapuas Hulu,225,Karawang,31,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,2,KEPRI,1,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,9,Kota Sorong,3,Kotabumi,1,Kotamobagu,16,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuala Tungkal,1,KUDUS,19,Kuningan,117,KUTAI KERTANEGARA,1,Kutai Timur,11,Kutim,1,Labuhan Batu,4,Labura,97,Lahat,12,Lampung,26,Lampung Barat,24,LAMPUNG METRO,49,Lampung Tengah,4,Lampung Timur,274,Lampung Utara,72,LANTAMAL V,3,lebak,3,Lingga,496,Loksado,1,Lombok,4,lombok timur,1,lotim.berita terkini,25,Lubuk Pakam,4,Lumajang,1,Lumanjang,1,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,33,makassar,2,Malang,72,Maluku,3,Maluku tengah,2,MAMAJU.RN,2,Manado,7,Manokwari,4,Mauk,2,medan,13,Mekar Baru,1,Mesuji,62,metro,57,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,151,morowali,1,Muara Belida,1,Muara Enim,74,Musi Banyuasin,10,Nasional,15,Natuna,93,NTB,2,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,151,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,14,Pagaralam,9,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,193,Palas,8,Palembang,23,Palu,86,Paluta,21,Pandeglang,539,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,PAPUA BARAT,4,Parigi,6,Parigi Moutong,7,PARIMO,1,Parlemen,32,PARUNG PANJANG,1,Pasaman,10,Pasuruan,1,PATI,7,Patia,1,PAYAKUMBUH,1,Pekalongan,24,Pekanbaru,135,Pekanbaru Riau,3,pelalawan,19,Pematangsiantar,29,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,75,Pilkada,1,PIPIKORO,1,Polhukam,146,Politik,1,Pontianak,51,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,389,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,84,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,22,Sampit,221,sar,1,Sarolangun,73,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,17,Serdang Bedagai,32,Sergai,23,Seruyan,4,Sibolga,7,SIDRAP,14,Sigi,20,Simalungun,25,Singaparna,1,Sinjai,4,Solok Selatan,7,Sorong,31,Subang,35,Sukabumi,58,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,31,sulawesi tengah,33,Sulsel,7,Sulteng,176,Sulut,242,Sumatera Selatan,1,SUMATERA UTARA,1,sumba barat,1,Sumbar,16,Sumedang,1,sumsel,6,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,20,Tambraw - RN,1,Tangerang,303,Tanjab Barat,298,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,44,Tebing Tinggi,62,Tegal,11,ter,1,Terkini,6680,terkiri,4,Timika,1,Tolitoli,340,Touna,1,Trenggalek,7,Tulang Bawang,10,Tulang Bawang Barat,3,Tulungagung,81,Waisai,5,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: NPHD Belum Pegang, Pemkot Nyatakan Siap Ekspos Proyek Flyingfox
NPHD Belum Pegang, Pemkot Nyatakan Siap Ekspos Proyek Flyingfox
https://3.bp.blogspot.com/-Ryh4tMVJTB4/W8_Usdv6lJI/AAAAAAABmyM/N2uKD6i_6Ic8iX9L5bOV4g8EWaDDpjsAwCLcBGAs/s320/Lahan%2BPondasi%2BProyek%2BFlyingfox%2BSumbersari.JPG
https://3.bp.blogspot.com/-Ryh4tMVJTB4/W8_Usdv6lJI/AAAAAAABmyM/N2uKD6i_6Ic8iX9L5bOV4g8EWaDDpjsAwCLcBGAs/s72-c/Lahan%2BPondasi%2BProyek%2BFlyingfox%2BSumbersari.JPG
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/10/nphd-belum-pegang-pemkot-nyatakan-siap.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/10/nphd-belum-pegang-pemkot-nyatakan-siap.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy