ATM KPM PKH Dikumpulkan Tidak Cair Itu : Diduga Ada Modus Pencurian "QUOTA"

Pandeglang, RN Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Pasirsedang ...


Pandeglang, RN
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Pasirsedang Kecamatan Picung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten ATM yang telah di kumpulkan Oleh OknumPrades dan Pendamping itu disinyalir ada modus pencurian "Qouta" menurut keterangan yang di himpun awak media radarnusantara.com Minggu (03/6) Penerima ATM KKS PKH telah sepakat membuat surat pernyataan , karena mereka merasa heran apa yang telah terjadi karena ATM yang dikumpulkan  semua nya tidak cair sedangkan yang tidak di kumpulkan bisa cair .


Menurutnya Pencairan tahap II tahun 2018 belum mereka terima lantaran ATM nya pernah di pinjam beberapa hari  oleh oknum Prades dan Pendamping tidak tahu di apakan ATM kami hingga pas Pencairan tidak cair 

"Apa mungkin setelah ada informasi di Desa Kolelet itu ada dana " Quota" yang bisa di cairkan  sehingga ATM kami di kumpulkan," terang Dina Warga Kampung Seuti Desa Pasirsedang salah satu penerima  KPM PKH,minggu (03/06)

Cucun Rosita, membenarkan apa yang telah terjadi di KPM PKH  kata dia  karena ATM nya  di kumpulkan oleh (Op) dan (an) ATM itu tidak ada pengiriman Saldo, apa mungkin dan ATM "Qouta" nya yang di curi ?  Karena ada informasi di Desa Kolelet ada dana ATM "Qouta" yang bisa di cairkan tapi tidak mengurangi saldo, hanya berdampak ke pencairan selanjutnya.


"Di Desa Kolelet itu adalah bukti informasi  yang bisa jadi bahan pandangan kami, mereka (KPM,red) tidak cair karena uang " Qouta"nya sudah di cairkan terlebih dahulu," imbuhnya, minggu (3/06)

Terpisah Ahmadi Anggota Lembaga Aliansi Indonesia Badan Peneliti Aset Negara (BPAN) mengatakan, menyikapi beberapa keterangan yang sudah terjadi kata dia
ini ada indikasi dugaan pencurian dan atau penggelapan  yang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tidak di sadari tindakan mereka tidak bakalan terhendus karena hanya dana "Quota" yang mereka cairkan dan tidak merubah saldo, sehingga berfikir tidak ada masalah. Namun itu kenyataan nya lain buktinya ada peristiwa yang memberikan contoh, Uang "Quota" itu di cairkan oleh masing-masing KPM Desa Kolelet sebesar Rp.365 ribu, Namun berdampak ke pencairan tahap II tahun 2018. Bisa aja ini terjadi di Desa Pasirsedang bedanya di Desa Pasirsedang itu di manfaatkan Oknum, hingga sama berdampak ke pencairan.


"Pencairan tahap II tidak cair itu diduga ada yang melakukan pencurian dan atau penggelapan " Qouta " bedanya di desa kolelet di cairkan oleh masing-masing KPM PKH ,di Desa Pasirsedang di diduga di cairkan oleh Oknum yang tidak bertanggung jawab," tandasnya. Ahmadi.


Selain itu ia menambahkan kepada Pihak terkait khususnya kepada Aparat Penegak Hukum agar segara turun untuk melakukan Penyelidikan karena jelas tindakan ini sudah banyak yang di rugikan,dan kami menduga tidak ada dengan perbank kan melain ada oknum yang memanfaatkan ini sehingga masyarakat yang kena dampaknya,


"Kasihan terhadap masyarakat apalagi ini mau Hari Raya Idul Fitri setidaknya bila uang tersebut cair mereka sedikit bisa terbantu, " pintanya.  (Hadi/iwan) 




COMMENTS

Nama

Aceh Tamiang,22,Aceh Tengah,39,Banda Aceh,2,Bandung,26,Bangka Belitung,2,Bangka Tengah,1,Bangun Purba,1,Banjar,11,Banjarnegara,1,Banten,8,Banyuasin,5,Banyuwangi,18,Barru,1,Batam,40,Bekasi,208,Belitung,35,Beltim,70,Bener Meriah,58,Bengkayang,23,Berita terkini,80,Bintan,7,BNN,1,Bogor,113,Bola,1,bolmong,59,bolmong utara,1,boltim,2,Brebes,36,Bukit Tinggi,6,Ciamis,11,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,8,Cilacap,5,Cilegon,2,Cileungsi,35,Cirebon,135,Dabo Singkep,3,Daerah,5411,Dairi,41,Deli Serdang,6,Depok,79,derah,1,Dolok,2,Doloksanggul,4,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,10,DPRD Kota Bekasi,6,Dumoga,1,Ekonomi,3,Garut,11,Gunung Putri,2,Hukum,8,Indramayu,1,Jabar,5,jaka,1,Jakarta,159,Jambi,19,Jawa Barat,8,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,4,Jayapura,1,Jember,1,Jepara,7,Jombang,3,Kab. Brebes,3,Kab. Kuningan,5,Kab. Minahasa Tenggara,1,Kab. Serang,1,Kab. Serdang Bedagai,1,Kab. Sukabumi,8,Kab. Tasikmalaya,15,Kab.Bandung,126,Kab.Bekasi,55,Kab.Malang,1,Kab.Samosir,2,Kab.Sergai,5,Kab.Sumedang,7,Kalbar,35,Kalimantan Barat,1,Kalsel,7,Kalteng,37,Kaltim,12,Kampar Riau,4,Kapuas Hulu,187,Karawang,3,Kec.Ukui,1,Kediri,3,Kendari,1,Kepulauan Riau,5,Kerinci,3,Korupsi,8,Kota Sorong,1,Kotabumi,1,Kotamobagu,1,Kronjo,1,Kuala Kapuas,5,Kuningan,109,Kutai Timur,10,Kutim,1,Labura,1,Lahat,12,Lampung,9,Lampung Barat,24,Lampung Tengah,3,Lampung Timur,121,Lampung Utara,70,lebak,1,Lingga,358,Loksado,1,Lombok,1,Lubuk Pakam,4,Luwuk,7,Magelang,1,Majalengka,30,makassar,2,Malang,44,Maluku,1,Manado,7,Manokwari,3,Mauk,2,medan,4,Mekar Baru,1,Mesuji,24,Minahasa Selatan,2,Minahasa Tenggara,2,Minut,1,Mojokerto,121,Muara Belida,1,Muara Enim,60,Musi Banyuasin,10,Nasional,13,Natuna,46,Ogan Ilir,3,Oku Selatan,83,Oku Timur,4,Opini,1,Padang,2,Padang Lawas,10,Pagaralam,6,Pagimana,1,Pakpak Bharat,12,Pakuhaji,2,Palangka raya,191,Palas,6,Palembang,12,Palu,70,Paluta,1,Pandeglang,290,Pangkalpinang,2,Papandayan,1,Papua,3,Parigi,5,Parlemen,29,Pasaman,10,Pasuruan,1,Patia,1,Pekalongan,14,Pekanbaru,71,Pematangsiantar,6,Pemkab Bekasi,7,Pemkot Bekasi,3,Pendidikan,72,Pilkada,1,Polhukam,138,Pontianak,38,Poso,1,Pulang Pisau,4,Purwakarta,221,Purwokerto,1,Putussibau,40,Radar Selebrity,2,Riau,63,Rokan Hilir,9,Sabang,57,Samarinda,5,Sampit,171,sar,1,Sarolangun,64,Selayar,10,Semarang,1,Seram Bagian Barat,1,Serang,12,Serdang Bedagai,29,Sergai,23,Seruyan,1,Sibolga,7,Sigi,15,Simalungun,1,Solok Selatan,7,Sorong,2,Subang,27,Sukabumi,43,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,1,sulawesi tengah,7,Sulsel,6,Sulteng,169,Sulut,240,Sumbar,13,Sumedang,1,sumsel,3,Sumut,54,Sungai Penuh,1,Takalar,4,Tangerang,202,Tanjab Barat,230,Tanjab Timur,15,Tanjung Enim,1,Tapanuli Selatan,1,Tapanuli Tengah,13,Tapanuli Utara,10,Tasikmalaya,31,Tebing Tinggi,61,Tegal,11,Terkini,5805,terkiri,2,Tolitoli,151,Touna,1,Trenggalek,5,Tulang Bawang,4,Tulang Bawang Barat,2,Tulungagung,40,
ltr
item
RADAR NUSANTARA NEWS: ATM KPM PKH Dikumpulkan Tidak Cair Itu : Diduga Ada Modus Pencurian "QUOTA"
ATM KPM PKH Dikumpulkan Tidak Cair Itu : Diduga Ada Modus Pencurian "QUOTA"
https://3.bp.blogspot.com/-IP9Z_0gL-jU/WxYSVsXcJEI/AAAAAAAAMcw/RfVqVamBadULpDsoboijMIPUbjUsmCl1QCK4BGAYYCw/s640/IMG20180602162935-741476.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-IP9Z_0gL-jU/WxYSVsXcJEI/AAAAAAAAMcw/RfVqVamBadULpDsoboijMIPUbjUsmCl1QCK4BGAYYCw/s72-c/IMG20180602162935-741476.jpg
RADAR NUSANTARA NEWS
http://www.radarnusantara.com/2018/06/atm-kpm-pkh-dikumpulkan-tidak-cair-itu.html
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/
http://www.radarnusantara.com/2018/06/atm-kpm-pkh-dikumpulkan-tidak-cair-itu.html
true
8338290086939464033
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy